Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Artikel KPKNL Pangkalan Bun
Pentingnya Komunikasi Efektif di dalam Suatu Organisasi

Pentingnya Komunikasi Efektif di dalam Suatu Organisasi

Justinus Benni Indrianto
Senin, 19 April 2021 |   56646 kali

            Dalam suatu organisasi pasti diisi oleh berbagai jenis manusia, dengan memiliki pemikiran dan sifat yang berbeda-beda. Untuk mewujudkan organisasi yang maju dan berkembang, diperlukan suatu interaksi antara satu sama lain. Proses interaksi itulah yang dapat disebut juga sebagai proses berkomunikasi.

            Menurut Redding dan Sabborn sebagaimana dikutip dalam (Muhammad 1995:66) komunikasi organisasi adalah “Pengiriman dan penerimaan informasi dalam organisasi yang kompleks”. Jadi dapat dikatakan bahwa komunikasi organisasi adalah suatu proses pengiriman dan penerimaan informasi di dalam suatu organisasi yang amat rumit dan kompleks.

            Pada dasarnya komunikasi di dalam organisasi , terbagi menjadi tiga bentuk :

1.   Komunikasi Vertikal

Bentuk komunikasi ini merupakan bentuk komunikasi yang terjadi dari atas ke bawah dan sebaliknya. Artinya komunikasi yang disampaikan oleh pimpinan kepada bawahan dan dari bawahan kepada pimpinan secara timbal balik.

Fungsi komunikasi ke bawah digunakan pimpinan untuk :

-       Melaksanaan kebijakan, prosedur kerja, peraturan, dan instruksi;

-       Memonitor pelaksanaan kerja bawahan;

-       Menyampaikan pengarahan, evaluasi, dan teguran;

-       Memberikan informasi mengenai tujuan organisasi, kebijakan-kebijakan organisasi, dan insentif.

Seorang pimpinan harus lebih memperhatikan komunikasi dengan bawahannya dan memahami cara mengambil kebijakan-kebijakan terhadap bawahannya. Keberhasilan organisasi dilandasi oleh perencanaan yang tepat, dan seorang pimpinan yang memiliki jiwa kepimimpinan yang baik. Kedua hal tersebut merupakan modal utama kemajuan organisasi yang dipimpinnya.

Fungsi komunikasi ke atas digunakan untuk :

-       Memberikan pengertian mengenai laporan kerja, saran, usulan , opini, permohonan bantunan dan keluhan;

-    Memperoleh informasi dari bawahan mengenai kegiatan dan pelaksanaan pekerjaan bawahan dari tingkat yang lebih rendah.

2.   Komunikasi Horisontal

Bentuk komunikasi dalam organisasi ini adalah secara mendatar. Komunikasi ini berlangsung diantara sesama karyawan/pegawai dan sebagainya. Komunikasi horisontal ini biasanya berlangsung di dalam situasi yang tidak formal. Komunikasi horisontal ini berlangsung dengan cara tatap muka, melalui media elektronik seperti telepon, maupun pesan tertulis

3.   Komunikasi Diagonal

Bentuk komunikasi dalam organisasi ini sering juga disebut komunikasi silang. Proses ini berlangsung dari seseorang ke orang lain dalam posisi yang berbeda.

Sesuai dengan pendapat dari Redding dan Sabborn sebagaimana dikutip dalam (Muhammad 1995:66) dapat disimpulkan bahwa keberhasilan sebuah organisasi ditentukan oleh keberhasilan proses komunikasi antara atasan dan bawahan. Ketika para pemimpin dapat berkomunikasi dengan efektif dengan bawahan maka pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik.

Dalam suatu organisasi, komunikasi yang efektif memiliki peranan penting yaitu :

-          Meningkatkan Produktivitas

-          Mengatasi atau menghindari adanya suatu konflik

-          Membantu mengembangkan potensi setiap karyawan/pegawai

-          Membentuk suasana yang kondusif dan profesional

Komunikasi yang efektif berperan penting dalam penyampaian informasi yang harus diketahui oleh setiap karyawan/pegawai. Informasi tersebut berupa instruksi kerja, target dari organisasi tersebut, peran yang harus dijalankan oleh masing-masing karyawan/pegawai, sampai masalah masalah yang sedang dihadapi oleh masing-masing karyawan/pegawai.

Dengan demikian komunikasi yang efektif memiliki peranan penting di dalam sebuah organisasi. Dari komunikasi yang efektif akan menciptakan hasil yang selaras dan tercapainya target/visi dan misi dari organisasi tersebut. 


Dwiki Achmad Giffary - KPKNL Pangkalan Bun

Disclaimer
Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja.
Floating Icon