Amankan Tanah Negara dengan Sertifikasi, KPKNL Palangkaraya Berkoordinasi dengan Kodam XXII/Tambun Bungai
Naffa Alfadhila Aristine
Kamis, 22 Januari 2026 |
79 kali
Palangkaraya – Rabu (21/01), telah
dilaksanakan Rapat Percepatan Sertifikasi Barang Milik Negara (BMN) berupa
Tanah Tahun Anggaran 2026 antara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang
(KPKNL) Palangkaraya dengan Komando Daerah Militer (Kodam) XXII/Tambun Bungai.
Bertempat di Aula Huma Betang KPKNL
Palangkaraya, rapat koordinasi dipimpin secara langsung oleh Kepala KPKNL Palangkaraya
dan dihadiri oleh Kepala Bidang Pengelolaan Kekayaan Negara (PKN) Kantor
Wilayah DJKN Kalimantan Selatan dan Tengah, pejabat serta perwakilan dari Kodam
XXII/Tambun Bungai, dan tim Seksi PKN KPKNL Palangkaraya.
Kodam XXII/Tambun Bungai adalah Kodam
baru yang meliputi Provinsi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Diresmikan
pada 10 Agustus 2025 di Palangkaraya, Kodam XXII/Tambun Bungai dibentuk sebagai
pemekaran dari Kodam XII/Tanjungpura (Kalimantan Barat) dan Kodam VI/Mulawarman (Kalimantan Timur).
Kegiatan ini merupakan wadah diskusi
untuk membahas urgensi, current issue dan permasalahan, serta strategi
pencapaian target sertifikasi aset BMN Kodam XXII/Tambun Bungai berupa tanah sejumlah
92 NUP (bidang tanah) dengan luas total 27.770.653 m2.
Sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 49 ayat
(1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan
Negara, bahwa seluruh Barang Milik Negara/Daerah berupa tanah yang dikuasai
Pemerintah Pusat/Daerah harus disertifikatkan atas nama Pemerintah Republik Indonesia/Pemerintah
Daerah yang bersangkutan. Hal ini memperkuat
pentingnya sertifikasi BMN untuk memberikan kepastian hukum, mengamankan aset
dari sengketa atau penyerobotan, memastikan ketertiban administrasi, dan
mengoptimalkan pemanfaatan aset tersebut.
“KPKNL dan Kodam harus memiliki komitmen
bersama untuk mewujudkan keamanan aset BMN berupa tanah negara melalui program sertifikasi,”
ucap Kepala KPKNL Palangkaraya, Fredy Himarwanto, menutup acara pada pagi hari
itu. (nf)
Foto Terkait Berita