KPKNL Lhokseumawe Matangkan Rencana Pemanfaatan Dermaga Eks PT Asean Aceh Fertilizer (AAF)
Annisa
Rabu, 23 September 2026 |
57 kali
Lhokseumawe, 23 September 2026 – Upaya optimalisasi Barang Milik Negara (BMN) berupa dermaga dan kolam labuh eks PT Asean Aceh Fertilizer (AAF) terus diperkuat. Untuk mengawal kesiapan pemanfaatan aset tersebut, KPKNL Lhokseumawe bersama Pangkalan Sarana Operasi (PSO) Bea dan Cukai Tipe B Lhokseumawe, PT Pupuk Iskandar Muda (PIM), KSOP Kelas IV Lhokseumawe, dan PT. Pelindo menggelar rapat koordinasi dan audiensi pada Rabu (23/9).
Pertemuan yang berlangsung di Lantai 3 Gedung Harbour PSO Bea dan Cukai Lhokseumawe, Tambon Baroh, Krueng Geukueh, Kabupaten Aceh Utara tersebut menjadi langkah awal untuk meninjau lebih jauh peluang optimalisasi aset yang saat ini berada dalam pengelolaan dan telah ditetapkan status penggunaannya untuk mendukung tugas dan fungsi PSO Bea dan Cukai Lhokseumawe.
Sewa Jadi Opsi Paling Realistis
Dari sejumlah alternatif, pemanfaatan dengan skema sewa mengemuka sebagai opsi terkuat. Skema ini dinilai lebih sederhana dan fleksibel, sehingga aset tetap dapat ditarik kembali apabila sewaktu-waktu dibutuhkan untuk mendukung operasional Bea dan Cukai. Dalam forum tersebut, PT PIM dan PT Pelindo juga menyampaikan minat untuk memanfaatkan dermaga guna mendukung pengembangan kawasan industri dan kegiatan operasional perusahaan.
Pembahasan juga menyoroti kelancaran aktivitas kepelabuhanan yang telah berlangsung di kawasan tersebut. Alur pelayaran dan kolam putar yang merupakan fasilitas umum perlu tetap diperhatikan agar pemanfaatan aset tidak mengganggu kegiatan kepelabuhanan, termasuk mekanisme PNBP yang telah berjalan.
Dari sisi pengelolaan BMN, KPKNL Lhokseumawe memastikan setiap bentuk pemanfaatan BMN dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Apabila skema sewa menjadi pilihan, maka penilaian diperlukan sebagai dasar penetapan besaran sewa dengan mempertimbangkan kondisi objek dan data yang relevan. Pembahasan tersebut menjadi pijakan untuk menentukan langkah selanjutnya dalam pemanfaatan dermaga dan kolam eks PT AAF.
Aset Strategis di Jalur Internasional
Dermaga eks AAF memiliki nilai strategis. Berada di jalur pelayaran internasional Selat Malaka, dengan bentuk fisik menyerupai huruf L dan luasan kolam yang memadai, aset ini sangat potensial untuk dioptimalkan bagi lebih dari satu peruntukan. Tingginya minat dari berbagai pihak diharapkan menjadi pertimbangan dalam menentukan skema pemanfaatan yang paling optimal, agar aset negara ini dapat memberikan manfaat maksimal.
Foto Terkait Berita