Peluncuran Kembali KAPURUNG (Kamis Pagi Upgrade Pengetahuan) di KPKNL Palopo
Hayuningtyas Iga Siwi
Senin, 31 Juli 2023 |
282 kali
Jika berkunjung ke Palopo, orang akan menemukan satu makanan khas penduduk di wilayah Luwu Raya Sulawesi Selatan yang bernama Kapurung. Kapurung merupakan makanan tradisional berbahan dasar sagu dengan kuah berbumbu kacang dengan rasa asam dan segar, yang di dalamnya dicampur berbagai sayuran dan daging ikan.
Kuliner yang sarat akan berbagai macam gizi dalam satu sajian mangkuk tersebut menjadi gambaran makna dan harapan dari kegiatan ‘Kapurung’ KPKNL Palopo. Kapurung dipinjam menjadi istilah untuk kegiatan knowledge sharing di KPKNL Palopo dan dimaknai menjadi “Kamis Pagi Upgrade Pengetahuan”. Kegiatan Kapurung diharapkan dapat menjadi wadah untuk menambah wawasan serta sarana untuk menanamkan nilai-nilai dan budaya kerja Kemenkeu kepada seluruh pegawai, khususnya di lingkungan KPKNL Palopo.
Selain sebagai sarana untuk meningkatkan kompetensi pegawai, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai dan budaya kerja Kemenkeu kepada seluruh pegawai di lingkungan KPKNL Palopo.
Kapurung pernah menjadi kegiatan rutin tukar pengetahuan di KPKNL Palopo pada tahun 2022, terutama saat KPKNL Palopo mengikuti penilaian sebagai Zona Integritas dan Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI WBK). Pada hari Kamis, 27 Juli 2023 kegiatan ini diluncurkan kembali dengan dihadiri oleh seluruh pegawai KPKNL Palopo. Bertempat di Ruang Rapat KPKNL Palopo, kegiatan tersebut dilaksanakan pukul 08.30 s.d. 09.30 WITA di ruang rapat KPKNL Palopo lantai 1. Pegawai yang menyampaikan materi adalah Hari Yulio, Pelaksana Seksi Pengelolaan Kekayaan Negara.
Acara diawali dengan sambutan oleh Kepala KPKNL Palopo, Naf’an Widiarso Rafid. Dalam sambutannya, Kepala KPKNL Palopo, Naf’an Widiarso Rafid menyampaikan bahwa kegiatan sharing session internal sangat dibutuhkan dalam mengembangkan kompetensi pegawai khususnya di lingkungan KPKNL Palopo. Melalui sharing session, Naf’an berharap setiap pegawai dapat meng-update dan upgrade pengetahuan-pengetahuan baru di dunia yang semakin dinamis. Adapun bagi pegawai yang ditugaskan sebagai pemateri, Kapurung dapat membantu mempertajam pemahamannya sekaligus mempercepat internalisasi dan aktualisasi ilmunya. “Suatu kesempurnaan tidak akan pernah tercapai, kekurangan itu akan selalu ada, oleh karena itu tidak ada kata berhenti untuk terus belajar”, tutur Naf’an.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan oleh Narasumber, Hari Yulio, yang membahas tentang Pengelolaan Hulu Migas. Pengetahuan yang dibaginya merupakan oleh-oleh dari keikutsertaannya dalam diklat Pengelolaan Kekayaan Negara Lain-Lain Lingkup I, “Industri Hulu Migas ini kompleks dan memberikan dampak yang cukup besar bagi perekonomian Indonesia, merupakan objek vital nasional, sehingga perlu diregulasi dan diawasi. Karena itulah terbit Peraturan Menteri Keuangan Nomor 140/PMK.06/2020 yang merupakan reformasi pengeloaan Hulu Migas”, tutur Hari.
Berlakunya PMK 140/PMK.06/2020 yang mencabut Peraturan Menteri Keuangan Nomor 89/PMK.06/2019, bertujuan untuk menjamin Kepastian Nilai Manfaat atas Penggunaan BMN bagi Negara. Serta dapat terciptanya birokrasi yang lebih sederhana guna mendukung optimalisasi dalam pengelolaan BMN Hulu Migas dengan memberikan peran lebih besar kepada Kementerian ESDM/SKK Migas atas penggunaan dan pengelolaan BMN Hulu Migas yang pada akhirnya dapat mendukung peningkatan produksi dan temuan cadangan migas.
Kegiatan Kapurung ini akan diselenggarakan lagi secara reguler setiap pekan dan akan menjadi agenda habituasi budaya di KPKNL.
Foto Terkait Berita