Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita KPKNL Palopo
KAPURUNG Edisi Bedah Ringan Biografi Sri Mulyani Indrawati No Limits: Reformasi dengan Hati.

KAPURUNG Edisi Bedah Ringan Biografi Sri Mulyani Indrawati No Limits: Reformasi dengan Hati.

Gammara Mangguana Patiung
Senin, 25 November 2024 |   347 kali

Ada yang berbeda dalam kegiatan KAPURUNG (Kamis Pagi Upgrade Pengetahuan) di KPKNL Palopo pada Kamis, 21 November 2024. Biasanya KAPURUNG yang digelar setiap pekan bermaterikan knowledge sharing dari pegawai yang selesai mengikuti suatu diklat atau yang mempunyai expertise/pengetahuan tertentu, juga berbagi informasi mengenai regulasi terbaru. Kali ini topik KAPURUNG adalah bedah ringan biografi Sri Mulyani Indrawati No Limits: Reformasi dengan Hati.

Setelah pembukaan oleh Plh. Kasubag Umum, Mario Namora, KAPURUNG dilanjutkan oleh Kepala KPKNL Palopo, Naf’an Widiarso Rafid yang memberikan pengantar bahwa biografi ini disusun bukan semata untuk memotret perjalanan hidup Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan RI. Namun lebih sebagai dokumentasi proses reformasi dan transformasi di sebuah lembaga strategis pemerintahan. Isinya sarat dengan lesson learned yang inspiratif, khususnya bagi generasi penerus. Tak heran Sri Mulyani sendiri melabeli buku ini sebagai professional biography. Inilah yang melatarbelakangi pemilihan topik KAPURUNG, yang harapannya dapat menggugah semangat pelayanan transformatif para pegawai KPKNL Palopo.  

Gammara Mangguana Patiung sebagai narasumber, menceritakan bahwa banyak lika liku perjalanan panjang reformasi birokrasi Kementerian Keuangan di bawah kepemimpinan Sri Mulyani yang bisa dibagikan. Namun karena keterbatasan waktu, Gammara memfokuskan paparannya pada jejak Sri Mulyani yang terangkum dalam 3 agenda reformasi utama di tahun 2005-2010 yaitu:

1.    Reformasi Organisasi

Sri Mulyani memulai dengan mengubah struktur organisasi, memisahkan dan menggabungkan beberapa direktorat, serta membentuk unit-unit baru seperti Badan Kebijakan Fiskal dan Inspektorat Bidang Investigasi. Selain itu juga dilakukan analisis dan evaluasi jabatan serta analisis beban kerja.

 

2.    Reformasi Proses Bisnis

Proses bisnis yang rumit dan rentan korupsi menjadi fokus pembenahan. Modernisasi layanan melalui teknologi dilakukan, seperti pengenalan sistem elektronik untuk pelaporan pajak dan peningkatan layanan kepabeanan. Hasilnya, waktu pelayanan publik berkurang drastis, mencerminkan komitmen pada tata kelola pemerintahan yang baik. Tercatat dalam kurun waktu empat tahun telah berhasil disusun sebanyak 31.225 SOP dan 204 layanan unggulan.

 

3.    Peningkatan Sumber Daya Manusia

Fokus reformasi yang dilakukan adalah penyempurnaan dan peningkatan manajemen sumber daya manusia. Di dalamnya mencakup perbaikan struktur remunerasi, pembangunan assessment centre, penyelenggaraan pendidikan berbasis kompetensi, pelaksanaan merit system. Sistem kerja yang baru bisa menyaring orang-orang baik, yang punya kualifikasi dan kinerja bagus, berprestasi, dan berintegritas, sehingga layak dipromosikan dan mendapatkan remunerasi lebih tinggi.

 

Disampaikan pula bahwa Sri Mulyani dikenal sebagai pemimpin yang tegas dan pro-perubahan. Beliau berani mengambil keputusan sulit, untuk memastikan reformasi berjalan. Reformasi birokrasi yang dimulai Sri Mulyani menghasilkan perbaikan signifikan dalam pelayanan publik, transparansi, dan akuntabilitas. Keberhasilan ini tidak hanya mengubah citra Kementerian Keuangan sebagai sarang korupsi, tetapi juga menjadi model reformasi bagi institusi lainnya di Indonesia.

Di akhir sharing-nya, Gammara mengajak seluruh pegawai KPKNL Palopo untuk membaca biografi Sri Mulyani sehingga legacy atau pesan yang ingin disampaikan beliau melalui buku tersebut bisa ditangkap secara utuh dan komitmen untuk berkontribusi bagi bangsa Indonesia tetap terjaga. Persis seperti quote yang sering beliau sampaikan “Jangan pernah lelah mencintai negeri ini".

Foto Terkait Berita

Floating Icon