DJKN Perkuat Orientasi Pelanggan, Pastikan Barang Lelang Terjamin Balik Nama dan Dikuasai Pembeli
Endang Sulistyowati
Selasa, 04 Agustus 2026 |
28 kali
KPKNL Padang - Kepala
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Riau, Sumatera Barat,
dan Kepulauan Riau (Riska) Jose Arif Lukito bersama Direktur Lelang DJKN Syukriah
memberikan pembinaan kepada seluruh jajaran Kantor Pelayanan Kekayaan Negara
dan Lelang (KPKNL) Padang.
Pertemuan berlangsung di Aula
Rancak KPKNL Padang, Kamis (30/7/2026) pukul 14.00 WIB. Hadir Kepala KPKNL
Padang Ahmad Rustandi beserta pejabat pengawas, pejabat fungsional, pelaksana,
dan tenaga PPNPN. Total jajaran KPKNL Padang saat ini 42 personel, terdiri dari
28 ASN, 12 PPNPN dan 2 tenaga kebersihan.
Dari NKO hingga Etalase
Layanan
Dalam arahannya, Kakanwil DJKN
Riska, Jose Arif Lukito mengapresiasi capaian Nilai Kinerja Organisasi (NKO) yang
stabil. Namun, ia mengingatkan, kesempurnaan kerja justru ditentukan oleh
hal-hal kecil.
"Yang wajib-wajib sudah bisa
kita kerjakan. Sekarang yang sunnah. Yang kecil-kecil," ujarnya.
Yang dimaksud antara lain
kerapian berpakaian, keramahan layanan, kebaruan informasi di etalase depan
kantor, hingga ketelitian surat dinas agar tidak ada salah ketik atau
inkonsistensi sapaan.
"Orang melihat kedisiplinan
itu kalau yang kecil saja sudah disiplin, apalagi yang besar. NKO itu tidak
kelihatan oleh orang luar, tapi yang dilihat pertama adalah sikap kita,"
tuturnya.
Dukungan Menteri dan Orientasi
Pelanggan
Sementara itu, Direktur Lelang
DJKN Syukriah menyampaikan bahwa lelang mendapat dukungan penuh dari Menteri
Keuangan. Menteri Keuangan memberikan tantangan kepada DJKN untuk membangun
sistem lelang yang modern, mudah, cepat, dan aman seperti lokapasar daring
terkemuka.
Syukriah menyebut, arah kebijakan
lelang ke depan akan difokuskan pada prinsip clear and clean, berorientasi
pada pelanggan, sehingga barang yang dilelang terjamin dapat dibalik nama dan
dikuasai oleh Pembeli Lelang. Syukriah juga meluruskan stigma perkara lelang
yang selama ini mendominasi perkara di DJKN. Menurutnya, hampir 99 persen
perkara bukan pada substansi Lelang melainkan pada aspek pra-lelang.
Menutup pembinaan, Syukriah
mengingatkan jajaran untuk selalu bersyukur dan menampilkan wajah terbaik
Kementerian Keuangan dalam setiap pelayanan.
Foto Terkait Berita