Wilayah kerja KPKNL
Makassar terdiri dari satu kota dan sembilan kabupaten, yaitu: Kota Makassar,
Kabupaten Maros, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Kabupaten Gowa, Kabupaten
Takalar, Kabupaten Jeneponto, Kabupaten Bantaeng, Kabupaten Bulukumba, Kabupaten
Sinjai, dan Kabupaten Kepulauan Selayar. Total luas geografis wilayah kerja
KPKNL Makassar adalah 9.834,39 km2, dengan topografi
0-2.000 m dpl, yang terdiri dari daratan dan pulau-pulau. Total jumlah penduduk
dalam wilayah kerja KPKNL Makassar sekitar 4,4 juta jiwa.
Dari
sisi struktur ekonomi, selain Kota Makassar dengan dominasi di bidang
perdagangan, restoran, dan hotel, serta dari struktur industri serta jasa,
sembilan kabupaten lainnya dalam wilayah kerja KPKNL Makassar sebagian besar
adalah dari pertanian, perkebunan, dan perikanan.
Berwisata
dalam wilayah kerja KPKNL Makassar juga cukup bervariasi, mulai dari wisata
kuliner, wisata bahari dan pantai, wisata pegunungan, dan wisata budaya
serta heritage.
Beberapa tempat wisata ataupun hal menarik yang ada di Kota Makassar, misalnya Pantai Losari, Pulau Samalona, Benteng Fort Rotterdam, dan beberapa surga kuliner seperti Coto Makassar, Sop Konro, Pisang Ijo, Pisang Epe, Palumara, Pallubasa dan sebagainya.
Sedangkan
di Kab. Maros, di antaranya ada Taman Nasional Gunung Bulusaraung, Air Terjun
Bantimurung, Kampung Rammang-rammang yang terkenal dengan batu karst-nya.
Wisata menikmati hawa sejuk di ketinggian 1.500 dpl dapat juga dinikmati di
Malino, Kab. Gowa. Sedangkan wisata pantai dengan pasir putih yang cukup
terkenal adalah Pantai Bira di Kab. Bulukumba. Di daerah ini juga terdapat
tempat pembuatan kapal phinisi, kapal khas Bugis-Makassar.
KPKNL
Makassar mengangkat salah satu nilai kearifan lokal yakni “EWAKO”
sebagai motto. Ewako berasal dari kata Rewako yang memiliki makna Rewa =
berani, Ewa = melawan, Ko = Kamu. Menurut Kamus Populer
Inggris-Makassar, Indonesia-Makassar, kata rewako merupakan terjemahan dari
kata berani dalam bahasa Indonesia, dan brave dalam bahasa
Inggris. Secara harfiah Ewako dimaknai sebagai ajakan untuk berani berjuang
atau dapat disepadankan dengan kata-kata seperti Ayo Lawan, Ayo Berjuang,
Berani!
Hal
pertama yang menjadi moto layanan KPKNL Makassar adalah “Empati”. Secara umum
Empati diartikan sebagai kemampuan untuk merasakan keadaan emosional orang
lain, merasa simpatik dan mencoba menyelesaikan masalah, dan mengambil
perspektif orang lain. Bagi KPKNL Makassar, hal ini mengandung makna pegawai
KPKNL Makassar mengedepankan sikap empati dalam memberikan layanannya dengan tetap
berpegang pada Nilai-Nilai Kementerian Keuangan yaitu: Integritras,
Profesionalisme, Sinergi, Pelayanan dan Kesempurnaan. Dengan sikap empati dan
kepedulian terhadap apa yang orang lain rasakan dan pikirkan, pegawai dapat
membangun komunikasi yang baik dengan pengguna jasa sehingga dapat memberikan
layanan yang terbaik dan menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh pengguna
jasa.
Sejalan
dengan sikap Empati dalam memberikan pelayanan, KPKNL Makassar juga memberikan
moto layanan “WAwasan” untuk menunjukkan profesionalisme para pegawai dalam
menjalankan tugasnya sehari-hari. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI),
wawasan memiliki arti hasil mewawas, tinjauan, pandangan, konsepsi cara
pandang. Secara khusus bagi KPKNL Makassar, Motto ini mengandung dua makna
yaitu:
Nilai-nilai Etika dan sopan santun dalam memberikan layanan yang baik serta Wawasan dan kompetensi sebagai wujud profesionalisme KPKNL Makassar belumlah lengkap tanpa adanya Komitmen yang teguh dari seluruh pegawai untuk menjalankan tugas dan pelayanannya dengan penuh integritas. Oleh karena itu untuk memberikan layanan terbaiknya, KPKNL Makassar mengambil kata Komitmen yang dimaknai sebagai suatu janji dan kesungguhan untuk menyelesaikan setiap tugas pelayanannya dengan sesuai Nilai-nilai Kementerian Keuangan yaitu Integritas, Profesionalisme, Sinergi, Pelayanan dan Kesempurnaan. Komitmen untuk memberikan layanan terbaik kepada seluruh pengguna jasa dan memenuhi Standard Operating Procedure (SOP) atas setiap layanan yang diberikan.
KPKNL Makassar saat ini dipimpin oleh Iwan Darma Setiawan, pemimpin
energik, tegas, berwibawa, dan selalu dekat dengan semua pegawai. Dalam
melaksanakan tugasnya, Kepala KPKNL Makassar dibantu oleh Kepala Subbagian
Umum, Kepala Seksi Pengelolaan Kekayaan Negara, Kepala Seksi Piutang Negara,
Kepala Seksi Hukum dan Informasi, dan Kepala Seksi Kepatuhan Internal beserta
kelompok jabatan fungsional yaitu Pelelang dan Penilai Pemerintah.

Tugas
dan fungsi masing-masing subbagian dan seksi disebutkan secara jelas pada
Peraturan Menteri Keuangan Nomor 154/PMK.01/2021 tentang Organisasi dan Tata
Kerja Instansi Vertikal Direktorat Jenderal Kekayaan Negara.
Sebagaimana
tersebut pada Pasal 30 dan 31 PMK 154/PMK.01/2021, tugas dan fungsi KPKNL
adalah:
Pasal 30
KPKNL mempunyai tugas melaksanakan pelayanan di bidang
kekayaan negara, penilaian, dan lelang.
Pasal 31
Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam
Pasal 30, KPKNL menyelenggarakan fungsi:
Visi DJKN 2020-2024
Menjadi
Pengelola Kekayaan Negara yang Profesional dan Akuntabel dalam rangka mendukung
visi Kementerian Keuangan: Menjadi Pengelola Keuangan Negara untuk mewujudkan
Perekonomian Indonesia yang Produktif, Kompetitif, Inklusif, dan Berkeadilan,
serta untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.
Misi DJKN 2020-2024
1. Mengoptimalkan
pengelolaan kekayaan negara.
2. Mengamankan kekayaan
negara secara fisik, administrasi, dan hukum.
3. Meningkatkan tata kelola
dan nilai tambah pengelolaan kekayaan negara.
4. Menghasilkan nilai
kekayaan negara yang wajar dan dapat dijadikan acuan dalam berbagai keperluan.
5. Mewujudkan lelang yang
efisien, transparan, akuntabel, adil, dan kompetitif sebagai instrumen jual
beli yang mampu mengakomodasi kepentingan masyarakat.
Guna membangun sinergi yang lebih kuat di antara para pegawai KPKNL Makassar dan senantiasa terisi dengan semangat yang terbarukan, KPKNL Makassar juga melaksanakan beberapa kegiatan di luar tugas dan fungsi. Kegiatan tersebut antara lain : SARABA (Setiap Rabu Berbagi dengan knowledge sharing yang dilaksanakan sekali dalam sepekan), capacity building, kegiatan olahraga bersama, dan sebagainya.


Gedung
Kantor KPKNL Makassar berada dalam kompleks Gedung Keuangan Negara Makassar,
yaitu pada Gedung Keuangan Negara I Lantai 2, Jalan Urip Sumoharjo Km.4,
Makassar. Dengan luas kantor ±2.400 m2, ruang kerja KPKNL
Makassar terasa lapang, dilengkapi Ruang Area Pelayanan Terpadu, Aula, Ruang
Lelang, Ruang Konsultasi, Ruang E Auction, Ruang Laktasi, Ruang BKPN, Ruang
Risalah Lelang, Ruang Laporan Penilaian, Musholla, kamar mandi, dan toilet.
Tata
ruang dan suasana yang nyaman diciptakan dapat mendukung kelancaran pelaksanaan
tugas dan mendukung upaya membangun image yang baik di mata
para pemangku kepentingan dan mitra kerja.
Dengan
semangat mewujudkan visi dan misi DJKN dengan berlandaskan Nilai-nilai
Kementerian Keuangan, KPKNL Makassar siap memberikan pelayanan terbaik dalam
pelaksanaan tugas dan fungsinya kepada para pemangku kepentingan dan mitra
kerja. Untuk itu, KPKNL Makassar memberikan Janji Layanan: Pelayanan yang
diberikan tidak dipungut biaya, selain biaya resmi; Pelayanan yang diberikan
sesuai SOP (Standard Operating Procedure); dan Pelayanan dilakukan
dengan 3S (Senyum, Salam, dan Sapa).
Akses
layanan dan informasi oleh para pemangku kepentingan tidak saja hanya pada hari
dan atau jam kerja, namun dapat dilakukan setiap saat. Sosialisasi media
komunikasi satu dan dua arah senantiasa dilakukan untuk memberikan kemudahan
bagi para pemangku kepentingan untuk memperoleh layanan yang dibutuhkannya dan
diharapkan lebih paham akan tugas dan fungsi KPKNL sehingga akan mempermudah
proses bisnis yang akan dilakukan. Selain portal DJKN dan media sosial DJKN,
KPKNL Makassar juga telah siap dengan Layanan Informasi berbasis web yang
secara umum berisi tentang Layanan KPKNL Makassar, saluran komunikasi untuk
menampung pertanyaan, saran/kritik, serta pengaduan. Selain itu, KPKNL Makassar
juga hadir dalam media sosial, seperti YouTube, Instagram, Facebook, dan
Twitter. Langkah ini juga merupakan bagian keikutsertaan KPKNL Makassar dalam
program DJKN Goes to Campus.
Sebagai
bagian dari Kementerian Keuangan, KPKNL Makassar sebagai unit vertikal
dari DJKN (Direktorat Jenderal Kekayaan Negara) berkomitmen siap mengawal
program Transformasi Kelembagaan yang telah digaungkan sejak tahun 2013.
Dinamika lingkungan yang senantiasa bergerak dan berubah harus diikuti dengan
kemampuan untuk menyesuaikan dengan perubahan organisasi untuk selalu dapat
mencapai tujuan dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat secara umum.
Komitmen untuk memperbaiki dan meningkatkan sistem administrasi yang handal
serta kualitas layanan yang terbaik senantiasa dilakukan untuk mewujudkan good
governance.
DJKN
diharapkan dapat menjadi organisasi yang sukses dalam melaksanakan tugas dan
fungsinya, mewujudkan cita-cita menjadi pengelola kekayaan negara yang
profesional dan akuntabel untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat, dan menjadi
organisasi yang kuat dalam proses Tranformasi Kelembagaan.
Salam
sehat dan semangat untuk mewujudkan Indonesia Tangguh dan Indonesia Tumbuh
dengan semangat EWAKO KPKNL Makassar pada tahun 2023 telah berhasil
meraih predikat ZI WBK (Wilayah Bebas Korupsi) dan sekarang sedang
mempersiapkan untuk pembangunan ZI WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih
Melayani) dengan senantiasa meningkatkan kualitas layanan dengan profesional
berintegritas dan membentuk island of integrity.
Situs
APT Virtual
https://sites.google.com/view/kpknl-makassar
e-Performance
Kemenkeu
https://e-performance.kemenkeu.go.id/
H-Ris
Kemenkeu
https://hris.e-prime.kemenkeu.go.id/