Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita KPKNL Padang
KPKNL Padang Tingkatkan Kompetensi Pegawai melalui Pelatihan Bahasa Isyarat untuk Wujudkan Layanan Inklusif

KPKNL Padang Tingkatkan Kompetensi Pegawai melalui Pelatihan Bahasa Isyarat untuk Wujudkan Layanan Inklusif

Endang Sulistyowati
Rabu, 15 Juli 2026 |   90 kali

Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik yang ramah bagi kelompok rentan, KPKNL Padang bekerja sama dengan Yayasan Rumah Inklusi Padang menyelenggarakan Sosialisasi Bahasa Isyarat Dasar bagi seluruh pegawai pada Rabu (15/7) di Aula KPKNL Padang. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat sekaligus mendukung pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2026.

Pelatihan tersebut diikuti oleh seluruh pegawai dan PPNPN KPKNL Padang, termasuk petugas Pelayanan Terpadu (Front Office), petugas keamanan, serta tenaga pengemudi yang menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, KPKNL Padang membekali seluruh personel dengan pemahaman dasar bahasa isyarat sebagai bentuk kesiapan sumber daya manusia (SDM) dalam memberikan layanan yang mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, khususnya teman tuli.

Kepala KPKNL Padang, Ahmad Rustandi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peningkatan kualitas pelayanan tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan sarana dan prasarana yang ramah disabilitas, tetapi juga harus diimbangi dengan kesiapan SDM. Menurutnya, kemampuan dasar berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat menjadi salah satu kompetensi penting bagi petugas pelayanan agar mampu memberikan pelayanan yang setara, inklusif, dan tanpa diskriminasi.

"Kami berharap seluruh pegawai setidaknya memahami dasar-dasar bahasa isyarat sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Ke depan, pembelajaran ini diharapkan dapat terus dikembangkan hingga tingkat yang lebih mahir," ujar Ahmad Rustandi.

Sebagai narasumber, Ketua Yayasan Rumah Inklusi Padang, Pak Danil menyampaikan apresiasi atas komitmen KPKNL Padang dalam meningkatkan aksesibilitas pelayanan publik bagi penyandang disabilitas. Menurutnya, perhatian terhadap akses komunikasi bagi teman tuli masih menjadi tantangan di berbagai instansi pemerintah meskipun penyediaan akses fisik bagi penyandang disabilitas telah mengalami banyak perkembangan.

Ia menjelaskan bahwa keterbatasan akses komunikasi sering menjadi kendala bagi teman tuli dalam memperoleh berbagai layanan publik, mulai dari pengurusan administrasi hingga pemenuhan hak-hak dasar lainnya. Oleh karena itu, keberadaan petugas yang memahami bahasa isyarat maupun Juru Bahasa Isyarat (JBI) menjadi kebutuhan penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang inklusif.

Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya tersebut, Yayasan Rumah Inklusi Padang menyatakan kesiapannya untuk mendampingi instansi pemerintah melalui penyediaan tenaga pengajar bahasa isyarat secara berkelanjutan. Dengan pelatihan yang dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan, kemampuan dasar bahasa isyarat diharapkan dapat dimiliki oleh para petugas pelayanan sehingga hambatan komunikasi antara penyedia layanan dan masyarakat dapat diminimalkan.

Selain penyampaian materi mengenai pentingnya layanan inklusif, peserta juga memperoleh pengenalan mengenai Rumah Inklusi Padang, dasar-dasar bahasa isyarat, serta masukan terkait penyediaan sarana dan prasarana yang mendukung pelayanan bagi kelompok rentan. Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui praktik langsung penggunaan bahasa isyarat dalam situasi pelayanan publik.

Melalui kegiatan ini, KPKNL Padang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang profesional, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Sinergi dengan Yayasan Rumah Inklusi Padang diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun budaya pelayanan yang lebih ramah terhadap penyandang disabilitas sekaligus menjadi contoh penerapan pelayanan publik yang setara di lingkungan Kementerian Keuangan.

Foto Terkait Berita

Floating Icon