Mengenal Pedagogi, Konsep Pembelajaran Untuk Anak-anak
Muchtar Nurwahidzain
Kamis, 31 Oktober 2024 |
358 kali
Kementerian Keuangan Republik Indonesia, sebagai salah satu lembaga pemerintah yang berperan penting dalam menjaga negeri, memahami betul pentingnya pendidikan bagi generasi muda. Kementerian Keuangan juga ingin memberikan kontribusi langsung pada bidang pendidikan dengan mengajarkan peran, tugas, dan fungsi Kementerian Keuangan serta literasi keuangan kepada siswa SD, SMP, SMA sederajat. Hal ini dilaksanakan dalam “Hari Mengajar” pada Kemenkeu Mengajar.
Selain materi yang telah disediakan oleh panitia, dalam mengajar ada ilmu yang perlu dipelajari dan diterapkan ketika “Hari Mengajar” oleh pengajar, ada pendekatan pembelajaran yang menjadi acuan dalam penyelenggaran pembelajaran, yaitu Pedagogi. Kata Pedagogi sendiri berasal dari bahasa Yunani, paidos yang berarti anak dan agogo yang berarti memimpin, sehingga secara harfiah pedagogi berarti memimpin anak.
Dilihat dari ketergantungan peserta, pada pedagogi peserta didik sangat tergantung pada guru dalam pelaksanaan proses belajar, sehingga pengajar harus memberikan performa terbaik Ketika berada di kelas, mula dari gaya bahasa, penampilan, suara yang jelas, tulisan yang rapi dan penyampaian meteri yang dapat dimengerti siswa. Dilihat dari peran pengajar diharapkan menguasai materi, karena kelas yang ribut, tidak disiplin, berisik dan sebagainya, salah satunya terjadi karena pengajar kurang menguasai materi, sehingga siswa menjadi menyepelekan, tidak serius dan tidak fokus.
Selain itu, pengajar juga perlu memahami karakteristik siswa yang diajar, saat ini siswa SD hingga SMA diisi oleh generasi Z dan generasi alpha yang bisa juga dibilang generasi digital, yang mempunya ciri khas keterampilan multitasking, koneksi yang kuat dengan internet, dan preferensi terhadap pembelajaran melalui teknologi. Ini menunjukkan pentingnya pendidikan yang disesuaikan dengan karakteristik khusus dari masing-masing generasi ini agar pembelajaran dapat lebih efektif dan relevan.
| Disclaimer |
|---|
| Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja. |