Severity: Warning
Message: XXXXX(/var/lib/php/sessions/ci_sessions_2022/portaldjkn_20228he298ns3aa39cnadhg8dfdc2hfcj746): failed to open stream: No space left on device
Filename: drivers/Session_files_driver.php
Line Number: 176
Backtrace:
File: /home/piesa/webdjkn/application/controllers/Unit_kerja.php
Line: 8
Function: __construct
File: /home/piesa/webdjkn/index.php
Line: 326
Function: require_once
Severity: Warning
Message: XXXXXXXXXXXXX(): Failed to read session data: user (path: /var/lib/php/sessions/ci_sessions_2022)
Filename: Session/Session.php
Line Number: 143
Backtrace:
File: /home/piesa/webdjkn/application/controllers/Unit_kerja.php
Line: 8
Function: __construct
File: /home/piesa/webdjkn/index.php
Line: 326
Function: require_once
Kunjungi KPKNL Palopo, Direktorat PKNSI Terapkan Konfigurasi Keamanan Perangkat TIK
Dendi Yudha Satria
Senin, 30 September 2019 |
325 kali
Palopo – Pada tanggal 18 September s.d 20 September 2019 KPKNL Palopo
mendapatkan kunjungan kerja dari Direktorat PKNSI dalam rangka kegiatan
Penerapan Baseline Konfigurasi Keamanan Perangkat Teknologi Informasi dan
Komunikasi (TIK) Kementerian Keuangan. Kunjungan Direktorat PKNSI diwakili oleh
pegawai dari Subdit PDLO, yaitu Dedy Widia Hananto dan Tomi Dwijayanto.
Dalam kunjungannya, Dedy dan Tomi disambut oleh Ya’kub selaku Kepala KPKNL
Palopo. Dalam sambutannya Ya’kub mengatakan selamat datang di KPKNL Palopo dan
semoga menikmati suasana di Kota Palopo.
Setelah disambut dan menyampaikan maksud dari kunjungan kerjanya kepada Ya’kub,
Tomi dan Dedy diajak berkeliling kantor oleh PIC (Person In Charge) TIK KPKNL Palopo, Dendi Yudha Satria untuk
melihat alur jaringan TIK dan ruang server sekaligus berdiskusi masalah
jaringan TIK. “Baseline konfigurasi keamanan TIK perlu dilakukan kepada seluruh
kantor di Kementerian Keuangan baik dari Kantor Pusat, Kantor Wilayah maupun
Kantor Vertikal. Hal ini untuk mencegah terjadinya pencurian maupun peretasan
data yang ada di jaringan kantor. Pada KPKNL Palopo, kami fokus terhadap
jaringan LAN (Local Area Network),” ujar Tomi.
Kemudian dalam pelaksanaannya, Tomi dan Dedy melakukan upgrade sistem operasi cisco
switch dan penerapan konfigurasi dari yang sebelumnya telnet menjadi SSH (Secure
Shell). SSH sama halnya dengan telnet,
digunakan untuk memasuki mesin jaringan, namun SSH mempunyai beberapa
kelebihan, diantaranya adalah dapat digunakan untuk mengkopi file secara
terenkrip. Hal tersebut merupakan kelebihan dari SSH, sebelum paket ditransmisikan maka paket akan dienkrip terlebih dahulu. Proses itupun dilakukan oleh kedua pihak, klien dan server. Sehingga konfigurasi via SSH lebih aman dibanding
telnet yang tidak terenkripsi.
Selain memperbaiki
masalah konfigurasi jaringan TIK, Tomi dan Dedy juga melakukan pengecekan alat
vicon baik dari sisi intranetnya dan pengaturan alatnya. Dedy memberikan arahan
berupa alternatif untuk menggunakan vicon via Laptop/PC sehingga vicon tidak
harus selalu di ruang rapat, bisa di ruang kerja sendiri atau di tempat lain.
Dengan adanya penerapan
baseline konfigurasi keamanan perangkat TIK ini, Direktorat PKNSI berharap
KPKNL Palopo dapat menjadi kantor yang mempunyai keamanan perangkat TIK yang
kuat dan mencegah dari peretasan atau pencurian data. (Foto/Teks: Seksi Hukum
dan Informasi)
| Disclaimer |
|---|
| Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja. |
Foto Terkait Artikel