KAPURUNG Edisi Bedah Ringan Biografi Sri Mulyani Indrawati No Limits: Reformasi dengan Hati.
Gammara Mangguana Patiung
Senin, 25 November 2024 |
347 kali
Ada yang berbeda
dalam kegiatan KAPURUNG (Kamis Pagi Upgrade Pengetahuan) di KPKNL Palopo
pada Kamis, 21 November 2024. Biasanya KAPURUNG yang digelar setiap pekan
bermaterikan knowledge sharing dari pegawai yang selesai mengikuti suatu
diklat atau yang mempunyai expertise/pengetahuan tertentu, juga berbagi
informasi mengenai regulasi terbaru. Kali ini topik KAPURUNG adalah bedah
ringan biografi Sri Mulyani Indrawati No Limits: Reformasi dengan
Hati.
Setelah
pembukaan oleh Plh. Kasubag Umum, Mario Namora, KAPURUNG dilanjutkan oleh
Kepala KPKNL Palopo, Naf’an Widiarso Rafid yang memberikan pengantar bahwa biografi
ini disusun bukan semata untuk memotret perjalanan hidup Sri Mulyani sebagai
Menteri Keuangan RI. Namun lebih sebagai dokumentasi proses reformasi dan transformasi
di sebuah lembaga strategis pemerintahan. Isinya sarat dengan lesson learned
yang inspiratif, khususnya bagi generasi penerus. Tak heran Sri Mulyani sendiri
melabeli buku ini sebagai professional biography. Inilah yang
melatarbelakangi pemilihan topik KAPURUNG, yang harapannya dapat menggugah
semangat pelayanan transformatif para pegawai KPKNL Palopo.
Gammara Mangguana Patiung sebagai narasumber, menceritakan
bahwa banyak lika liku perjalanan panjang reformasi birokrasi Kementerian
Keuangan di bawah kepemimpinan Sri Mulyani yang bisa dibagikan. Namun karena
keterbatasan waktu, Gammara memfokuskan paparannya pada jejak Sri Mulyani yang
terangkum dalam 3 agenda reformasi utama di tahun 2005-2010 yaitu:
1.
Reformasi
Organisasi
Sri
Mulyani memulai dengan mengubah struktur organisasi, memisahkan dan
menggabungkan beberapa direktorat,
serta membentuk unit-unit baru seperti Badan Kebijakan Fiskal dan Inspektorat
Bidang Investigasi. Selain itu juga dilakukan analisis dan evaluasi
jabatan serta analisis beban kerja.
2.
Reformasi Proses Bisnis
Proses
bisnis yang rumit dan rentan korupsi menjadi fokus pembenahan. Modernisasi
layanan melalui teknologi dilakukan, seperti pengenalan sistem elektronik untuk
pelaporan pajak dan peningkatan layanan kepabeanan. Hasilnya, waktu pelayanan
publik berkurang drastis, mencerminkan komitmen pada tata kelola pemerintahan
yang baik. Tercatat dalam kurun waktu empat tahun telah berhasil disusun
sebanyak 31.225 SOP dan 204 layanan unggulan.
3.
Peningkatan
Sumber Daya Manusia
Fokus
reformasi yang dilakukan adalah penyempurnaan dan peningkatan manajemen sumber
daya manusia. Di dalamnya mencakup perbaikan struktur remunerasi, pembangunan assessment
centre, penyelenggaraan pendidikan berbasis kompetensi, pelaksanaan merit
system. Sistem
kerja yang baru bisa menyaring orang-orang baik, yang punya kualifikasi dan kinerja bagus,
berprestasi, dan berintegritas, sehingga layak dipromosikan dan mendapatkan
remunerasi lebih tinggi.
Disampaikan pula
bahwa Sri Mulyani
dikenal sebagai pemimpin yang tegas dan pro-perubahan. Beliau berani mengambil keputusan
sulit, untuk memastikan reformasi berjalan. Reformasi birokrasi yang dimulai
Sri Mulyani menghasilkan perbaikan signifikan dalam pelayanan publik,
transparansi, dan akuntabilitas. Keberhasilan ini tidak hanya mengubah
citra Kementerian
Keuangan sebagai sarang korupsi, tetapi juga menjadi model reformasi
bagi institusi lainnya di Indonesia.
Di akhir sharing-nya, Gammara mengajak seluruh
pegawai KPKNL Palopo untuk membaca biografi Sri Mulyani sehingga legacy
atau pesan yang ingin disampaikan beliau melalui buku tersebut bisa ditangkap
secara utuh dan komitmen untuk berkontribusi bagi bangsa Indonesia tetap
terjaga. Persis seperti quote yang sering beliau sampaikan “Jangan pernah lelah mencintai
negeri ini".
Foto Terkait Berita