Meningkatkan Kualitas Diri dengan Mempertajam Intuisi
Angger Dewantara
Selasa, 11 Juli 2023 |
24174 kali
Pasti banyak dari kita yang tidak asing dengan istilah ‘intuisi’, beberapa dari kita masih tumpeng tindih mengartikan intuisi dengan insting, firasat, atau bahkan mengartikan dengan feeling. Namun, ketiganya memiliki arti yang berbeda.
Mengutip repo.iain-tulungagung.ac.id[1],
intuisi adalah kemampuan untuk mengetahui dan memahami sesuatu tanpa dipikirkan
dan dipelajari, dapat diartikan juga sebagai bisikan hati atau gerak hati.
Sedangkan intuisi menurut KBBI sendiri berarti daya atau kemampuan mengetahui
atau memahami sesuatu tanpa dipikirkan atau dipelajari. Masing-masing individu
dengan intuisinya dapat melakukan atau bahkan memprediksi sesuatu peristiwa
tanpa menyadari bahwa dia memiliki kemampuan tersebut.
Jadi, tanpa disadari
masing-masing dari kita memiliki intuisi kok, hanya saja ada individu yang
memiliki intuisi yang lemah dan ada juga yang memiliki intuisi yang tajam.
Dengan intuisi yang tajam, manusia memiliki kemampuan untuk membaca pola
keterjadian sesuatu dan memprediksi peristiwa selanjutnya serta membantu kamu
untuk dapat bertindak mengambil keputusan dengan lebih cepat dan efektif
tentunya.
Sepertinya menarik ya menjadi
pribadi dengan intuisi yang kuat?
Tentu saja, manusia dapat
mempergunakan intuisinya untuk membaca situasi dihadapannya dan membuatnya
dalam posisi yang aman dari segala ancaman risiko yang ada. Kita juga bisa menggunakan
intuisi dalam bekerja sehari-hari. Dalam bekerja, manusia akan banyak terlibat
dengan berbagai interaksi sosial yang secara langsung akan melibatkan
intuisinya untuk bekerja, bagaimana maksudnya?
Dilansir dari rencanamu.id [2],
bahwa cara untuk mempertajam intuisi manusia diantaranya adalah dengan
berempati kepada orang lain dan berhubungan secara emosional. Artinya, kita
dituntut untuk dapat membaca dan turut merasakan emosi orang yang sedang menjelaskan
atau bercerita sesuatu, dengan begitu kamu dapat melihat suatu peristiwa dengan
berbagai sudut pandang berbeda yang akan menjadi dasar prediksimu terhadap
kejadian yang akan datang. Sederhananya, menyentuh kegelisahan orang
disekitarmu dapat mengasah intuisimu meskipun secara perlahan.
Jadi, selain kamu bekerja
sesuai aturan, SOP, atau ketentuan yang menjadi kewajiban dalam bekerja,
intuisi dapat memberikan kamu persepsi lebih dapat memudahkanmu dalam melakukan
pekerjaan ataupun dalam mengambil keputusan dalam pekerjaanmu.
Mungkin beberapa masih
bingung, jadi sebenarnya bagaimana konkretnya ketika manusia menggunakan
intuisinya dalam sehari hari? Supaya lebih jelas, coba kita lihat contoh ketika
manusia menggunakan intuisinya [3] :
1. Unconcious Mind
Unconcious Mind adalah ketika manusia
melakukan sesuatu tanpa proses berpikir yang terlalu rumit untuk menemukan fakta
logis. Contoh mudahnya adalah saat kita mengendarai sepeda motor, kita akan
langsung menjalankan sepeda motor tersebut tanpa menghitung lebar jalan secara detail,
ataupun memperhitungkan kecepatan tertentu untuk mencapai tujuan dalam waktu
tertentu.
Sama halnya, dalam melakukan pekerjaan, misal dalam
melakukan pekerjaan dengan deadline tertentu, tubuh kita akan secara
otomatis melakukan percepatan dalam bekerja disaat kita merasa bahwa progress kinerja
yang kita lakukan dirasa tidak akan memenuhi standar waktu layanan atau SOP
yang berlaku. Dalam hal ini, kita tidak akan memperhitungkan jumlah kata, atau
huruf yang dapat diketik oleh diri kita dalam waktu 1 menit, melainkan tubuh
kita yang secara natural bekerja mengejar target waktu tersebut.
2. Immediate Apprehension atau Direct Knowing
Direct Knowing terjadi saat dalam posisi
bekerja mencari suatu solusi atas permasalahan, kita melakukan sesuatu yang
tidak berhubungan dengan pekerjaan tersebut, namun memperoleh informasi yang
selama ini dicari untuk menemukan solusi permasalahan tersebut.
Misal, dalam melakukan suatu penelitian kita
memerlukan informasi atau data tertentu, namun saat sedang membaca novel,
majalah, atau koran hari tersebut, tanpa perlu memahami 100 persen seluruh isi
buku bacaan kita justru menemukan informasi yang dibutuhkan selama ini. Pasti,
beberapa dari kita pernah mengalami hal ini, hal tersebut tanpa disadari karena
intuisi manusia bekerja untuk menemukan solusi atas suatu permasalahan yang
kita hadapi.
3. Heart Intelligence
Mungkin istilah Heart Intelligence ini yang biasa
kita sebut dengan mendengarkan kata hati. Meskipun mengandalkan kata hati, namun
bukan semata-mata kita mengabaikan berbagai variable logis yang tersedia. Heart
Intelligence digunakan saat manusia hendak melakukan sesuatu atau mengambil
keputusan dengan mempertimbangkan segala probabilitas dari variable yang ada,
namun memilih untuk tidak melakukan tindakan logis hasil pertimbangan matematis
yang telah dibuatnya karena adanya faktor x yang hanya diketahui individu
tersebut.
Heart Intelligence ini digunakan secara tidak
sadar oleh seorang individu justru untuk memberikan makna atau interpretasi
informal terhadap teori yang telah dipilihnya sebelumnya, yang membuat
seseorang membuat klaim atau dugaan dalam suatu pemecahan masalah yang
matematis.
4. Knowledge by Acquintance
Intuisi ini adalah intuisi yang dimiliki atau
digunakan seseorang berdasarkan pengalamannya. Namun dalam kasus ini, intuisi
yang hadir bukan mengalahkan teori atau perhitungan matematis dengan variabel
yang ada, melainkan karena tidak adanya faktor logis yang dapat dipertimbangkan
untuk menentukan suatu pilihan.
Misal, untuk menuju ke kota tertentu, seseorang
berangkat di waktu siang dengan durasi perjalanan normal 8 jam akan tiba pada
tempat tujuan pada malam hari. Namun, karena dirinya tau bahwa perjalanan malam
akan menghambat karena dia memahami karakteristik jalan yang akan dilalui, dia
memilih untuk memulai perjalanan sejak pagi hari, dan sampai di tempat tujuan
menjelang sore dengan durasi perjalanan yang hanya 6 jam.
5. Direct Perception
Direct Perception, adalah kejadian disaat
seorang individu memiliki bayangan akan keterjadian sesuatu dan dalam kurun
waktu dekat hal yang dibayangkan menjadi kenyataan. Beberapa orang menganggap kemampuan
tersebut layaknya indra ke-6 yang dapat memprediksi masa depan, namun secara
ilmiah direct perception ini tergolong tinkatan tertinggi dari level intuisi
yang dimiliki manusia yang terbentuk karena seseorang mempertajam segala aspek untuk
mendukung intuisinya.
Bayangan yang dimaksud dapat berupa mimpi atau
sebatas membayangkan didalam kepala individu tersebut, namun beberapa sumber
mengatakan bahwa bayangan yang muncul dalam level intuisi ini tidak 100 persen
sama dengan kenyataan yang terjadi, bahkan dalam beberapa situasi individu
tersebut masih harus dapat mengartikan dan menerka mengenai kelogisan yang
terjadi dalam bayangannya.
Setelah melihat penuangan intuisi
dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat lebih jelas bahwa intuisi bukan sekadar
ilmu menerka-nerka apalagi yang menggabungkan unsur gaib ya. Melainkan,
kemampuan seseorang untuk membaca situasi, yang digabungkan dengan pengasahan
indra dan kemampuan orang untuk memahami suatu peristiwa dari berbagai sudut
padang secara logis dan juga emosional. Lantas menurut kamu, apakah kamu
termasuk orang dengan intuisi yang tajam, lemah, atau yang bagaimana?
Ciri ciri orang yang memiliki
intuisi yang kuat atau tajam di antaranya :
a. Lebih Sensitif, maksudnya adalah dapat
merasakan emosi yang terjadi disekitarnya bahkan mereka dapat ikut merasakan
emosi tersebut, dan dapat bertindak lebih jauh dari orang-orang disekitarnya.
b. Memiliki Kemampuan Membaca Kepribadian Orang
Lain, orang dengan intuisi yang kuat dapat melihat lebih jauh aura dan pola piker
yang tertanam dalam diri lawan bicaranya, bahkan dengan kurun waktu yang cepat.
c. Mengenal Diri Sendiri dengan Sangat Baik,
orang dengan intuisi tajam amat sangat mengenal dirinya dan direfleksikan
kepada sekitar dalam bentuk kebijaksanaan dan sifat yang introspektif. Mereka
sangat memahami apa yang dirinya rasakan, pikirkan, dan apapun yang mereka
pilih untuk dipercaya. Selain itu, orang tersebut juga memahami karakter,
kualitas, kelebihan, serta kekurangan dirinya, sehingga orang dengan intuisi
yang kuat cenderung cepat dan efektif dalam mengambil tindakan.
Kalau kamu merasa intuisimu
belum setajam yang kamu inginkan, ada loh beberapa cara untuk mempertajam
intuisimu, diantaranya[4] :
1. Meditasi
2. Mempertajam Indra
3. Menuangkan Pemikiran dengan Cara yang Kreatif
4. Menguji Tebakan dengan Membaca Situasi
5. Mengenali Tubuh Sendiri secara Fisik
6. Meluangkan Waktu Diluar Rutinitas
7. Banyak Beraktivitas di Alam Bebas
8. Melakukan Hal Repetitif yang Menenangkan
9. Membaca Literasi mengenai Intuisi
Nah, setelah memahami sedikit
mengenai intuisi dalam tulisan ini, apakah kamu sudah dapat menilai mengenai
intuisi yang kamu miliki, seberapa tajam? Silakan menggali lebih dalam mengenai
kemampuan diri sendiri ini yang mungkin akan sangat berguna untuk menjalani
kehidupan sehari-hari kamu, Semoga Berhasil!
Referensi :
1. https://rencanamu.id/post/how-to/mau-mempertajam-intuisi-lakukan-5-hal-ini
- diakses pada (11/7/2023)
2. https://www.detik.com/bali/berita/d-6412984/pengertian-intuisi-contoh-dan-cara-mengasahnya
- diakses pada (11/7/2023)
| Disclaimer |
|---|
| Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja. |