Jelang Hari Raya, Penerimaan Negara Regional Bangka Belitung Meningkat
Dendy Yuhartono
Jum'at, 21 Maret 2025 |
532 kali
Pangkalpinang –
Perwakilan Kementerian Keuangan Prov. Kepulauan Bangka Belitung (Babel)
mengadakan Press Conference Kinerja
fiskal dan ekonomi regional Prov. Babel realisasi sampai dengan 28 Februari
2025 bertempat di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil
DJPB) Prov. Kep. Babel pada Jumat (21/3/2025).
Acara dilakukan secara online
dihadiri oleh para pejabat Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Sumatera
Selatan dan Kep. Babel, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai
Sumatera Bagian Timur, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara
Sumatera Selatan, Jambi dan Bangka Belitung, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal
Perbendaharaan Prov. Kep Bangka Belitung, Perwakilan Bank Indonesia Prov. Kep.
Bangka Belitung, BPS Bangka Belitung, KPPBC Pangkalpinang, KPPBC Tanjungpandan,
KPP Pratama Pangkalpinang, KPP Pratama Bangka, KPKNL Pangkalpinang, KPP Pratama
Tanjungpandan, KPPN Pangkalpinang, KPPN Tanjungpandan, para awak media dan
undangan lainnya.
Acara dibuka dan dimoderatori
oleh Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II Kanwil DJPB
Prov. Kep. Bangka Belitung Zamrud Utami. Selanjutnya Kepala Perwakilan
Kementerian Keuangan Prov. Kep. Bangka Belitung Edih Mulyadi memberikan sambutan
sekaligus memaparkan perkembangan Fiskal dan Ekonomi Regional Prov. Bangka
Belitung realisasi sampai dengan 28 Februari 2025.
“Pendapatan Negara regional
Bangka Belitung tumbuh 30,98 persen dengan realisasi sebesar Rp500,15
Miliar atau 15,17 persen dari target triwulan I 2025, sedangkan
Belanja Negara regional Bangka Belitung terealisasi Rp1,46 Triliun atau 15,15%
persen dari pagu,” kata Edih.
Penerimaan Perpajakan
terealisasi Rp461,16 Miliar. Kontribusi Penerimaan Perpajakan terbesar
bersumber Pajak Dalam Negeri, terutama PPN & PPnBM (Rp246,52 M) dan PPh
(Rp122,63 M). Di sisi lain, Pajak Perdagangan Internasional yang terdiri dari
Bea Masuk dan Bea Keluar terealisasi sebesar Rp63,77 Miliar atau 405,91% persen
dari target triwulan I 2025.
PNBP utamanya bersumber dari
PNBP lainnya (dikelola satker) terealisasi Rp38,99 Miliar atau 25,18 persen
dari target triwulan I 2025 yakni sebesar 155 Miliar. Di sisi lain, belum
terdapat pengesahan atas realisasi Pendapatan BLU (Universitas Bangka Belitung)
karena masih proses perubahan kode satker sehubungan dengan adanya perubahan
nomenklatur Kementerian/Lembaga.
Belanja Negara terealisasi
Rp1,46 Triliun mengalami kontraksi 2,68?ri periode sama tahun 2024. Belanja
Negara masih didominasi TKD dengan realisasi Rp1,21 Triliun dengan proporsi
82,82 persen.
Paparan dilanjutkan oleh
masing-masing satker Kemenkeu Babel terkait capaian kinerja dan isu
strategis terkini. Isu terkait Pengelolaan BMN, Piutang Negara dan lelang
disampaikan oleh Kepala Bidang Kepatuhan Internal Hukum dan Informasi Kantor
Wilayah Direktorat Jenderal Kekayan Negara (DJKN) Sumatera Selatan Jambi dan
Bangka Belitung Wellmi.
“Realisasi PNBP DJKN s.d. 28
Februari sebesar Rp570,41 Juta yang terdiri dari PNBP Pengelolaan Aset sebesar
Rp129,54 Juta, PNBP Piutang Negara sebesar Rp39,10 Juta, dan PNBP Lelang
sebesar Rp252,98 Juta.,” kata Wellmi.
“Rincian Penyelenggaraan
Lelang Bangka Belitung s.d. 28 Februari 2025 yaitu tercapai Rp252,98 Juta
yang terdiri dari frekuensi Lelang Wajib Eksekusi sebanyak 16 kali dengan pokok
lelang Rp5,08 Miliar, Lelang Wajib Non Eksekusi frekuensi 20 kali pokok lelang
Rp2,00 Miliar, dan Lelang Pegadaian 1 frekuensi pokok lelang Rp78 Juta.”
ujarnya.
Selanjutnya acara press conference dilanjutkan dengan
tanggapan dan tanya jawab dari awak media. (wdp/dendy)
Foto Terkait Berita