Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita KPKNL Padang
Project Monitoring Infrastruktur  Tol Padang – Sicincin (Proyek Strategis Nasional di Sumbar)

Project Monitoring Infrastruktur Tol Padang – Sicincin (Proyek Strategis Nasional di Sumbar)

Darmansyah
Jum'at, 08 September 2023 |   1313 kali

            Salah satu faktor yang menunjang dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia adalah dengan menyediakan dan mengembangkan infrastruktur. Pembangunan Infrastruktur sebagai penggerak roda perekonomian menjadi hal yang utama dan krusial karena infrastruktur merupakan prasarana  yang akan menentukan bagaimana perekonomian negara dapat berjalan dan akhirnya akan berpengaruh kepada kesejahteraan masyarakat, ketika infrastruktur suatu negara lemah maka perekonomian suatu negara akan berjalan dengan tidak efisien.

                Proyek Strategi Nasional antara lain terkait akses jalan, bendungan dan irigrasi, Kawasan, perkebunan, kereta api, energi, Pelabuhan, air bersih dan sanitasi, bandar udara, pariwisata, perumahan, Pendidikan, tanggul pantai dan teknologi.  Salah satu proyek Strategi nasional yang ada di Sumatera Barat adalah Proyek Jalan Tol Ruas Padang – Sicincin yang merupakan satu seksi dari jalan tol Padang – Pekanbaru. Pembangunan jalan tol Padang-Pekanbaru dibagi menjadi enam seksi, yang akan menghubungkan konektivitas provinsi Sumatra Barat dan Riau dengan total panjang 254 kilometer.

Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) pada hari Kamis (07/09) didampingi oleh Kepala KPKNL Padang, Ahid Iwanudin menyelenggarakan kegiatan Project Monitoring Infrastruktur Tol Padang – Sicincin. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka evaluasi dan monitoring manfaat yang bergulir dari dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk pembangunan infrastruktur, khususnya jalan tol wilayah Padang-Pekanbaru, yang merupakan koridor penghubung jaringan Jalan Tol Trans Sumatra. Menurut Sri Hastuti Hardiningsih, Project Director Proyek Tol Ruas Padang – Sicincin PT. Hutama Karya perkembangan pengadaan lahan jalan tol Seksi Padang-Sicincin dengan panjang mencapai 36,6 km sudah mencapai 90.07 persen dengan konstruksi telah mengalami kemajuan hingga 35.76 persen dengan target penyelesaian di Tahun 2024.

Pembangunan jalan tol yang ditargetkan rampung pada akhir 2024 mendatang itu juga mendapatkan dukungan penuh oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

 “Akselerasi progres pengadaan lahan khususnya di jalan tol Seksi Padang-Sicincin dilakukan dengan sejumlah strategi seperti berkoordinasi dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah, Kantor Wilayah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) sebagai Panitia Pengadaan Tanah (P2T), dan Tim Percepatan yang diketuai oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, serta stakeholder lainya terkait dengan percepatan pengadaan tanah di lokasi-lokasi prioritas untuk dikerjakan,” masih terdapat beberapa kendala yang dihadapi dalam progress penyelesaian pengerjaan Jalan Tol tersebut antara lain Proses pembebasan lahan yang terkait dengan tanah ulayat dan struktur tanah.

                Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) sebagai Badan Layanan Umum (BLU) dibawah binaan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) merupakan salah satu Lembaga pemerintah yang terlibat langsung dalam penyelenggaraan percepatan penyediaan infrastruktur PSN tersebut. LMAN adalah bagian dari konsolidasi fiskal yang saat ini menjadi prioritas pemerintah. LMAN adalah bagian dari mesin besar Republik Indonesia dalam konteks laporan keuangan, pembangunan infrastruktur yang sifatnya strategis dan juga banyak hal terkait aset negara. LMAN dinilai berperan penting dalam penyediaan lahan bagi percepatan pembangunan infrastruktur Proyek Strategis Nasional (PSN), karena ketersediaan lahan merupakan salah satu kunci agar pembangunan dapat terlaksana

(Teks/Foto : Guziarie Zul. S.H)

Foto Terkait Berita

Floating Icon