KPKNL Makassar Hadiri Peluncuran Gebyar Lelang Serentak Nusantara BRI 2026
Achmad Munif
Sabtu, 10 Oktober 2026 |
24 kali
KPKNL
Makassar menghadiri peluncuran Gebyar Lelang Serentak Nusantara BRI 2026 yang
diselenggarakan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Regional Office 15
Makassar pada Rabu (7/10/2026), bertempat di Kantor Wilayah BRI Makassar, Jalan
Ahmad Yani. Kegiatan ini menjadi momentum penguatan sinergi antara BRI,
Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Sulawesi Selatan, Tenggara, dan
Barat (Sulseltrabar), serta Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN)
Sulawesi Selatan dalam mendorong optimalisasi aset melalui mekanisme lelang.
Peluncuran
tersebut dihadiri oleh Regional CEO BRI Regional Office 15 Makassar Riza
Pahlevi, Regional Retail Collection & Recovery Head BRI RO 15 Makassar
Hendra Noversa, Kepala Kanwil DJKN Panca Putra Jaya, Kepala Bidang Lelang DJKN
Sulseltrabar Anwar Sulaiman, serta Kepala Bidang Penetapan Hak dan Pendaftaran
Kanwil BPN Sulawesi Selatan Filzah Wajdi.
Dalam
sambutannya, Riza Pahlevi menyampaikan bahwa Gebyar Lelang Serentak Nusantara
menjadi wadah kolaborasi untuk membangun ekosistem lelang yang sehat, efisien,
dan berkelanjutan. Program ini menawarkan aset properti dan aset produktif
milik BRI dari berbagai wilayah Indonesia, termasuk aset agunan unit kerja BRI
di Makassar Raya, Parepare, Mamuju, Kendari, dan Palopo.
Melalui
program yang berlangsung pada 1 Oktober hingga 30 November 2026 ini, BRI
Regional Office 15 Makassar menargetkan tambahan 569 lot lelang. Hingga
September 2026, tercatat sebanyak 2.996 lot lelang di wilayah tersebut.
Sementara itu, sepanjang 2025, jumlah lot lelang mencapai sekitar 3.700 lot
dengan tingkat keberhasilan lelang sekitar 70 persen.
Kehadiran
KPKNL Makassar dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat
koordinasi dan sinergi dengan para pemangku kepentingan dalam penyelenggaraan
lelang. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, lelang diharapkan semakin
dikenal sebagai mekanisme penjualan yang transparan, terbuka, dan akuntabel,
sekaligus mendukung optimalisasi penyelesaian aset dan memberikan manfaat bagi
masyarakat.