Severity: Warning
Message: XXXXX(/var/lib/php/sessions/ci_sessions_2022/portaldjkn_2022ah5ie6aom4jqgkkfbnto0001tb1ibtka): failed to open stream: No space left on device
Filename: drivers/Session_files_driver.php
Line Number: 176
Backtrace:
File: /home/piesa/webdjkn/application/controllers/Unit_kerja.php
Line: 8
Function: __construct
File: /home/piesa/webdjkn/index.php
Line: 326
Function: require_once
Severity: Warning
Message: XXXXXXXXXXXXX(): Failed to read session data: user (path: /var/lib/php/sessions/ci_sessions_2022)
Filename: Session/Session.php
Line Number: 143
Backtrace:
File: /home/piesa/webdjkn/application/controllers/Unit_kerja.php
Line: 8
Function: __construct
File: /home/piesa/webdjkn/index.php
Line: 326
Function: require_once
Perkuat Sinergi Pengelolaan BMN, KPKNL Manado Lakukan Koordinasi dengan Satuan Kerja di Minahasa Utara
Bhrama Ullul Azmi
Selasa, 10 Maret 2026 |
29 kali
Minahasa Utara – Pada
minggu pertama bulan Maret 2026, Tim Pengelolaan Kekayaan Negara (PKN) dari
KPKNL Manado melaksanakan kegiatan koordinasi dengan sejumlah satuan kerja di
wilayah Kabupaten Minahasa Utara. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat
komunikasi, pembinaan, serta memastikan pengelolaan Barang Milik Negara (BMN)
berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Tim yang dipimpin oleh Kepala
Seksi Pengelolaan Kekayaan Negara, Akhmad Mabarun, mengunjungi dua satuan
kerja, yaitu Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sulawesi Utara dan Balai Besar
Penerapan Modernisasi Pertanian Sulawesi Utara.
Pada hari Rabu, Tim
PKN melaksanakan koordinasi secara langsung dengan BPJN Sulawesi Utara.
Rombongan disambut oleh Kepala BPJN Sulawesi Utara, Handiyana, beserta jajaran.
Pertemuan berlangsung dalam suasana diskusi yang konstruktif dengan membahas
sejumlah isu strategis terkait pengelolaan BMN pada satuan kerja tersebut.
Salah satu topik utama
yang dibahas adalah permohonan penghapusan BMN berupa alat berat milik BPJN
Sulawesi Utara. Alat berat tersebut direncanakan untuk dimanfaatkan sebagai
terumbu karang buatan (artificial reef) melalui proses penenggelaman di
laut. Inisiatif ini merupakan bentuk pemanfaatan alternatif atas BMN yang sudah
tidak lagi digunakan untuk mendukung tugas dan fungsi satuan kerja, namun masih
memiliki potensi manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
Keberadaan terumbu
karang buatan diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap ekosistem
laut. Struktur alat berat yang ditenggelamkan dapat menjadi habitat baru bagi
berbagai biota laut, sekaligus berfungsi sebagai tempat pemijahan dan
pembesaran ikan. Dengan demikian, keberadaan artificial reef tersebut
diharapkan dapat membantu meningkatkan populasi ikan serta mendukung
keberlanjutan sumber daya laut di wilayah perairan sekitar. Selain itu, kawasan
tersebut juga berpotensi dikembangkan sebagai lokasi wisata selam (diving spot)
yang dapat memberikan nilai tambah bagi sektor pariwisata daerah.
Selain membahas
rencana penghapusan BMN, Tim PKN juga melakukan diskusi terkait pemanfaatan BMN
yang berada di ruang milik jalan (rumija) pada ruas jalan nasional yang
dikelola oleh BPJN Sulawesi Utara. Pembahasan ini bertujuan untuk memastikan
bahwa pemanfaatan ruang milik jalan dilakukan secara tertib administrasi dan
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, sehingga dapat memberikan
manfaat optimal tanpa mengganggu fungsi utama infrastruktur jalan.
Pada kesempatan
tersebut, Handiyana juga menyampaikan permohonan dukungan kepada KPKNL Manado
terkait rencana pelaksanaan lelang atas sejumlah BMN yang telah memperoleh
persetujuan penjualan. BMN yang direncanakan untuk dilelang terdiri dari
kendaraan roda empat dan kendaraan roda dua yang sudah tidak lagi digunakan
secara optimal dalam kegiatan operasional satuan kerja. Melalui proses lelang
yang dilaksanakan oleh KPKNL Manado, diharapkan proses penjualan aset tersebut
dapat berjalan secara transparan, akuntabel, dan memberikan kontribusi terhadap
penerimaan negara.
Kegiatan koordinasi
kemudian dilanjutkan pada hari Jumat dengan kunjungan ke satuan kerja Balai
Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Sulawesi Utara, khususnya di Kebun
Percobaan Pandu. Tim PKN disambut oleh Kepala Kebun Percobaan Pandu, Dintje
Kantohe, yang turut mendampingi kegiatan diskusi dan peninjauan lapangan.
Dalam kunjungan
tersebut, Tim PKN bersama pihak BRMP Sulawesi Utara membahas pelaksanaan
evaluasi kinerja BMN atau yang dikenal sebagai portofolio aset. Evaluasi ini
merupakan bagian penting dari proses pengelolaan BMN, khususnya dalam rangka
menilai tingkat pemanfaatan, kondisi fisik, serta kinerja aset yang dimiliki
oleh satuan kerja.
Sebagai bagian dari
kegiatan evaluasi tersebut, Dintje Kantohe mengajak Tim PKN untuk meninjau
langsung sejumlah BMN yang berada di area Kebun Percobaan Pandu. Dalam
peninjauan tersebut, ia menjelaskan kondisi terkini dari aset-aset yang
digunakan untuk mendukung kegiatan penelitian dan pengembangan di bidang
pertanian. Melalui pengamatan langsung di lapangan, Tim PKN dapat memperoleh
gambaran yang lebih komprehensif mengenai pemanfaatan serta kondisi aktual BMN
yang ada.
Evaluasi kinerja BMN
merupakan salah satu instrumen penting bagi pengelola aset negara dalam
menjalankan fungsi pengawasan dan pengendalian (wasdal). Melalui kegiatan ini,
pengelola dapat memastikan bahwa setiap aset negara dimanfaatkan secara
optimal, terpelihara dengan baik, serta mampu mendukung pelaksanaan tugas dan
fungsi satuan kerja secara efektif.
Kegiatan koordinasi
yang dilaksanakan secara langsung dengan satuan kerja ini menjadi bagian dari
upaya berkelanjutan untuk memperkuat sinergi antara KPKNL Manado dengan para
pengguna barang di wilayah kerjanya. Melalui komunikasi yang intensif dan koordinasi
yang baik, berbagai permasalahan terkait pengelolaan BMN dapat dibahas dan
diselesaikan secara lebih efektif.
Dengan terjalinnya
kolaborasi yang semakin erat antara KPKNL Manado dan satuan kerja, diharapkan
pengelolaan Barang Milik Negara dapat terus ditingkatkan secara profesional,
transparan, dan akuntabel. Pada akhirnya, pengelolaan aset negara yang optimal
tidak hanya mendukung kinerja instansi pemerintah, tetapi juga memberikan
manfaat yang lebih luas bagi pembangunan serta kesejahteraan masyarakat.
Foto Terkait Berita