PENTINGNYA MENJAGA MENTAL HEALTH di TEMPAT KERJA
Muchtar Nurwahidzain
Kamis, 08 Mei 2025 |
2986 kali
Mental Health (Kesehatan mental) pegawai sangat penting di lingkungan kerja karena akan berdampak pada peningkatan produktivitas pegawai dan meningkatkan kualitas hidup pegawai.
Menurut data World Health Organization (WHO), gangguan Kesehatan mental seperti depresi dan kecemasan menyebabkan hilangnya produktivitas global hingga 1 Triliun dollar As setiap tahunnya. Di Indonesia, survey dari Kementerian Kesehatan mengungkapan bahwa 6% karyawan mengalami gejala depresi terkait tekanan kerja. Karyawan yang memiliki kondisi mental yang sehat cenderung lebih produktif, kreatif dan puas dengan pekerjaan mereka. Namun, kesehatan mental sering kali diabaikan, yang menyebabkan penurunan produktivitas, dan kualitas hidup secara keseluruhan.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kesehatan Mental di Lingkungan Kerja
Kesehatan mental di lingkungan kerja dipengaruhi oleh berbagai faktor yang dapat menimbulkan stres dan memengaruhi kesejahteraan pekerja. Beberapa faktor utama yang berperan dalam Kesehatan mental di lingkungan kerja, antara lain:
a. Beban Kerja yang Berlebihan
Beban kerja yang terlalu berat atau berlebihan sering kali menjadi penyebab utama stress di tempat kerja. Ketika pekerja terus-menerus diberikan tugas yang melampaui kapasitas mereka tanpa waktu yang cukup untuk menyelesaikannya. Hal ini akan menimbulkan tekanan berkelanjutan dan burnout.
b. Ketidakseimbangan Pekerjaan dan Kehidupan Pribadi yang Buruk
Ketidakseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi sering menyebabkan pekerja kehilangan waktu untuk diri sendiri dan keluarga, yang mengarah pada kelelahan fisik dan mental.
c. Lingkungan Kerja yang Tidak Kondusif
Lingkungan kerja yang buruk, seperti suasana yang penuh tekanan, interaksi sosial yang tidak mendukung, atau kurangnya fasilitas fisik yang memadai, dapat memicu stress dan gangguan Kesehatan mental.
d. Budaya Kerja yang Tidak Sehat
Budaya perusahaan yang mendorong kompetisi berlebihan atau penuh dengan tekanan dan tuntutan berlebihan dapat menggangu kesejahteraan mental.
e. Diskriminasi dan Ketidakadilan
Dikriminasi, ketidakadilan, atau pelakuan yang tidak setara dalam lingkungan kerja dapat meningkatkan tekanan psikologis dan merusak Kesehatan mental pekerja. Perlakuan yang tidak adil menyebabkan rasa rendah diri dan stress berkepanjangan.
f. Kurangnya Penghargaan atau Apresiasi
Pekerja yang merasa tidak dihargai seringkali mengalami rendah diri, pada akhirnya dapat berujung pada burnout dan gangguan mental. Penghargaan yang cukup, sangat penting untuk menjaga semangat dan motivasi pekerja.
Beberapa Cara Menjaga Agar Menjaga Kesehatan Mental di Lingkungan Kerja
Berikut ini ada beberapa cara menjaga kesehatan mental di lingkungan kerja, antara lain:
a. Luangkan Waktu Istirahat
Beristirahat dapat sangat membantu menjaga Kesehatan mental di lingkungan kerja. Cobalah untuk mengambil jeda beberapa menit dari tugas yang sedang kita kerjakan. Selain itu, pekerja juga bisa memanfaatkan waktu akhir pekan untuk beristirahat dan menyegarkan pikiran. Memberikan dirimu waktu untuk diri sendiri adalah Langkah penting dalam mengelola stress. Jika stress mulai terasa tidak tertahankan, jangan ragu untuk mengambil cuti bila perlu atau segera menghubungi psikolog atau psikiater.
b. Bangun Hubungan yang Baik dengan Rekan Kerja
Membangun hubungan yang baik dengan rekan kerja dapat sangat berpengaruh pada kesehatan mental di tempat kerja. Terhubung dengan orang-orang di sekitar kamu tidak hanya membantumu mendapatkan koneksi profesional, tetapi juga dapat membuat suasana kerja menjadi lebih menyenangkan. Cobalah untuk menyapa rekan kerja dan saling mendukung satu sama lain di tempat kerja. Selain itu, kamu juga mungkin bisa mencari kesamaan dengan rekan kerja, misalnya terkait dengan hobi atau hal yang disenangi.
c. Jangan Membandingkan Diri
Dalam lingkungan kerja, sering kali kita membandingkan diri dengan rekan kerja terkait perjalanan karier dan pencapaian. Hal ini dapat menimbulkan rasa rendah diri dan ketidakbahagiaan. Sebuah penelitian di Inggris menunjukkan, hampir setengah dari karyawan merasa kesehatan mental mereka terganggu akibat membandingkan diri dengan rekan kerja. Nah, hindarilah kebiasaan tersebut untuk menghindari munculnya perasaan negatif yang bisa memengaruhi kesehatan mental. Sebaiknya, fokuskan perhatian pada perkembangan diri sendiri dan tujuan yang ingin kamu capai.
d. Komunikasikan dengan Atasan
Untuk menjaga kesehatan mental di tempat kerja, penting untuk mengidentifikasi apa yang menyebabkan stres dan apa solusi yang sesuai. Setelah mengetahui faktor-faktor tersebut, bicarakan dengan atasan atau pihak terkait di perusahaan. Misalnya, jika beban kerja berlebihan menjadi masalah, coba diskusikan dengan manajer dan coba tetapkan target yang realistis. Contoh lain, apabila kamu mengalami diskriminasi di tempat kerja, jangan ragu pula untuk melaporkannya. Pihak perusahaan mungkin dapat melakukan perubahan untuk membantu mengatasi masalah yang kamu hadapi dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih suportif.
e. Mengikuti Pelatihan Manajemen Stres
Mengikuti pelatihan untuk mengelola stres dan kecemasan, termasuk teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, dan mindfulness.
DAFTAR PUSTAKA
1. https://mum.id/news/memahami-kesehatan-mental-di-dunia-kerja
2. https://garudamart.com/kesehatan-mental-di-tempat-kerja/
3. https://prodiaohi.co.id/pentingnya-kesehatan-mental-di-lingkungan-kerja
| Disclaimer |
|---|
| Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja. |