KPKNL Makassar Selenggarakan Talkshow “Public Speaking: Komunikasi Humanis untuk Meningkatkan Layanan Publik”
Indriani Aryanti Syahruddin
Jum'at, 23 Mei 2025 |
263 kali
Makassar (21/5) – Dalam upaya
meningkatkan kualitas pelayanan publik yang komunikatif, profesional, dan
berintegritas, Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Makassar
menyelenggarakan kegiatan Kemenkeu Satu Open Class bertajuk “Public Speaking:
Komunikasi Humanis untuk Meningkatkan Layanan Publik”. Kegiatan ini
dilaksanakan pada Rabu, 21 Mei 2025, secara hybrid (luring dan daring) dari
Ruang Bantimurung KPKNL Makassar, dan diikuti oleh berbagai unit vertikal
Kementerian Keuangan di seluruh Indonesia.
Pembukaan dan Sambutan:
Komunikasi Sebagai Kunci Pelayanan.
Acara dibuka oleh MC Bapak
Misbar S (Sekretariat DJP) dan Ibu Nursuci Octavia N. (KPP Bulukumba),
dilanjutkan dengan Lagu Indonesia Raya dan Mars Kemenkeu. Kepala KPKNL
Makassar, Bapak Goklas Tunggul Partoho, menyampaikan laporan pelaksanaan
kegiatan, yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan resmi
oleh Kepala BDK Makassar, Bapak Rohmat Wahyudi.
Paparan Ilmiah: Komunikasi
Humanis sebagai Pilar Layanan Publik.
Sebagai narasumber utama, Ibu
Prof. Dr. Tuti Bahfiarti, S.Sos., M.Si. dari Universitas Hasanuddin
menyampaikan materi komprehensif mengenai pentingnya membangun komunikasi
humanis dalam pelayanan publik. Beliau menekankan pergeseran dari fixed mindset
ke growth mindset, pentingnya komunikasi non-verbal, serta strategi menghadapi
tantangan komunikasi dengan publik yang beragam karakter dan kebutuhan.
Prinsip REACH—Respect,
Empathy, Audible, Clarity, Humble—diperkenalkan sebagai fondasi utama
komunikasi efektif bagi ASN, khususnya di lingkungan Kementerian Keuangan.
Praktik Lapangan: Simulasi
Pelayanan Publik
Guna memperkuat pemahaman
peserta, diselenggarakan sesi simulasi pelayanan publik yang diperankan
langsung oleh perwakilan dari berbagai instansi. Simulasi ini menggambarkan
situasi nyata yang sering terjadi dalam interaksi dengan pengguna layanan:
Seksi
Pelelang KPKNL Makassar
Simulator:
Bapak Farid Mahmudi dan Ibu Asriani Ningsih
Menyikapi
keluhan pemenang lelang karena objek lelang ditempati pihak lain.
Bea Cukai
Makassar
Simulator:
Ibu Juni, Bapak Fahri, dan Bapak Misbar
Menjelaskan
prosedur tegahan barang mewah (parfum) di Bandara Ngurah Rai kepada pengguna
layanan yang merasa tidak nyaman.
Seksi PKN
KPKNL Makassar
Simulator:
Bapak Andi Mujahid Darwis dan Ibu Suriana Syam
Memberikan
pemahaman kepada Satker yang mengajukan sewa BMN secara langsung, padahal
prosedur telah dialihkan ke aplikasi SIMAN.
Perwakilan
Kantor Pajak dan Mahasiswa Universitas Hasanuddin
Simulator:
Bapak Muhammad Salam, Bapak Majak, dan Bapak Fahri
Melayani
wajib pajak yang mengalami kendala dalam mengakses aplikasi Coretax dan merasa
pelayanan kurang maksimal.
Setiap skenario mendapat
evaluasi langsung dari narasumber, yang memberikan catatan penting terkait
sikap, pilihan kata, kejelasan informasi, dan kemampuan mendengarkan secara
aktif.
Apresiasi untuk Para Simulator
Sebagai bentuk penghargaan dan
motivasi, sebelum penutupan acara, KPKNL Makassar memberikan cenderamata khusus
kepada seluruh simulator dari empat kelompok simulasi. Penyerahan cenderamata
dilakukan secara simbolis oleh Bapak Goklas Tunggul Partoho, sebagai wujud
apresiasi atas keberanian dan kontribusi aktif dalam mempraktikkan komunikasi
pelayanan yang humanis dan solutif.
Interaktif dan Reflektif: Ice
Breaking dan Tanya Jawab
Kegiatan juga diramaikan
dengan sesi ice breaking melalui permainan edukatif di platform Kahoot.id,
dengan pertanyaan seputar materi yang telah disampaikan. Peserta dengan nilai
tertinggi mendapatkan souvenir menarik dari panitia.
Sesi tanya jawab juga diikuti
dengan antusias oleh peserta, dengan topik-topik praktis seputar tantangan
komunikasi di lapangan. Jawaban narasumber memberikan sudut pandang yang
solutif dan membangun, dengan penekanan pada profesionalisme, etika komunikasi,
dan perlindungan institusi sesuai regulasi.
Melalui kegiatan ini, KPKNL
Makassar menunjukkan komitmennya dalam mendorong pegawai untuk terus mengasah
keterampilan soft skills, membangun komunikasi yang beretika, dan menciptakan
pelayanan publik yang lebih humanis di masa depan.
#timpublikasi#
#kpknlmakassar#Ewako#
Foto Terkait Berita