Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita KPKNL Pangkalan Bun
Habagi Kabar. 6 Maret 2023

Habagi Kabar. 6 Maret 2023

Dina Arinda Putri
Kamis, 09 Maret 2023 |   208 kali

Pelaksana Harian Kepala KPKNL Pangkalan Bun, Toni Pratomo N beserta jajaran kembali melaksanakan kegiatan rutin “Habagi Kabar” secara hybrid, luring bertempat di Aula KPKNL Pangkalan Bun dan daring melalui Aplikasi Office 365 pada Senin (06/03).

Habagi Kabar adalah agenda rutin KPKNL Pangkalan Bun yang merupakan wadah bagi seluruh pegawai baik ASN maupun PPNPN, untuk menyampaikan informasi yang tidak terbatas pada pelaksanaan tugas dan fungsi KPKNL Pangkalan Bun/DJKN, melainkan dapat berupa informasi apa saja yang bersifat positif dan membangun.

Acara dibuka dan dipimpin oleh Elisabeth Sangayu Puthu Krisnawati selaku pembawa acara dan dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Isti Astuti, dan dilanjutkan dengan penyampaian nilai-nilai positif yaitu mengutip dari Albert Schweitzer “Sukses bukanlah kunci dari kebahagiaan. Sebaliknya, kebahagiaan adalah kunci kesuksesan. Jika kamu mencintai apa yang kamu lakukan, kamu akan sukses.”


Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Nilai-nilai Kementerian Keuangan oleh Silsilia Sindy Dwijayanti, Budaya Kementerian Keuangan dibacakan oleh Abi Pratama Reynaldi, dan Motto KPKNL Pangkalan Bun oleh Candra Yasir.


Pemateri pada Habagi Kabar periode ini adalah Binta Ulfatul Fikriyah, yang menjelaskan mengenai Frugal Living, yang artinya adalah gaya hidup yang menekankan kesadaran saat membelanjakan uang (mindful), memprioritaskan sesuatu yang benar-benar penting (disiplin), dan meningkatkan kualitas hidup (valuable). Kita perlu mengetahui dan menyadari ke manakah uang kita pergi, jadi bukan semata-mata hidup hemat dengan mencari diskon, kupon, dsb, bukan pula menjadi pelit kepada diri sendiri.


Rata-rata pengeluaran kita didominasi oleh biaya makan, transportasi, rumah, sandang, dan gaya hidup. Ada juga yang disebut porsi living + playing, yang mana bisa disesuaikan karena ada faktor perilaku di dalamnya. Caranya adalah :

- Memakai baju yang sama atau sudah pernah dipakai

- Tidak mengganti gadget kecuali sudah rusak

- Membeli barang second yang masih berkualitas

- Memasak untuk makan sehari-hari

- Tidak ikut teman nongkrong 

- Tidak membeli kopi di kedai kopi yang mahal

- Menggunakan kendaraan umum, berjalan kaki, atau sepeda

- Memilih membayar tunai daripada kredit

- dll.


Survei menunjukkan bahwa 50% pakaian fast fashion dibuang setahun setelah diproduksi (Eellen MacArthur Foundation, 2017). Selain itu, Indonesia menjadi penyumbang sampah elektronik tertinggi di Asia Tenggara menurut The Global Ewaste Monitor tahun 2020, dan sebagainya.


Mengapa harus frugal?

- Lebih hemat, dapat menabung dengan tetap menikmati hidup.

- Baik untuk lingkungan, karena segala sesuatu yang kita konsumsi apapun bentuknya akan selalu meninggalkan limbah dan sampah.

- Mengurangi stres dengan prinsip less is more. Sama dengan decluttering, bahwa ketidakteraturan itu merugikan iman.

- Menjaga kesehatan.

- Kepuasan lebih besar dan berarti.


Kegiatan diakhiri dengan yel-yel.

KPKNL Pangkalan Bun? Ayo Bagawai, Ayo Ayo Ayo!!!


Dengan semangat BAGAWI (Bersih, Amanah, Guyub, Akuntabel, Wibawa, Ikhlas) KPKNL Pangkalan Bun dengan senantiasa berupaya memberikan pelayanan prima dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya.


Seksi Hukum dan Informasi

Foto Terkait Berita

Floating Icon