Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
 150-991    ID | EN      Login Pegawai
KPKNL Palu
Artikel DJKN

Perjalanan Dinas Saat Pandemi? Kamu Bisa Ikuti Tips Aman Berikut

Kamis, 10 Desember 2020   |   69 kali

Tercatat kasus positif Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) sampai dengan 19 Desember 2020 berdasarkan situs resmi covid19.go.id mencapai 657.948 dan sampai saat ini masih terus bertambah kasus per harinya. Tidak dapat dipungkiri bahwa kondisi tersebut memberikan pengaruh besar pada setiap lini kehidupan di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia. Semua sektor dituntut untuk melakukan penyesuaian untuk menjaga keberlangsungan hidup. Tidak sedikit juga pihak yang turut bahu-membahu membantu sesama dalam memutus rantai penyebaran Covid-19.

Selain penyesuaian yang harus dilakukan oleh sektor-sektor paling terdampak seperti sektor kesehatan, pariwisata, dan keuangan, penyelenggaraan kegiatan pemerintahan pun saat ini berupaya aktif agar tetap produktif dalam menjalankan tugas dan fungsinya di tengah keterbatasan. Salah satu contoh konkret yaitu kantor-kantor pelayanan di Kementerian Keuangan, khususnya Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) membuat protokol baru dalam melaksanakan pelayanan tatap muka.

Penyesuaian yang perlu dilakukan juga tidak terkecuali pada pelaksanaan perjalanan dinas yang masih harus dilakukan disaat pandemi, seperti survei lapangan langsung dan penelitian objek tertentu dalam urusan pengelolaan kekayaan negara.

Kegiatan tersebut tentunya dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Guna meningkatkan perlindungan serta kewaspadaan terhadap diri pegawai,  berikut tips aman melakukan perjalanan dinas:

1.   Pastikan Kebersihan Barang Bawaan

Memastikan kebersihan di masa pandemi harus dimulai dari diri sendiri. Selain melaksanakan protokol kesehatan 3M (mencuci tangan, menggunakan masker, dan menjaga jarak), kebersihan terhadap lingkungan sekitar serta barang bawaan juga perlu diperhatikan. Guna meningkatan keamanan dan kebersihan, kita perlu memastikan seluruh barang bawaan dalam kondisi bersih dan steril.

Salah satu cara tips yang dapat dilakukan adalah dengan membawa cairan disinfektan dan semprotkan secara berkala kepada barang bawaan untuk meminimalisir kontaminasi virus.

2.   Membawa Covid-19 Starter Kit dan Alat Kebersihan Sendiri

Covid-19 Starter Kit yang wajib ada di dalam tas antara lain:

a.    Masker;

b.    Hand Sanitizer;

c.     Semprotan Disinfektan;

d.    Tisu Kering;

e.    Tisu Basah (mengandung alkohol), khusus ini kamu bisa pilih yang memiliki antivirus dan bakteri;

f.      Vitamin.

Alat kebersihan atau alat mandi juga wajib dibawa, khususnya apabila ingin melakukan perjalanan dinas yang mengharuskan kita untuk menginap. Meskipun pihak penginapan biasanya menyediakan alat-alat tersebut, namun tidak ada salahnya kita tetap menggunakan peralatan sendiri agar kebersihannya lebih terjamin.

3.   Membawa Suplemen dan Makanan Sendiri

Selama perjalanan tertutama perjalanan jauh, tubuh kita memerlukan energi serta asupan yang lebih. Sehingga kita perlu mengkonsumsi makanan bergizi serta suplemen untuk menjaga kesehatan serta meningkatakan daya tahan tubuh.

Sementara untuk perbekalan makanan dapat disiasati dengan membawa makanan sendiri untuk memastikan kebersihan makanan. Apabila tidak memungkinkan, cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan membawa peralatan makanan sendiri atau bisa menggunakan peralatan makan sekali pakai. Tentunya sebelum digunakan harus dipastikan kebersihannya dengan dicuci terlebih dahulu.

4.   Membawa Peralatan Kantor Seperlunya

Peralatan kantor yang kita gunakan sehari-hari bisa menjadi media penyebaran virus dan bakteri. Maka sangat penting untuk menjaga kebersihan serta menggunakan peralatan kantor milik sendiri apabila dimungkinkan. Contohnya Alat Tulis Kantor (ATK), flashdisk, mouse, dll. Apabila tidak dimungkinkan jangan lupa untuk mensterilkan barang-barang tersebut secara berkala.

5.   Meminimalisir Transaksi Tunai

Tips yang terakhir ini tentunya sangat efektif dan bisa digunakan apabila melakukan pembelian atau bertransaksi di daerah yang dikunjungi. Hal ini dilakukan untuk menghindari kontak langsung dengan pihak lain saat melakukan transaksi. Uang tunai dapat disimpan untuk berjaga-jaga. Selama toko/warung yang didatangi memiliki opsi pembayaran nontunai, hal tersebut dapat dimanfaatkan. Namun jika tidak, biasakan untuk selalu membersihkan tangan dengan mencuci tangan atau bisa menggunakan hand sanitizer. Tidak hanya itu, jangan lupa menyemprotkan uang kembalian yang diterima dengan cairan disinfektan.

Nah penjelasan di atas adalah sebagian tips yang dapat dicoba. Tetap produktif dikala pandemi, jaga kesehatan dan selalu waspada.

Penulis          : Seksi Hukum dan Informasi KPKNL Palu

Referensi:

https://covid19.go.id [diakses pada 19 Desember 2020]

https://enervon.co.id

Disclaimer
Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja.
Kontak
Jl. Prof. Moh. Yamin No. 55 Palu - Sulawesi Tengah
(0451) 8202737
-
kpknlpalu@kemenkeu.co.id
Peta Situs | Email Kemenkeu | FAQ | Prasyarat | Wise | LPSE | Hubungi Kami |