Severity: Warning
Message: XXXXX(/var/lib/php/sessions/ci_sessions_2022/portaldjkn_2022l27lo68ek3ntt1ofns2ejb6jb0djc8kv): failed to open stream: No space left on device
Filename: drivers/Session_files_driver.php
Line Number: 176
Backtrace:
File: /home/piesa/webdjkn/application/controllers/Unit_kerja.php
Line: 8
Function: __construct
File: /home/piesa/webdjkn/index.php
Line: 326
Function: require_once
Severity: Warning
Message: XXXXXXXXXXXXX(): Failed to read session data: user (path: /var/lib/php/sessions/ci_sessions_2022)
Filename: Session/Session.php
Line Number: 143
Backtrace:
File: /home/piesa/webdjkn/application/controllers/Unit_kerja.php
Line: 8
Function: __construct
File: /home/piesa/webdjkn/index.php
Line: 326
Function: require_once
KPKNL Parepare Hadiri Rapat Kerja Kanwil DJKN Sulseltrabar Tahun 2025: Penguatan Transformasi Layanan DJKN yang Adaptif dan Berkelas
Ashar Hamka
Selasa, 14 Oktober 2025 |
104 kali
Makassar, 13–15 Oktober 2025 — Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Parepare turut berpartisipasi dalam Rapat Kerja Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat (Kanwil DJKN Sulseltrabar) yang diselenggarakan di Ruang A-Bulo Sibatang, Gedung Keuangan Negara II Makassar. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Kepala KPKNL di lingkungan Kanwil DJKN Sulseltrabar serta para pejabat struktural dan fungsional Kanwil.
Rapat kerja dibuka secara resmi oleh Kepala Kanwil DJKN Sulseltrabar, Bapak Wibawa Pram Sihombing, yang dalam arahannya menekankan pentingnya kesiapan seluruh jajaran DJKN dalam menyesuaikan diri terhadap dinamika perubahan di lingkungan Kementerian Keuangan, terutama dengan gaya kepemimpinan Menteri Keuangan yang baru.
Dalam sambutannya, beliau menyampaikan beberapa pokok arahan strategis:
1. Penyesuaian terhadap kepemimpinan dan kebijakan baru.
Kakanwil menekankan bahwa perubahan arah kebijakan, seperti alokasi anggaran besar untuk sektor perbankan dan program strategis nasional, perlu diantisipasi dengan memperkuat koordinasi lintas unit eselon I, termasuk dengan Ditjen Perbendaharaan.
2. Dukungan terhadap program prioritas pemerintah dan Asta Cita.
DJKN diminta memperkuat kontribusinya terhadap program pembangunan nasional, misalnya melalui optimalisasi pemanfaatan Barang Milik Negara (BMN) untuk mendukung kegiatan produktif seperti SPPBG dan infrastruktur publik lainnya.
3. Transformasi kelembagaan dan digitalisasi pelayanan.
Dalam rangka mendekatkan diri dengan stakeholder, DJKN akan terus memperbaiki proses bisnis, mengoptimalkan penggunaan aplikasi digital, serta mengintegrasikan data yang selama ini masih tersebar agar analisis kebijakan dapat dilakukan secara cepat dan akurat.
4. Peran DJKN sebagai analytical advisory.
Kakanwil mendorong agar DJKN ke depan tidak hanya berperan administratif, tetapi juga mampu memberikan analisis dan rekomendasi strategis kepada satuan kerja pengguna barang, termasuk dalam bidang penilaian aset.
5. Peningkatan kualitas pelayanan dan efisiensi proses.
Contohnya, dalam proses penilaian BMN seperti aset ATM, Kakanwil mengusulkan model percepatan serupa dengan sistem PMK SPM yang bersifat sederhana namun akurat.
6. Perbaikan sarana-prasarana dan lingkungan kerja.
DJKN diharapkan dapat menjadi contoh tata kelola kantor yang bersih, rapi, dan nyaman, dengan area pelayanan publik yang siap, cepat, dan berfungsi optimal.
7. Partisipasi aktif dalam lomba dan kegiatan pembinaan internal.
Partisipasi dalam lomba seperti KOIN (Kompetisi Inovasi) dan lomba arsip dinilai penting untuk memperkuat budaya kompetitif dan profesionalisme pegawai DJKN.
8. Pengembangan talenta dan peningkatan soft skill pegawai.
DJKN saat ini menghadapi tantangan kekurangan talenta untuk bersaing di tingkat Kementerian Keuangan. Oleh karena itu, pegawai diimbau untuk terus memperkaya prestasi kerja, membangun jejaring, serta meningkatkan kemampuan teknis dan kepemimpinan.
Dalam penutup arahannya, Bapak Wibawa mengajak seluruh peserta raker untuk menjadikan forum ini sebagai sarana berbagi pengetahuan, berdiskusi terbuka, dan memperkuat sinergi antarunit. Ia juga menegaskan pentingnya kedisiplinan, kepatuhan terhadap aturan, serta rasa memiliki terhadap kantor sebagai bentuk nyata integritas ASN DJKN.
Rapat kerja ini juga membahas tindak lanjut hasil Rapat Pimpinan Terbatas (Rampimtas) minggu sebelumnya, dengan fokus pada penyelarasan strategi pelaksanaan program kerja tahun 2025. Berbeda dari tahun sebelumnya yang dilaksanakan di luar kantor, raker tahun ini dilaksanakan di lingkungan kantor sendiri untuk menumbuhkan semangat efisiensi, kesederhanaan, dan fokus pada substansi pembahasan.
Bagi KPKNL Parepare, keikutsertaan dalam kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen terhadap transformasi organisasi, peningkatan kualitas layanan, serta membangun budaya kerja adaptif dan kolaboratif di lingkungan DJKN.
Foto Terkait Berita