Persiapan Sertipikasi BMN Tanah Tahun 2021
Muhammad Mukti Abadi
Kamis, 05 November 2020 |
218 kali
Pamekasan – Melalui aplikasi zoom meeting,
Rabu (4/11) telah diadakan rapat kerja yang membahas tentang persiapan program
percepatan sertipikasi Barang Milik Negara (BMN) berupa tanah di wilayah kerja
KPKNL Pamekasan untuk tahun 2021. Dalam rapat kerja ini, hadir perwakilan dari seluruh Kantor
Pertanahan (Kantah) di wilayah kerja KPKNL Pamekasan, yaitu Kantah Bangkalan,
Kantah Sampang, Kantah Pamekasan, dan Kantah Sumenep. Selain itu, turut hadir
pula perwakilan dari beberapa Satuan Kerja (Satker) yang BMN tanahnya masuk
dalam target sertipikasi tahun 2021, yaitu Satker PJN Wilayah III Jatim, BBWS
Brantas - PPK Air Tanah dan Air Baku II, Subdenzibang 052/V, Kodim se-Madura, Balai
Besar PJN VIII Surabaya, dan Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Branta.
Tujuan dari pelaksanaan kegiatan rapat ini
adalah sebagai sarana koordinasi antara KPKNL Pamekasan, Kantah, dan para Satker
agar target sertipikasi bidang tanah di tahun 2021 dapat terlaksana dengan baik. Untuk diketahui, di tahun 2021 KPKNL Pamekasan memiliki target 85 (delapan puluh lima) bidang tanah yang akan dilakukan sertipikasi. Bidang-bidang tanah tersebut tersebar
di 4 kabupaten yang ada di Pulau Madura.
Kegiatan rapat yang dimulai pada pukul
09.00 WIB dibuka oleh Harmaji selaku Kepala KPKNL Pamekasan. Dalam
pembukaannya, secara singkat Harmaji menyampaikan bahwa kegiatan rapat ini
bertujuan agar tercipta sinergi antara KPKNL Pamekasan, Kantor Pertanahan, dan
para Satuan Kerja yang BMN tanahnya masuk dalam target sertipikasi bidang tanah.
Dengan adanya awal sinergi yang baik ini, diharapkan nantinya 85 bidang tanah yang
menjadi target di tahun 2021 dapat tersertipikatkan semuanya.
Setelah pembukaan, acara kemudian
dilanjutkan dengan diskusi interaktif dengan seluruh peserta rapat yang hadir.
Diskusi ini dipimpin langsung oleh Khusnul Arifin selaku Kepala Seksi
Pengelolaan Kekayaan Negara (PKN). Masing-masing perwakilan dari Satker
menyampaikan perkembangan sejauh mana persiapan untuk kegiatan sertipikasi
tersebut. Berdasarkan data yang di tampilkan oleh Khusnul, dari 85 bidang tanah
dimaksud, luasan masing-masing bidang tanah sangat dimungkinkan untuk berubah
menjadi lebih luas ataupun lebih kecil, dikarenakan data tanah yang terinput
dalam data didasarkan pada dokumen berupa girik atau sejenisnya. Nantinya setelah
dilakukan sertipikasi akan didapatkan data yang akurat sesuai dengan pengukuran
yang telah dilakukan oleh Kantor Pertanahan.
Pada akhir acara, Harmaji mengucapkan
banyak terima kasih kepada Satker maupun Kantah yang hadir dalam pertemuan rapat
kali ini. Tanpa ada sinergi yang baik antara KPKNL Pamekasan, Kantor
Pertanahan, dan para Satker, program sertipikasi ini tidak akan terlaksana.
Sebelum menutup acara, Harmaji berharap bahwa dengan adanya rapat persiapan ini,
nantinya pada awal tahun 2021 pelaksanaan kegiatan sertipikasi dapat langsung
dimulai dan dapat berjalan dengan baik dan lancar.
(Seksi HI, KPKNL Pamekasan)
Foto Terkait Berita