Penggalian Potensi Lelang UMKM di Wilayah Kabupaten Tana Toraja
Hayuningtyas Iga Siwi
Minggu, 28 April 2024 |
231 kali
Usaha Mikro Kecil dan
Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian dunia sehingga
pengembangan dan pemberdayaannya sangat penting bagi perekonomian global. UMKM
kini telah menjelma menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi
Indonesia. Berdasarkan siaran pers Kementerian Koordinator Bidang Perokonomian,
sektor UMKM telah memberikan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB)
sebesar 61 persen dan mampu menyerap tenaga kerja mencapai sebesar 97 persen.
Kantor Pelayanan Kekayaan
Negara dan Lelang (KPKNL) Palopo yang menjalankan salah satu tugas dan fungsi
di bidang pelayanan lelang turut mendukung pengembangan dan pemberdayaan UMKM
melalui kegiatan peningkatan pelayanan lelang non eksekusi sukarela. Sejalan
dengan hal tersebut, pada 24 s.d. 26 April 2024, tim KPKNL Palopo yang terdiri
dari Priskila Sura Layuk Allo, Khaeril Damis, Mario Namora, dan Ratna Dillah,
melaksanakan kunjungan ke sejumlah pelaku UMKM di bawah Yayasan Pengelola Ke'te
Kesu' di Kabupaten Toraja Utara untuk penggalian potensi lelang UMKM.
Selain itu, tim KPKNL
Palopo juga mengunjungi pelaku UMKM penggilingan kopi merk "Kaana Toraya
Coffee" dan pusat oleh-oleh dan kuliner Topao. Kunjungan tersebut juga
dimaksudkan untuk melakukan sosialisasi dan edukasi terkait pelaksanaan lelang
sukarela yang dilaksanakan oleh KPKNL Palopo kepada pelaku UMKM yang berada di
wilayah Kabupaten Toraja Utara.
Pelaksanaan lelang
sukarela secara digital melalui portal.lelang.go.id memberikan kemudahan kepada
pelaku UMKM dalam memasarkan produknya. Pelaku UMKM yang menjual produknya
(berupa barang bergerak selain kendaraan bermotor) melalui lelang di KPKNL juga
akan mendapatkan tarif bea lelang penjual sampai dengan 1 pesrsen, apabila memiliki
Nomor Izin Berusaha dan Izin Usaha.
Foto Terkait Berita