Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita KPKNL Makassar
KPKNL Makassar Hadiri Peluncuran Gebyar Lelang Serentak Nusantara BRI 2026

KPKNL Makassar Hadiri Peluncuran Gebyar Lelang Serentak Nusantara BRI 2026

Achmad Munif
Sabtu, 10 Oktober 2026 |   24 kali

KPKNL Makassar menghadiri peluncuran Gebyar Lelang Serentak Nusantara BRI 2026 yang diselenggarakan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Regional Office 15 Makassar pada Rabu (7/10/2026), bertempat di Kantor Wilayah BRI Makassar, Jalan Ahmad Yani. Kegiatan ini menjadi momentum penguatan sinergi antara BRI, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat (Sulseltrabar), serta Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sulawesi Selatan dalam mendorong optimalisasi aset melalui mekanisme lelang.

Peluncuran tersebut dihadiri oleh Regional CEO BRI Regional Office 15 Makassar Riza Pahlevi, Regional Retail Collection & Recovery Head BRI RO 15 Makassar Hendra Noversa, Kepala Kanwil DJKN Panca Putra Jaya, Kepala Bidang Lelang DJKN Sulseltrabar Anwar Sulaiman, serta Kepala Bidang Penetapan Hak dan Pendaftaran Kanwil BPN Sulawesi Selatan Filzah Wajdi.

Dalam sambutannya, Riza Pahlevi menyampaikan bahwa Gebyar Lelang Serentak Nusantara menjadi wadah kolaborasi untuk membangun ekosistem lelang yang sehat, efisien, dan berkelanjutan. Program ini menawarkan aset properti dan aset produktif milik BRI dari berbagai wilayah Indonesia, termasuk aset agunan unit kerja BRI di Makassar Raya, Parepare, Mamuju, Kendari, dan Palopo.

Melalui program yang berlangsung pada 1 Oktober hingga 30 November 2026 ini, BRI Regional Office 15 Makassar menargetkan tambahan 569 lot lelang. Hingga September 2026, tercatat sebanyak 2.996 lot lelang di wilayah tersebut. Sementara itu, sepanjang 2025, jumlah lot lelang mencapai sekitar 3.700 lot dengan tingkat keberhasilan lelang sekitar 70 persen.

Kehadiran KPKNL Makassar dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan sinergi dengan para pemangku kepentingan dalam penyelenggaraan lelang. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, lelang diharapkan semakin dikenal sebagai mekanisme penjualan yang transparan, terbuka, dan akuntabel, sekaligus mendukung optimalisasi penyelesaian aset dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Floating Icon