Penggalian Potensi Lelang UMKM, KPKNL Palangka Raya Optimalkan Peran Pengusaha Daerah
Diah Ilmi Rizqiana
Selasa, 06 Juli 2021 |
264 kali
Palangka Raya– Kamis,
01 Juli 2021 Tim UMKM KPKNL Palangka Raya melakukan penggalian potensi Pengusaha
dalam rangka kegiatan Kedai Lelang UMKM yang direncanakan pada bulan Juli dan
Agustus 2021. Ada tiga usaha utama yang diangkat dalam Kedai Lelang UMKM KPKNL
Palangka Raya ditahun 2021 yaitu kerajinan khas daerah berupa senjata,
obat-obatan tradisional, dan makanan khas Kalimantan Tengah. Kunjungan pertama
yaitu Pengrajin Mandau. Mandau merupakan senjata
tajam sejenis parang yang berasal dari kebudayaan Dayak di Kalimantan, Mandau
termasuk salah satu senjata tradisional. Mandau digunakan dalam kehidupan
sehari-hari, bisa juga dibuat khusus digunakan untuk upacara ritual, dan juga sebagai
souvenir khas Kalimantan. Pengrajin menyambut dengan antusias adanya
Kedai Lelang UMKM KPKNL Palangka Raya.
Pelaku
usaha kedua yaitu pengusaha obat- obatan tradisional Kalimantan Tengah. Bahan
utama dari obat- obatan tradisional merupakan khas Kalimantan Tengah. Mulai
dari madu hitam hutan, minyak urut khas Dayak hingga minyak minyak lain yang
dipercaya memiliki khasiat penyembuhan. Pemilik toko menyambut baik penawaran
penjualan barang melalui Kedai Lelang UMKM. Penggalian potensi ini juga
dimanfaatkan oleh Pelelang KPKNL Palangka Raya untuk memaparkan terkait bea lelang yang tergolong sangat
rendah yaitu 1,5% untuk penjual dan 2% untuk pembeli sesuai Peraturan
Pemerintah Nomor 62 tahun 2020. Lelang Sukarela ini diharapkan dapat
memaksimalkan harga penjualan barang yang ditawarkan oleh para pelaku usaha.
Penggalian
potensi lelang diakhiri dengan bincang- bincang dengan pengusaha rumahan yang
sudah puluhan tahun menggeluti usaha oleh- oleh khas Palangka Raya mulai dari
yang berbahan dasar Kalakai hingga bahan baku lain khas Kalimantan Tengah.
Kalakai merupakan tanaman jenis pakis atau paku-pakuan yang banyak ditemui di
hutan Kalimantan. Tanaman ini banyak memiliki manfaat seperti meredakan diare
menambah darah, dan diyakini bisa menjadikan awet muda. Ditangannya kalakai
diolah menjadi berbagai macam makanan mulai dari kripik, kue kering hingga
camilan lezat lainnya. Walau pandemi sempat membuat usahanya terhambat,
Willyane tetap bersemangat memajukan usaha yang telah dijalankannya selama
puluhan tahun. Diharapkan dengan adanya Kedai Lelang UMKM 2021 dapat menjadi
jembatan jalinan sinergi antara KPKNL Palangka Raya dengan UMKM, sehingga
kerjasama dalam Lelang Sukarela tetap terus terlaksana walau Kedai Lelang UMKM
2021 telah berakhir.
Foto Terkait Berita