Manado (09/05)— Dalam rangka optimalisasi pemanfaatan Barang
Milik Negara (BMN), Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL)
Manado telah menugaskan Tim Penilai untuk melaksanakan kegiatan survei lapangan
dalam rangka penilaian di Pelabuhan Perikanan Samudera Bitung. Tim tersebut
terdiri dari tiga pejabat fungsional penilai pemerintah (PFPP), yaitu Reydo
Kuswurniawan selaku Ketua Tim (PFPP Ahli Muda), serta Arifin dan Mohamad Fikri
Yulianto Biki yang masing-masing merupakan PFPP Ahli Pertama dan bertindak
sebagai anggota tim. Tim Penilai disambut langsung oleh Makkasau, A.Pi., M.Si
selaku Kepala Pelabuhan Perikanan Samudera Bitung sekaligus mengantarkan Tim
menuju ke lokasi objek penilaian.
Penilaian dilakukan terhadap 31 objek BMN berupa sebagian
tanah dan/atau bangunan yang berada di dalam komplek Pelabuhan Perikanan
Samudera Bitung. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk menentukan Nilai
Wajar atas Sewa sebagai dasar dalam proses pemanfaatan BMN dalam bentuk sewa.
Beragam objek yang dinilai tersebut diperuntukkan bagi berbagai kegiatan usaha
dan layanan, seperti tempat penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM), koperasi
pegawai, kantor asosiasi nelayan, kios, warung makan, toko alat perlengkapan
kapal, tempat penampungan dan pengolahan ikan, hingga pabrik es.
Opini Nilai Wajar atas Sewa yang nantinya diterbitkan oleh
Tim Penilai akan menjadi dasar pertimbangan bagi Seksi Pengelolaan Kekayaan
Negara dalam menetapkan surat persetujuan sewa atas BMN dimaksud. Kegiatan ini
merupakan bagian dari standar pelayanan terintegrasi yang dilaksanakan oleh
KPKNL Manado, khususnya dalam mendukung pelayanan persetujuan pemanfaatan BMN
secara profesional dan akuntabel.
Dengan dilaksanakannya kegiatan penilaian ini, diharapkan
pengelolaan aset negara di lingkungan Pelabuhan Perikanan Samudera Bitung dapat
berjalan lebih optimal. Selain itu, langkah ini juga bertujuan untuk
meningkatkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari sektor pemanfaatan aset
negara, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata terhadap keuangan negara dan
mendukung pembangunan nasional secara berkelanjutan.