Optimalkan Lelang, Kanwil DJKN Jawa Timur dan Kanwil BRI Kanwil Malang Gelar Rapat Koordinasi
N/A
Kamis, 27 April 2017 |
2308 kali
Malang - Kanwil DJKN Jawa Timur dan Kanwil BRI Malang menggelar
rapat koordinasi pada 20-21 April 2017 bertempat di Singhasari Resort Batu –
Malang.
Acara ini diselenggarakan dalam rangka optimalisasi pelaksanaan
lelang sekaligus bentuk apresiasi atas kerja sama lelang yang selama
ini telah terjalin baik.
Hadir dalam acara ini Kepala Kanwil BRI Malang beserta Pimpinan
Cabang BRI di Wilayah BRI Kanwil Malang, Kepala Kanwil DJKN Jawa
Timur, Kepala Bidang Lelang, Samsul Alam dan Kepala Bagian Umum Muriyanto, beserta Para Kepala KPKNL lingkup Kanwil DJKN Jawa Timur.
Dalam sambutannya Pimpinan Kanwil BRI
Malang, Busrul Iman menyampaikan indikasi tingginya
nilai Non Performing Loan (NPL) dan rendahnya tingkat
penyelesaian outstanding. Melalui kerjasama
yang baik dengan DJKN Kanwil
Jatim diharapkan dapat membantu mengatasi
permasalahan tersebut.
Selanjutnya, Kepala Divisi BRI Wilayah
Malang menyampaikan apresiasinya kepada jajaran Kanwil DJKN Jawa
Timur dan seluruh KPKNL di bawahnya serta seluruh Pimpinan Cabang dan AO NPL
atas capaian cemerlang 2016. Hasil kerja sama kedua institusi membukukan
capaian pokok lelang sebesar 18,5 miliar dan dampak lelang (yang berarti bahwa
Debitur melakukan pelunasan kredit setelah ditetapkannya jadwal lelang) sebesar
57 miliar.
Kepala Kanwil DJKN Jawa Timur, Etto Sunaryanto dalam kalimat
pembukanya menyampaikan bahwa saat ini lelang dalam kondisi Sun Rise dengan
adanya e-Auction, harga menjadi naik spektakuler. Dalam paparannya
disampaikan Efektivitas Lelang dengan memberikan penjelasan mendetail terkait apa saja yang harus dipersiapkan oleh pemohon
lelang agar pelaksanaan lelang bisa berjalan sukses dan efektif sesuai harapan.
Agar layanan lelang dapat lebih cepat, Etto minta agar berkas permohonan lelang yang diajukan disampaikan selengkap mungkin.
Disamping itu, Etto pun berharap melalui koordinasi ini, lelang tidak hanya
mengejar frekuensi tetapi juga kualitas lelang sehingga meminimalisasi adanya
lelang Tidak Ada Penawaran (TAP) dan meningkatkan jumlah barang yang laku
terjual. Disampaikannya pula kasus-kasus lelang yang sering mucul sebagai bahan
antisipasi dan mitigasi risiko oleh Pemohon Lelang diantaranya sengketa
mengenai penetapan nilai limit, sengketa mengenai dokumen barang jaminan,
jumlah hutang dan pemberitahuan Debitur yang tidak diketahui oleh yang
bersangkutan.
Etto kemudian berinteraksi
langsung dengan peserta yang sebagian besar adalah Pimpinan Cabang
dan Account Officer Non Perfoming Loan BRI yang
antusias mengajukan pertanyaan seputar pelayanan lelang pada sesi tersebut.
Pada kesempatannya, Pelaksana Harian Kepala KPKNL Malang Rofiq Manshur menyosialisasikan e-Auction. Ia menjelaskan langkah-langkah penggunaan aplikasi e-Auction dengan harapan Pimpinan Cabang BRI dan Account Officer NPL BRI dapat menjelaskan kepada peserta lelang yang bertanya ke BRI teknis pelaksanaan e-Auction. Paparan tersebut mendapat sambutan baik dari pimpinan BRI dan AO NPL BRI, ke depan, dijanjikan semua lelang BRI akan dilaksanakan secara online baik close bidding maupun open bidding.
Untuk menandai adanya komitmen bersama meningkatkan layanan lelang, dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman anatara Kepala Kanwil DJKN Jawa Timur Etto Sunaryanto dan Pemimpin Wilayah Malang
PT. Bank Rakyat Indonesia Busrul Iman. (Teks/Foto: Tim HI )
Foto Terkait Berita