Sinergi Pengelolaan BPHTB, KPKNL Manado Turut Dorong Peningkatan PAD Kota Bitung
Bhrama Ullul Azmi
Kamis, 16 April 2026 |
21 kali
Bitung (15/04), Hisar Manurung
selaku Pelelang Muda dan Piter selaku Pelelang Pertama dari KPKNL Manado
menghadiri kegiatan Rapat Kerja Bersama Pengelolaan Bea Perolehan Hak atas
Tanah dan Bangunan (BPHTB) Kota Bitung. Kegiatan ini diinisiasi oleh Badan
Pendapatan Daerah Kota Bitung dan dilaksanakan di Ruang Rapat Bapenda Kota
Bitung. Rapat tersebut turut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan
strategis, antara lain Kepala Kantor Pertanahan Kota Bitung, Pejabat Pembuat
Akta Tanah (PPAT), perwakilan Real Estat Indonesia, serta perwakilan dari
sektor perbankan.
Kegiatan rapat dibuka oleh Kepala
Bapenda Kota Bitung, Theo Rorong. Dalam sambutan pembukanya, Theo menyampaikan
apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi
dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kota Bitung, khususnya dari sektor
BPHTB. Ia mengungkapkan bahwa realisasi Pajak Daerah Kota Bitung pada tahun
2025 mengalami peningkatan signifikan, yakni hampir mencapai 150 persen
dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Capaian tersebut dinilai sebagai hasil
dari sinergi dan kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah dengan para
pemangku kepentingan terkait.
Selain itu, Theo juga memaparkan
salah satu program unggulan yang tengah dijalankan oleh Bapenda Kota Bitung,
yaitu program pembebasan BPHTB bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Program ini merupakan bentuk keberpihakan pemerintah daerah dalam mendorong
kepemilikan hunian yang layak bagi masyarakat. Hingga periode Triwulan I tahun
2026, tercatat sebanyak 37 permohonan telah disetujui dengan total nilai BPHTB
yang dibebaskan mencapai Rp172.050.000. Kebijakan ini diharapkan dapat
memberikan kemudahan akses bagi masyarakat dalam memperoleh hak atas tanah dan
bangunan.
Rapat kemudian dilanjutkan dengan
paparan dari Kepala Kantor Pertanahan Kota Bitung, Steven O.K. Wowor. Dalam
penyampaiannya, Steven memberikan apresiasi terhadap implementasi program
pembebasan BPHTB bagi MBR yang dinilai telah berjalan dengan baik. Ia juga
mengusulkan agar kebijakan tersebut dapat diperluas cakupannya, termasuk bagi
masyarakat yang mengikuti program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap. Program
PTSL sendiri merupakan salah satu program strategis pemerintah pusat dalam
rangka percepatan reforma agraria dan legalisasi aset, yang bertujuan
memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah serta mengurangi potensi
sengketa pertanahan.
Lebih lanjut, Steven juga
memberikan masukan terkait dasar pengenaan BPHTB. Ia menyarankan agar
pemerintah daerah tidak hanya mengacu pada Nilai Jual Objek Pajak (NJOP),
tetapi juga mulai memanfaatkan Zona Nilai Tanah (ZNT) sebagai acuan. Hal ini
dikarenakan data ZNT diperbarui secara berkala setiap tahun, sehingga dinilai
lebih mencerminkan kondisi nilai pasar yang aktual.
Dalam rapat kerja bersama
tersebut, data Bapenda Kota Bitung juga menunjukkan bahwa KPKNL Manado turut
memberikan kontribusi terhadap PAD Kota Bitung sebesar Rp176.507.750 pada
periode Triwulan I tahun 2026. Kontribusi tersebut berasal dari pelaksanaan
lelang, khususnya lelang eksekusi perbankan. Hal ini mencerminkan bahwa
penyelesaian kredit bermasalah tidak hanya berdampak pada pemulihan aset oleh
kreditur, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang lebih luas.
Kontribusi KPKNL terhadap PAD
yang bersumber dari lelang eksekusi perbankan mencerminkan adanya multiplier
effect, yakni pemulihan aset oleh kreditur sekaligus peningkatan penerimaan
daerah. Melalui mekanisme lelang yang terbuka, transparan, dan berorientasi
pada harga pasar, aset yang sebelumnya tidak produktif dapat dialihkan kepada
pihak yang lebih optimal dalam pemanfaatannya. Dengan demikian, pelaksanaan
lelang tidak hanya berfungsi sebagai instrumen penegakan hak kreditur, tetapi
juga berkontribusi nyata dalam mendorong aktivitas ekonomi serta memperkuat
kapasitas fiskal daerah.
Melalui rapat kerja ini,
diharapkan sinergi antarinstansi dan para pemangku kepentingan dapat terus
ditingkatkan guna mengoptimalkan potensi penerimaan daerah, khususnya dari
sektor BPHTB, serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan di Kota Bitung.
Foto Terkait Berita