KPKNL Metro
Artikel DJKN

MASJID TAQWA, Sang Ikon Kota Metro

Jum'at, 28 Juni 2019   |   0 kali

Metro – Setiap kota di Indonesia pasti memiliki bangunan atau tempat yang menjadi ikon dari kota tersebut. Seperti Monumen Nasional yang menjadi ikon kota Jakarta, Tugu Golong Gilig atau Tugu Yogyakarta yang menjadi ikon Kota Yogyakarta dan Jembatan Ampera yang merupakan ikon Kota Palembang. Kota Metro juga memiliki ikon yang menjadi kebanggaan bagi warganya yaitu Masjid Taqwa. Masjid ini terletak di Jl. Letjend Alamsyah Ratu Prawiranegara No. 1, Imopuro, Metro Pusat, Kota Metro atau berada di tengah Kota Metro dan bersebelahan dengan taman kota yaitu Taman Merdeka.

Masjid Taqwa berdiri sejak 21 Juli 1967 dan diresmikan pada 23 Mei 1969 oleh Menteri Agama KH. A. Dahlan. Lalu pada tanggal 27 Januari 2004, H.A. Sajoeti selaku Ketua Yayasan Dakwah dan Pemeliharaan Masjid Taqwa Metro, menyerahkan pemeliharaan Masjid Taqwa kepada Pemerintah Kota Metro. Pada bulan Maret 2013, Pemerintah Kota Metro melakukan renovasi terhadap bangunan Masjid Taqwa. Proses renovasi ini berjalan selama 2 (dua) tahun dan diresmikan kembali pada tanggal 9 Mei 2015 oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

Setelah melalui proses renovasi, kini Masjid Taqwa masuk kedalam kategori masjid termegah di Lampung. Menara masjid yang tinggi menjulang berdampingan dengan kubah masjid yang begitu kokoh memberikan kesan megah bagi yang melihatnya. Untuk arsitektur bagian dalam masjid, atap masjid dilukis menyerupai bentuk bunga dengan paduan warna yang indah dan dinding bagian barat masjid terdapat kaligrafi bertuliskan lafadz Allah SWT. dan Nabi Muhammad SAW.. Pada bagian luar masjid, terdapat lampu dengan lafadz Asmaul Husna yang mengelilingi masjid sekaligus taman merdeka. Untuk luas masjid, masih sama dengan luas bangunan lama yakni 45x45 meter, hanya saja kini masjid Taqwa memiliki bangunan dengan dua lantai dan mampu menampung  kurang lebih 2000 jamaah.

Sebagai ikon Kota Metro, Masjid Taqwa selalu ramai dikunjungi oleh para wisatawan ataupun warga domestik. Terutama pada saat bulan ramadhan, jumlah jamaah yang datang sangat meningkat. Kegiatan yang dilaksanakan pun cukup beragam, mulai dari sholat taraweh, buka puasa bersama, khataman Al-Qur’an, Tabligh akbar, dan I’tikaf pada 10 (sepuluh) malam terakhir. Dengan beragamnya kegiatan tersebut, secara tidak langsung telah menyatukan umat islam yang dapat meningkatkan tali persaudaraan. (Teks/Gambar: Nida Tamami)


Disclaimer
Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja.
Foto Terkait Artikel
Pengumuman
Kontak
Jl A.H Nasution Nomor 116 Kota Metro
(0725) 48803
(0725) 48843
kpknlmetro@kemenkeu.go.id