A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: XXXXX(/var/lib/php/sessions/ci_sessions_2022/portaldjkn_2022ah5ie6aom4jqgkkfbnto0001tb1ibtka): failed to open stream: No space left on device

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 176

Backtrace:

File: /home/piesa/webdjkn/application/controllers/Unit_kerja.php
Line: 8
Function: __construct

File: /home/piesa/webdjkn/index.php
Line: 326
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: XXXXXXXXXXXXX(): Failed to read session data: user (path: /var/lib/php/sessions/ci_sessions_2022)

Filename: Session/Session.php

Line Number: 143

Backtrace:

File: /home/piesa/webdjkn/application/controllers/Unit_kerja.php
Line: 8
Function: __construct

File: /home/piesa/webdjkn/index.php
Line: 326
Function: require_once

Website DJKN
  Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita KPKNL Manado
Perkuat Sinergi Pengelolaan BMN, KPKNL Manado Lakukan Koordinasi dengan Satuan Kerja di Minahasa Utara

Perkuat Sinergi Pengelolaan BMN, KPKNL Manado Lakukan Koordinasi dengan Satuan Kerja di Minahasa Utara

Bhrama Ullul Azmi
Selasa, 10 Maret 2026 |   29 kali

Minahasa Utara – Pada minggu pertama bulan Maret 2026, Tim Pengelolaan Kekayaan Negara (PKN) dari KPKNL Manado melaksanakan kegiatan koordinasi dengan sejumlah satuan kerja di wilayah Kabupaten Minahasa Utara. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat komunikasi, pembinaan, serta memastikan pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Tim yang dipimpin oleh Kepala Seksi Pengelolaan Kekayaan Negara, Akhmad Mabarun, mengunjungi dua satuan kerja, yaitu Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sulawesi Utara dan Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Sulawesi Utara.

Pada hari Rabu, Tim PKN melaksanakan koordinasi secara langsung dengan BPJN Sulawesi Utara. Rombongan disambut oleh Kepala BPJN Sulawesi Utara, Handiyana, beserta jajaran. Pertemuan berlangsung dalam suasana diskusi yang konstruktif dengan membahas sejumlah isu strategis terkait pengelolaan BMN pada satuan kerja tersebut.

Salah satu topik utama yang dibahas adalah permohonan penghapusan BMN berupa alat berat milik BPJN Sulawesi Utara. Alat berat tersebut direncanakan untuk dimanfaatkan sebagai terumbu karang buatan (artificial reef) melalui proses penenggelaman di laut. Inisiatif ini merupakan bentuk pemanfaatan alternatif atas BMN yang sudah tidak lagi digunakan untuk mendukung tugas dan fungsi satuan kerja, namun masih memiliki potensi manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

Keberadaan terumbu karang buatan diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap ekosistem laut. Struktur alat berat yang ditenggelamkan dapat menjadi habitat baru bagi berbagai biota laut, sekaligus berfungsi sebagai tempat pemijahan dan pembesaran ikan. Dengan demikian, keberadaan artificial reef tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan populasi ikan serta mendukung keberlanjutan sumber daya laut di wilayah perairan sekitar. Selain itu, kawasan tersebut juga berpotensi dikembangkan sebagai lokasi wisata selam (diving spot) yang dapat memberikan nilai tambah bagi sektor pariwisata daerah.

Selain membahas rencana penghapusan BMN, Tim PKN juga melakukan diskusi terkait pemanfaatan BMN yang berada di ruang milik jalan (rumija) pada ruas jalan nasional yang dikelola oleh BPJN Sulawesi Utara. Pembahasan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pemanfaatan ruang milik jalan dilakukan secara tertib administrasi dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, sehingga dapat memberikan manfaat optimal tanpa mengganggu fungsi utama infrastruktur jalan.

Pada kesempatan tersebut, Handiyana juga menyampaikan permohonan dukungan kepada KPKNL Manado terkait rencana pelaksanaan lelang atas sejumlah BMN yang telah memperoleh persetujuan penjualan. BMN yang direncanakan untuk dilelang terdiri dari kendaraan roda empat dan kendaraan roda dua yang sudah tidak lagi digunakan secara optimal dalam kegiatan operasional satuan kerja. Melalui proses lelang yang dilaksanakan oleh KPKNL Manado, diharapkan proses penjualan aset tersebut dapat berjalan secara transparan, akuntabel, dan memberikan kontribusi terhadap penerimaan negara.

Kegiatan koordinasi kemudian dilanjutkan pada hari Jumat dengan kunjungan ke satuan kerja Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Sulawesi Utara, khususnya di Kebun Percobaan Pandu. Tim PKN disambut oleh Kepala Kebun Percobaan Pandu, Dintje Kantohe, yang turut mendampingi kegiatan diskusi dan peninjauan lapangan.

Dalam kunjungan tersebut, Tim PKN bersama pihak BRMP Sulawesi Utara membahas pelaksanaan evaluasi kinerja BMN atau yang dikenal sebagai portofolio aset. Evaluasi ini merupakan bagian penting dari proses pengelolaan BMN, khususnya dalam rangka menilai tingkat pemanfaatan, kondisi fisik, serta kinerja aset yang dimiliki oleh satuan kerja.

Sebagai bagian dari kegiatan evaluasi tersebut, Dintje Kantohe mengajak Tim PKN untuk meninjau langsung sejumlah BMN yang berada di area Kebun Percobaan Pandu. Dalam peninjauan tersebut, ia menjelaskan kondisi terkini dari aset-aset yang digunakan untuk mendukung kegiatan penelitian dan pengembangan di bidang pertanian. Melalui pengamatan langsung di lapangan, Tim PKN dapat memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai pemanfaatan serta kondisi aktual BMN yang ada.

Evaluasi kinerja BMN merupakan salah satu instrumen penting bagi pengelola aset negara dalam menjalankan fungsi pengawasan dan pengendalian (wasdal). Melalui kegiatan ini, pengelola dapat memastikan bahwa setiap aset negara dimanfaatkan secara optimal, terpelihara dengan baik, serta mampu mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi satuan kerja secara efektif.

Kegiatan koordinasi yang dilaksanakan secara langsung dengan satuan kerja ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat sinergi antara KPKNL Manado dengan para pengguna barang di wilayah kerjanya. Melalui komunikasi yang intensif dan koordinasi yang baik, berbagai permasalahan terkait pengelolaan BMN dapat dibahas dan diselesaikan secara lebih efektif.

Dengan terjalinnya kolaborasi yang semakin erat antara KPKNL Manado dan satuan kerja, diharapkan pengelolaan Barang Milik Negara dapat terus ditingkatkan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Pada akhirnya, pengelolaan aset negara yang optimal tidak hanya mendukung kinerja instansi pemerintah, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi pembangunan serta kesejahteraan masyarakat.

Foto Terkait Berita

Floating Icon