Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Artikel KPKNL Pangkal Pinang
Penilaian di Era Society 5.0: Memanfaatkan IoT dan AI, Mungkinkah?

Penilaian di Era Society 5.0: Memanfaatkan IoT dan AI, Mungkinkah?

Dendy Yuhartono
Senin, 03 Maret 2025 |   668 kali

Di era digital, Pemanfaatan IoT dan AI dalam penilaian dapat menjadikan Penilai Pemerintah sebagai bagian dari super smart society di bidang penilaian. Kebutuhan akan proses penilaian yang lebih efisien dan akurat semakin meningkat. Saat ini, Sistem Informasi Penilaian (SIP) yang digunakan di lingkungan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) adalah untuk menyimpan data penilaian. Namun, ada tantangan dalam memperbarui dan memvalidasi data secara efisien.Selain tantangan terkait dengan data, terdapat juga perbedaan dalam cara Penilai Pemerintah menganalisis data. Walaupun penilaian adalah perpaduan antara ilmu dan seni, tetap diperlukan standar sesuai dengan prinsip-prinsip keilmuan yang ada.

Gambaran permasalahan tersebut hingga saat ini masih merupakan tantangan bagi Instansi Pembina Penilai Pemerintah, dimana tantangan tersebut tentunya akan semakin bertambah ketika memasuki era Society 5.0. Menurut hasil penelitian Deguchi, Atushi dkk, 2018, Society 5.0 atau super smart society merupakan human-centric society yang bertujuan menyeimbangkan antara kemajuan ekonomi dengan penyelesaian masalah sosial melalui sistem yang mengintegrasikan cyberspace (digital space) dan physical space (real world). Pada era Society 5.0, pengumpulan data dan informasi dilakukan dalam skala besar yang berasal dari segala bentuk kegiatan dan interaksi manusia serta kemudian digenerate ke dalam cloud penyimpanan yang berada di dalam cyberspace. Selanjutnya data dan informasi tersebut dianalisis oleh artificial intelligence (AI) dan hasil analisis dikirim kembali sebagai umpan balik kepada manusia di dalam physical space dalam beberapa bentuk sesuai dengan pola data yang ada (Cabinet office, 2016).

Untuk menghadapi era Society 5.0, tantangan penyempurnaan pengumpulan dan pengolahan basis data, Analisa data dan informasi serta automasi dalam proses penyusunan laporan penilaian menjadi hal yang sangat krusial untuk menghadirkan solusi atas pelaksanaan Penilaian yang berkualitas. 

Bagaimana IoT dan AI Bisa Membantu Penilaian?

1. Peran IoT dalam Mengumpulkan Data

IoT memungkinkan berbagai perangkat elektronik dan sensor terhubung ke internet untuk mengumpulkan data secara otomatis. Dalam penilaian, IoT bisa membantu mengumpulkan informasi tentang harga pasar, kondisi aset, dan transaksi properti secara real-time. Dengan teknologi ini, pengumpulan data bisa lebih cepat dan akurat dibandingkan dengan metode manual.

2. Peran AI dalam Menganalisis Data

AI bisa mengolah data dalam jumlah besar dengan cepat dan menemukan pola yang sulit dideteksi secara manual. Dalam penilaian, AI dapat membantu:

·         Menganalisis tren harga properti berdasarkan data historis.

·         Memprediksi nilai aset dengan mempertimbangkan berbagai faktor ekonomi.

·         Mengotomatisasi proses penyusunan laporan penilaian.

Menuju Sistem Informasi Penilaian 5.0

Untuk mengikuti perkembangan Society 5.0, DJKN dapat mengembangkan Sistem Informasi Penilaian 5.0 (SIP 5.0) yang mengintegrasikan IoT dan AI. Beberapa fitur utama yang bisa diterapkan antara lain:

·         Pengumpulan data secara hybrid: Data dikumpulkan oleh surveyor secara langsung dan juga oleh IoT dari berbagai sumber seperti marketplace dan lembaga statistik.

·         Analisis otomatis dengan AI: AI digunakan untuk memilah dan menganalisis data agar menghasilkan informasi yang lebih akurat.

·         Pembuatan laporan otomatis: Penilai Pemerintah hanya perlu memasukkan beberapa parameter, lalu sistem akan secara otomatis menghasilkan analisis dan laporan penilaian.

Dengan menerapkan SIP 5.0, tantangan dalam pengelolaan data dan efisiensi sumber daya dapat diatasi. Teknologi ini juga memungkinkan proses penilaian dilakukan dalam skala besar dengan waktu yang lebih singkat dan akurasi yang lebih tinggi. Ke depan, kerja sama dengan lembaga seperti Badan Pusat Statistik sangat penting untuk membangun ekosistem data yang lebih terbuka dan terintegrasi. Society 5.0 dalam penilaian bukan lagi sekadar wacana, tetapi kebutuhan nyata untuk menciptakan solusi yang lebih cerdas dan efisien dalam pengelolaan kekayaan negara.


(Oleh Dendy Yuhartono)


Referensi

Ali, Zainab H., Hesham A. Ali, dan Mahmoud M. Badawy, 2015. “Internet of Things (IoT): Definitions, Challenges and Recent Research Directions”. International Journal of Computer Applications. 37-47.

Cioffi, Raffaele dkk. 2020. “Artificial Intelligence and Machine Learning Applications in Smart Production: Progress, Trends, and Directions”. Journal of Sustainability. 1-26.

Deguchi, Atushi dkk. 2018. Society 5.0: A People-centric Super Smart Society. Tokyo: Hitachi and The University of Tokyo Joint Research Laboratory.

Fukuyama, Mayumi. 2018. “Society 5.0: Aiming for a New Human-Centered Society”. Japan Spotlight Journal. 47-50.


Disclaimer
Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja.
Floating Icon