Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita KPKNL Palu
Tim Penilai KPKNL Palu Survey Kapal KN-SAR-215  Di Ujung Kota Palu, Tetap Keren Walau Mesin Mati

Tim Penilai KPKNL Palu Survey Kapal KN-SAR-215 Di Ujung Kota Palu, Tetap Keren Walau Mesin Mati

Rahmadhani Puspa Dewi
Jum'at, 14 Juni 2024 |   190 kali

Palu – Tim Penilai Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL Palu) melakukan survei lapangan dalam rangka Penilaian Kapal Rescue Boat KN-SAR-215 tipe fiber/P36Mtr milik satuan kerja Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS Kota Palu) (10/06).

Penilaian Kapal Rescue Boat KN-SAR-215  ini merupakan tindak lanjut dari Nota Dinas Direktorat Penilaian hal Permintaan Bantuan Tenaga Penilai Guna Penilaian Barang Milik Negara berupa Selain Tanah dan/atau Bangunan pada Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Dalam Rangka Pemindahtanganan.

Tim Penilai diketuai oleh Catur Yuliana Sukma Nugraha dengan anggota Aditya Priyatno dan Diva Noviandini. Saat melakukan survei lapangan Tim Penilai KPKNL Palu dibantu oleh operator BMN Dharmawanto Lebang dan Forwandi Ridwan sebagai nahkoda Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS Kota Palu).

Catur menyampaikan kegiatan ini diawali dengan rapat persiapan penilaian, dilanjutkan survey, analisis dan penyusunan laporan penilaian.

Objek penilaian Kapal Rescue Boat KN-SAR-215 diproduksi tahun 2011, Tim Penilai memperoleh penjelasan lengkap dari Nakhoda Kapal, Forwandi dan operator BMN Dharmawanto Lebang. “Kapal ini sudah rusak total mesinnya karena tsunami 2018 lalu, makanya sudah tidak bisa berfungsi mesin-mesinnya, namun kami disini masih sering piket dan tidur disini karena kondisinya juga masih cukup layak sebagai tempat beristirahat” ujar Forwandi.

Catur juga menyampaikan bahwa ini merupakan penilaian ketiga untuk kapal ini. Untuk menghitung nilai wajar objek penilaian, penilai harus menetapkan apakah kapal tersebut masih dapat dimanfaatkan sesuai dengan fungsi aslinya ataukah sebagai scrap. Untuk dapat dimanfaatkan sebagai fungsi aslinya, pembeli harus melakukan penyesuaian bagian-bagian kapal dan mesinnya untuk disesuaikan dengan fungsi baru kapal. Hal tersebut menyebabkan kapal tersebut secara ekonomi tidak layak untuk dimanfaatkan sesuai dengan fungsi aslinya sehingga dihitung sebagai scrap. Penilai mengidentifikasi material sisa kapal yang masih bernilai dan sparepart yang masih layak dipasaran.

Survei lapangan juga bertujuan untuk mengidentifikasi spare part kapal yang masih bernilai dan dapat dijual satu paket dengan material sisa kapal berupa fiber.

Foto Terkait Berita

Floating Icon