Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Artikel KPKNL Palu
Meningkatkan Kualitas Diri dengan Mempertajam Intuisi

Meningkatkan Kualitas Diri dengan Mempertajam Intuisi

Angger Dewantara
Selasa, 11 Juli 2023 |   24174 kali

Pasti banyak dari kita yang tidak asing dengan istilah ‘intuisi’, beberapa dari kita masih tumpeng tindih mengartikan intuisi dengan insting, firasat, atau bahkan mengartikan dengan feeling. Namun, ketiganya memiliki arti yang berbeda.

Mengutip repo.iain-tulungagung.ac.id[1], intuisi adalah kemampuan untuk mengetahui dan memahami sesuatu tanpa dipikirkan dan dipelajari, dapat diartikan juga sebagai bisikan hati atau gerak hati. Sedangkan intuisi menurut KBBI sendiri berarti daya atau kemampuan mengetahui atau memahami sesuatu tanpa dipikirkan atau dipelajari. Masing-masing individu dengan intuisinya dapat melakukan atau bahkan memprediksi sesuatu peristiwa tanpa menyadari bahwa dia memiliki kemampuan tersebut.

Jadi, tanpa disadari masing-masing dari kita memiliki intuisi kok, hanya saja ada individu yang memiliki intuisi yang lemah dan ada juga yang memiliki intuisi yang tajam. Dengan intuisi yang tajam, manusia memiliki kemampuan untuk membaca pola keterjadian sesuatu dan memprediksi peristiwa selanjutnya serta membantu kamu untuk dapat bertindak mengambil keputusan dengan lebih cepat dan efektif tentunya.

Sepertinya menarik ya menjadi pribadi dengan intuisi yang kuat?

Tentu saja, manusia dapat mempergunakan intuisinya untuk membaca situasi dihadapannya dan membuatnya dalam posisi yang aman dari segala ancaman risiko yang ada. Kita juga bisa menggunakan intuisi dalam bekerja sehari-hari. Dalam bekerja, manusia akan banyak terlibat dengan berbagai interaksi sosial yang secara langsung akan melibatkan intuisinya untuk bekerja, bagaimana maksudnya?

Dilansir dari rencanamu.id [2], bahwa cara untuk mempertajam intuisi manusia diantaranya adalah dengan berempati kepada orang lain dan berhubungan secara emosional. Artinya, kita dituntut untuk dapat membaca dan turut merasakan emosi orang yang sedang menjelaskan atau bercerita sesuatu, dengan begitu kamu dapat melihat suatu peristiwa dengan berbagai sudut pandang berbeda yang akan menjadi dasar prediksimu terhadap kejadian yang akan datang. Sederhananya, menyentuh kegelisahan orang disekitarmu dapat mengasah intuisimu meskipun secara perlahan.

Jadi, selain kamu bekerja sesuai aturan, SOP, atau ketentuan yang menjadi kewajiban dalam bekerja, intuisi dapat memberikan kamu persepsi lebih dapat memudahkanmu dalam melakukan pekerjaan ataupun dalam mengambil keputusan dalam pekerjaanmu.

Mungkin beberapa masih bingung, jadi sebenarnya bagaimana konkretnya ketika manusia menggunakan intuisinya dalam sehari hari? Supaya lebih jelas, coba kita lihat contoh ketika manusia menggunakan intuisinya [3] :

1.    Unconcious Mind

Unconcious Mind adalah ketika manusia melakukan sesuatu tanpa proses berpikir yang terlalu rumit untuk menemukan fakta logis. Contoh mudahnya adalah saat kita mengendarai sepeda motor, kita akan langsung menjalankan sepeda motor tersebut tanpa menghitung lebar jalan secara detail, ataupun memperhitungkan kecepatan tertentu untuk mencapai tujuan dalam waktu tertentu.

 

Sama halnya, dalam melakukan pekerjaan, misal dalam melakukan pekerjaan dengan deadline tertentu, tubuh kita akan secara otomatis melakukan percepatan dalam bekerja disaat kita merasa bahwa progress kinerja yang kita lakukan dirasa tidak akan memenuhi standar waktu layanan atau SOP yang berlaku. Dalam hal ini, kita tidak akan memperhitungkan jumlah kata, atau huruf yang dapat diketik oleh diri kita dalam waktu 1 menit, melainkan tubuh kita yang secara natural bekerja mengejar target waktu tersebut.

 

2.    Immediate Apprehension atau Direct Knowing

Direct Knowing terjadi saat dalam posisi bekerja mencari suatu solusi atas permasalahan, kita melakukan sesuatu yang tidak berhubungan dengan pekerjaan tersebut, namun memperoleh informasi yang selama ini dicari untuk menemukan solusi permasalahan tersebut.

 

Misal, dalam melakukan suatu penelitian kita memerlukan informasi atau data tertentu, namun saat sedang membaca novel, majalah, atau koran hari tersebut, tanpa perlu memahami 100 persen seluruh isi buku bacaan kita justru menemukan informasi yang dibutuhkan selama ini. Pasti, beberapa dari kita pernah mengalami hal ini, hal tersebut tanpa disadari karena intuisi manusia bekerja untuk menemukan solusi atas suatu permasalahan yang kita hadapi.

 

3.    Heart Intelligence

Mungkin istilah Heart Intelligence ini yang biasa kita sebut dengan mendengarkan kata hati. Meskipun mengandalkan kata hati, namun bukan semata-mata kita mengabaikan berbagai variable logis yang tersedia. Heart Intelligence digunakan saat manusia hendak melakukan sesuatu atau mengambil keputusan dengan mempertimbangkan segala probabilitas dari variable yang ada, namun memilih untuk tidak melakukan tindakan logis hasil pertimbangan matematis yang telah dibuatnya karena adanya faktor x yang hanya diketahui individu tersebut.

 

Heart Intelligence ini digunakan secara tidak sadar oleh seorang individu justru untuk memberikan makna atau interpretasi informal terhadap teori yang telah dipilihnya sebelumnya, yang membuat seseorang membuat klaim atau dugaan dalam suatu pemecahan masalah yang matematis.

 

4.    Knowledge by Acquintance

Intuisi ini adalah intuisi yang dimiliki atau digunakan seseorang berdasarkan pengalamannya. Namun dalam kasus ini, intuisi yang hadir bukan mengalahkan teori atau perhitungan matematis dengan variabel yang ada, melainkan karena tidak adanya faktor logis yang dapat dipertimbangkan untuk menentukan suatu pilihan.

 

Misal, untuk menuju ke kota tertentu, seseorang berangkat di waktu siang dengan durasi perjalanan normal 8 jam akan tiba pada tempat tujuan pada malam hari. Namun, karena dirinya tau bahwa perjalanan malam akan menghambat karena dia memahami karakteristik jalan yang akan dilalui, dia memilih untuk memulai perjalanan sejak pagi hari, dan sampai di tempat tujuan menjelang sore dengan durasi perjalanan yang hanya 6 jam.

 

5.    Direct Perception

Direct Perception, adalah kejadian disaat seorang individu memiliki bayangan akan keterjadian sesuatu dan dalam kurun waktu dekat hal yang dibayangkan menjadi kenyataan. Beberapa orang menganggap kemampuan tersebut layaknya indra ke-6 yang dapat memprediksi masa depan, namun secara ilmiah direct perception ini tergolong tinkatan tertinggi dari level intuisi yang dimiliki manusia yang terbentuk karena seseorang mempertajam segala aspek untuk mendukung intuisinya.

 

Bayangan yang dimaksud dapat berupa mimpi atau sebatas membayangkan didalam kepala individu tersebut, namun beberapa sumber mengatakan bahwa bayangan yang muncul dalam level intuisi ini tidak 100 persen sama dengan kenyataan yang terjadi, bahkan dalam beberapa situasi individu tersebut masih harus dapat mengartikan dan menerka mengenai kelogisan yang terjadi dalam bayangannya.

Setelah melihat penuangan intuisi dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat lebih jelas bahwa intuisi bukan sekadar ilmu menerka-nerka apalagi yang menggabungkan unsur gaib ya. Melainkan, kemampuan seseorang untuk membaca situasi, yang digabungkan dengan pengasahan indra dan kemampuan orang untuk memahami suatu peristiwa dari berbagai sudut padang secara logis dan juga emosional. Lantas menurut kamu, apakah kamu termasuk orang dengan intuisi yang tajam, lemah, atau yang bagaimana?

Ciri ciri orang yang memiliki intuisi yang kuat atau tajam di antaranya :

a.    Lebih Sensitif, maksudnya adalah dapat merasakan emosi yang terjadi disekitarnya bahkan mereka dapat ikut merasakan emosi tersebut, dan dapat bertindak lebih jauh dari orang-orang disekitarnya.

b.      Memiliki Kemampuan Membaca Kepribadian Orang Lain, orang dengan intuisi yang kuat dapat melihat lebih jauh aura dan pola piker yang tertanam dalam diri lawan bicaranya, bahkan dengan kurun waktu yang cepat.

c.      Mengenal Diri Sendiri dengan Sangat Baik, orang dengan intuisi tajam amat sangat mengenal dirinya dan direfleksikan kepada sekitar dalam bentuk kebijaksanaan dan sifat yang introspektif. Mereka sangat memahami apa yang dirinya rasakan, pikirkan, dan apapun yang mereka pilih untuk dipercaya. Selain itu, orang tersebut juga memahami karakter, kualitas, kelebihan, serta kekurangan dirinya, sehingga orang dengan intuisi yang kuat cenderung cepat dan efektif dalam mengambil tindakan.

Kalau kamu merasa intuisimu belum setajam yang kamu inginkan, ada loh beberapa cara untuk mempertajam intuisimu, diantaranya[4] :

1.      Meditasi

2.      Mempertajam Indra

3.      Menuangkan Pemikiran dengan Cara yang Kreatif

4.      Menguji Tebakan dengan Membaca Situasi

5.      Mengenali Tubuh Sendiri secara Fisik

6.      Meluangkan Waktu Diluar Rutinitas

7.      Banyak Beraktivitas di Alam Bebas

8.      Melakukan Hal Repetitif yang Menenangkan

9.      Membaca Literasi mengenai Intuisi

Nah, setelah memahami sedikit mengenai intuisi dalam tulisan ini, apakah kamu sudah dapat menilai mengenai intuisi yang kamu miliki, seberapa tajam? Silakan menggali lebih dalam mengenai kemampuan diri sendiri ini yang mungkin akan sangat berguna untuk menjalani kehidupan sehari-hari kamu, Semoga Berhasil!

 

Referensi :

1.      https://rencanamu.id/post/how-to/mau-mempertajam-intuisi-lakukan-5-hal-ini - diakses pada (11/7/2023)

2.      https://www.detik.com/bali/berita/d-6412984/pengertian-intuisi-contoh-dan-cara-mengasahnya - diakses pada (11/7/2023)

Disclaimer
Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja.
Floating Icon