Penilaian di Era Society 5.0: Memanfaatkan IoT dan AI, Mungkinkah?
Dendy Yuhartono
Senin, 03 Maret 2025 |
668 kali
Di era digital, Pemanfaatan IoT dan AI dalam penilaian dapat menjadikan Penilai Pemerintah sebagai bagian dari super smart society di bidang penilaian. Kebutuhan akan proses penilaian yang lebih efisien dan akurat semakin meningkat. Saat ini, Sistem Informasi Penilaian (SIP) yang digunakan di lingkungan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) adalah untuk menyimpan data penilaian. Namun, ada tantangan dalam memperbarui dan memvalidasi data secara efisien.Selain tantangan terkait dengan data, terdapat juga perbedaan dalam cara Penilai Pemerintah menganalisis data. Walaupun penilaian adalah perpaduan antara ilmu dan seni, tetap diperlukan standar sesuai dengan prinsip-prinsip keilmuan yang ada.
Gambaran
permasalahan tersebut hingga saat ini masih merupakan tantangan bagi Instansi
Pembina Penilai Pemerintah, dimana tantangan tersebut tentunya akan semakin
bertambah ketika memasuki era Society 5.0. Menurut hasil penelitian
Deguchi, Atushi dkk, 2018, Society 5.0 atau super smart society
merupakan human-centric society yang bertujuan menyeimbangkan antara
kemajuan ekonomi dengan penyelesaian masalah sosial melalui sistem yang
mengintegrasikan cyberspace (digital space) dan physical space
(real world). Pada era Society 5.0, pengumpulan data dan informasi
dilakukan dalam skala besar yang berasal dari segala bentuk kegiatan dan interaksi
manusia serta kemudian digenerate ke dalam cloud penyimpanan yang
berada di dalam cyberspace. Selanjutnya data dan informasi tersebut
dianalisis oleh artificial intelligence (AI) dan hasil analisis dikirim
kembali sebagai umpan balik kepada manusia di dalam physical space dalam
beberapa bentuk sesuai dengan pola data yang ada (Cabinet office, 2016).
Untuk
menghadapi era Society 5.0, tantangan penyempurnaan pengumpulan dan pengolahan
basis data, Analisa data dan informasi serta automasi dalam proses penyusunan
laporan penilaian menjadi hal yang sangat krusial untuk menghadirkan solusi
atas pelaksanaan Penilaian yang berkualitas.
Bagaimana
IoT dan AI Bisa Membantu Penilaian?
1. Peran IoT dalam
Mengumpulkan Data
IoT memungkinkan berbagai perangkat elektronik dan
sensor terhubung ke internet untuk mengumpulkan data secara otomatis. Dalam
penilaian, IoT bisa membantu mengumpulkan informasi tentang harga pasar,
kondisi aset, dan transaksi properti secara real-time. Dengan teknologi
ini, pengumpulan data bisa lebih cepat dan akurat dibandingkan dengan metode
manual.
2. Peran AI dalam Menganalisis
Data
AI bisa mengolah data dalam jumlah besar dengan
cepat dan menemukan pola yang sulit dideteksi secara manual. Dalam penilaian,
AI dapat membantu:
·
Menganalisis
tren harga properti berdasarkan data historis.
·
Memprediksi
nilai aset dengan mempertimbangkan berbagai faktor ekonomi.
·
Mengotomatisasi
proses penyusunan laporan penilaian.
Menuju
Sistem Informasi Penilaian 5.0
Untuk mengikuti perkembangan Society 5.0, DJKN
dapat mengembangkan Sistem Informasi Penilaian 5.0 (SIP 5.0) yang
mengintegrasikan IoT dan AI. Beberapa fitur utama yang bisa diterapkan
antara lain:
·
Pengumpulan
data secara hybrid: Data
dikumpulkan oleh surveyor secara langsung dan juga oleh IoT dari
berbagai sumber seperti marketplace dan lembaga statistik.
·
Analisis
otomatis dengan AI: AI
digunakan untuk memilah dan menganalisis data agar menghasilkan informasi yang
lebih akurat.
·
Pembuatan
laporan otomatis: Penilai
Pemerintah hanya perlu memasukkan beberapa parameter, lalu sistem akan secara
otomatis menghasilkan analisis dan laporan penilaian.
Dengan menerapkan SIP 5.0, tantangan dalam pengelolaan data dan efisiensi sumber daya dapat diatasi. Teknologi ini juga memungkinkan proses penilaian dilakukan dalam skala besar dengan waktu yang lebih singkat dan akurasi yang lebih tinggi. Ke depan, kerja sama dengan lembaga seperti Badan Pusat Statistik sangat penting untuk membangun ekosistem data yang lebih terbuka dan terintegrasi. Society 5.0 dalam penilaian bukan lagi sekadar wacana, tetapi kebutuhan nyata untuk menciptakan solusi yang lebih cerdas dan efisien dalam pengelolaan kekayaan negara.
(Oleh Dendy Yuhartono)
Referensi
Ali,
Zainab H., Hesham A. Ali, dan Mahmoud M. Badawy, 2015. “Internet of Things
(IoT): Definitions, Challenges and Recent Research Directions”. International Journal of Computer
Applications. 37-47.
Cioffi,
Raffaele dkk. 2020. “Artificial Intelligence and Machine Learning Applications
in Smart Production: Progress, Trends, and Directions”. Journal of Sustainability. 1-26.
Deguchi,
Atushi dkk. 2018. Society 5.0: A
People-centric Super Smart Society. Tokyo: Hitachi and The University of
Tokyo Joint Research Laboratory.
Fukuyama,
Mayumi. 2018. “Society 5.0: Aiming for a New Human-Centered Society”. Japan Spotlight Journal. 47-50.
| Disclaimer |
|---|
| Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja. |