Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita KPKNL Makassar
KPKNL Makassar Selenggarakan Talkshow “Public Speaking: Komunikasi Humanis untuk Meningkatkan Layanan Publik”

KPKNL Makassar Selenggarakan Talkshow “Public Speaking: Komunikasi Humanis untuk Meningkatkan Layanan Publik”

Indriani Aryanti Syahruddin
Jum'at, 23 Mei 2025 |   263 kali

Makassar (21/5) – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik yang komunikatif, profesional, dan berintegritas, Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Makassar menyelenggarakan kegiatan Kemenkeu Satu Open Class bertajuk “Public Speaking: Komunikasi Humanis untuk Meningkatkan Layanan Publik”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 21 Mei 2025, secara hybrid (luring dan daring) dari Ruang Bantimurung KPKNL Makassar, dan diikuti oleh berbagai unit vertikal Kementerian Keuangan di seluruh Indonesia.

Pembukaan dan Sambutan: Komunikasi Sebagai Kunci Pelayanan.

Acara dibuka oleh MC Bapak Misbar S (Sekretariat DJP) dan Ibu Nursuci Octavia N. (KPP Bulukumba), dilanjutkan dengan Lagu Indonesia Raya dan Mars Kemenkeu. Kepala KPKNL Makassar, Bapak Goklas Tunggul Partoho, menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan, yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan resmi oleh Kepala BDK Makassar, Bapak Rohmat Wahyudi.

Paparan Ilmiah: Komunikasi Humanis sebagai Pilar Layanan Publik.

Sebagai narasumber utama, Ibu Prof. Dr. Tuti Bahfiarti, S.Sos., M.Si. dari Universitas Hasanuddin menyampaikan materi komprehensif mengenai pentingnya membangun komunikasi humanis dalam pelayanan publik. Beliau menekankan pergeseran dari fixed mindset ke growth mindset, pentingnya komunikasi non-verbal, serta strategi menghadapi tantangan komunikasi dengan publik yang beragam karakter dan kebutuhan.

Prinsip REACH—Respect, Empathy, Audible, Clarity, Humble—diperkenalkan sebagai fondasi utama komunikasi efektif bagi ASN, khususnya di lingkungan Kementerian Keuangan.

Praktik Lapangan: Simulasi Pelayanan Publik

Guna memperkuat pemahaman peserta, diselenggarakan sesi simulasi pelayanan publik yang diperankan langsung oleh perwakilan dari berbagai instansi. Simulasi ini menggambarkan situasi nyata yang sering terjadi dalam interaksi dengan pengguna layanan:

Seksi Pelelang KPKNL Makassar

Simulator: Bapak Farid Mahmudi dan Ibu Asriani Ningsih

Menyikapi keluhan pemenang lelang karena objek lelang ditempati pihak lain.

 

Bea Cukai Makassar

Simulator: Ibu Juni, Bapak Fahri, dan Bapak Misbar

Menjelaskan prosedur tegahan barang mewah (parfum) di Bandara Ngurah Rai kepada pengguna layanan yang merasa tidak nyaman.

 

Seksi PKN KPKNL Makassar

Simulator: Bapak Andi Mujahid Darwis dan Ibu Suriana Syam

Memberikan pemahaman kepada Satker yang mengajukan sewa BMN secara langsung, padahal prosedur telah dialihkan ke aplikasi SIMAN.

 

Perwakilan Kantor Pajak dan Mahasiswa Universitas Hasanuddin

Simulator: Bapak Muhammad Salam, Bapak Majak, dan Bapak Fahri

Melayani wajib pajak yang mengalami kendala dalam mengakses aplikasi Coretax dan merasa pelayanan kurang maksimal.

 

Setiap skenario mendapat evaluasi langsung dari narasumber, yang memberikan catatan penting terkait sikap, pilihan kata, kejelasan informasi, dan kemampuan mendengarkan secara aktif.

Apresiasi untuk Para Simulator

Sebagai bentuk penghargaan dan motivasi, sebelum penutupan acara, KPKNL Makassar memberikan cenderamata khusus kepada seluruh simulator dari empat kelompok simulasi. Penyerahan cenderamata dilakukan secara simbolis oleh Bapak Goklas Tunggul Partoho, sebagai wujud apresiasi atas keberanian dan kontribusi aktif dalam mempraktikkan komunikasi pelayanan yang humanis dan solutif.

Interaktif dan Reflektif: Ice Breaking dan Tanya Jawab

Kegiatan juga diramaikan dengan sesi ice breaking melalui permainan edukatif di platform Kahoot.id, dengan pertanyaan seputar materi yang telah disampaikan. Peserta dengan nilai tertinggi mendapatkan souvenir menarik dari panitia.

Sesi tanya jawab juga diikuti dengan antusias oleh peserta, dengan topik-topik praktis seputar tantangan komunikasi di lapangan. Jawaban narasumber memberikan sudut pandang yang solutif dan membangun, dengan penekanan pada profesionalisme, etika komunikasi, dan perlindungan institusi sesuai regulasi.

Melalui kegiatan ini, KPKNL Makassar menunjukkan komitmennya dalam mendorong pegawai untuk terus mengasah keterampilan soft skills, membangun komunikasi yang beretika, dan menciptakan pelayanan publik yang lebih humanis di masa depan.

 

#timpublikasi#

#kpknlmakassar#Ewako#

 

Foto Terkait Berita

Floating Icon