Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Artikel KPKNL Parepare
Pentingnya Interpersonal skills dalam Organisasi

Pentingnya Interpersonal skills dalam Organisasi

Marthen Lanteng
Senin, 31 Juli 2023 |   32469 kali

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), organisasi adalah suatu kesatuan atau susunan yang terdiri atas orang-orang dalam perkumpulan untuk mencapai tujuan bersama Organisasi sering kali didefinisikan sebagai suatu bentuk persekutuan antara dua orang atau lebih yang bekerja bersama dalam rangka mencapai tujuan. Pada intinya, dalam sebuah organisasi terdapat peran individu yang saling berkerja sama guna mencapai tujuan yang diinginkan. Keberhasilan organisasi dalam pencapaian tujuannya, tergantung pada kerjasama antar sumber daya manusia yang terjalin dalam organisasi tersebut, baik kerjasama formal maupun informal. Dalam kerjasama diperlukan adanya sarana yang efektif yang sering disebut dengan keterampilan interpersonal atau interpersonal skills.

Interpersonal skills merupakan keterampilan komunikasi yang dimiliki oleh seseorang dalam hubungannya dengan orang lain, baik secara verbal maupun non verbal. Keterampilan ini menjadi hal yang sangat penting dan menjadi kunci dalam mencapai tujuan organisasi. Seseorang dengan interpersonal skills yang kurang baik, maka akan mempengaruhi perilaku, dan kerjasama dalam organisasi yang akibatnya akan memperlambat bahkan menghambat tujuan organisasi. Sebaliknya, seseorang dengan interpersonal skills yang baik, maka akan mampu mendorong bahkan mempercepat pencapaian tujuan organisasi. Interpersonal skills sangat dibutuhkan dalam setiap jenjang manajemen, baik pada first line management, middle management, maupun top management, dan dalam setiap jenjang manajemen membutuhkan tingkatan atau kadar interpersonal skills yang sama.

Terdapat beberapa prinsip interpersonal skills, diantaranya adalah:

1.   Berperilaku etis

Berperilaku etis merupakan perilaku/tindakan yang sesuai dengan norma, atau tindakan yang baik, benar, dan bermanfaat. Kondisi tertinggi dari perilaku etis adalah kaidah emas, yaitu melakukan sesuatu yang sesuai dengan hati nurani atau tidak melakukan sesuatu yang kita tidak ingin orang lain melakukan pada diri kita.

2.   Menghargai orang lain

Menghargai orang lain merupakan sikap peduli dan beradap pada orang lain. Terdapat beberapa sikap yang menunjukkan rasa menghargai orang lain, seperti memberikan salam, mau mendengar, memberikan pujian, menyampaikan terima kasih, dan masih banyak lagi sikap yang menunjukkan rasa menghargai pada orang lain.

3.   Mampu mengendalikan diri

Mengendalikan diri merupakan kemampuan untuk mengatur diri sendiri agar selalu bertindak positif dan tidak merugikan orang lain. Terdapat beberapa sikap yang menunjukan kemampuan dalam mengendalikan diri, seperti berempati, mengenali emosi diri sendiri, mengenali emosi orang lain dan masih banyak lagi contoh sikap mengendalikan diri.

Dalam berorganisasi, bukanlah organisasi yang harus memiliki interpersonal skills, namun individu-individu dalam organisasi yang harus memiliki interpersonal skills. Berikut merupakan beberapa manfaat interpersonal skills yang dapat menunjang keberhasilan organisasi:

 

 

1.   Membina komunikasi yang efektif

Dengan adanya interpersonal skills akan terbangun hubungan dan komunikasi efektif antar individu, antar tim atau antar kelompok kerja, sehingga akan tercipta ide, gagasan, dan informasi dalam bingkai saling menghormati, dan memahami satu sama lain.

2.   Memperluas peluang

Dengan adanya interpersonal skills akan memperluas peluang-peluang baru, dari adanya ide dan gagasan yang diperoleh. Adanya interpersonal skills yang bagus, juga akan mempengaruhi penilaian pimpinan dalam memberikan peluang untuk berkembang dan berkarir.

3.   Memupuk relationship

Dengan adanya interpersonal skills akan meningkatkan kepercayaan pimpinan, rekan kerja, dan stakeholder, sehingga akan tercipta relationship yang produktif.  Orang dengan interpersonal skills yang baik, akan mampu menyesuaikan  dengan situasi, kondisi, dan pribadi lawan bicara, hingga akhirnya akan bisa memberikan umpan balik yang sesuai.

4.   Meningkatkan kesadaran sosial

Dengan adanya interpersonal skills akan mengasah empati sehingga akan meningkatkan kedekatan, saling memahami, saling membantu dan akhirnya akan meningkatkan produktifitas.

5.   Menyelesaikan konflik

Dengan adanya interpersonal skills akan lebih mudah dalam menyelesaikan permasalahan dan konflik yang terjadi.

 

Interpersonal skills sering dianggap sebagai bakat dari lahir, namun pada dasarnya interpersonal skills sangat mungkin untuk dilatih. Terdapat beberapa cara untuk dapat meningkatkan interpersonal skills diantaranya dengan pelatihan/workshop, mencari mentor, mengamati kepribadian orang lain, menjaga etika, terbuka terhadap kritik, meningkatkan kerpercayaan diri, dan memupuk empati.

 

Ditulis oleh Rofiq Khamdani Yusuf (KPKNL Parepare)

Sumber-sumber:

Materi PJJ Interpersonal skills for Profesional Leaders. Balai Diklat Kepemimpinan. BPPK

Alfi Yuda (2021). Pengertian Organisasi, Unsur, Ciri, Bentuk, dan Jenisnya yang Perlu. Duniapendidikan, Salamadian

Ajie Prasetya (2020). Kunci Sukses Organisasi Cuma Satu: Komunikasi. https://pesandankanal.medium.com/

Sevilla (2022). Self Improvement. https://www.gramedia.com/best-seller/

Disclaimer
Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja.
Floating Icon