Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita KPKNL Lhokseumawe
Perkuat Kolaborasi Strategis, Kemenkeu Satu dan BI Lhokseumawe Dukung UMKM Berdaya Saing Global

Perkuat Kolaborasi Strategis, Kemenkeu Satu dan BI Lhokseumawe Dukung UMKM Berdaya Saing Global

Teridefira
Rabu, 24 Juni 2026 |   34 kali

Kemenkeu Satu Lhokseumawe melaksanakan audiensi dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe pada Selasa, (23/6). Agenda pertemuan membahas potensi kolaborasi antarinstansi guna kontribusi yang lebih bagi pembangunan ekonomi daerah. 


Jajaran Kemenkeu satu yang diwakili oleh Kepala KPKNL Lhokseumawe, Tb Abdurahman, Kepala KPPN Lhokseumawe, Kurniawan, Kepala KPP Pratama Lhokseumawe, Erwin Tri Rukmana, serta Kepala Seksi Kepatuhan Internal KPPBC TMP C Lhokseumawe, Vicky Fadian secara bergantian menyampaikan gambaran umum kinerja dan peran strategis unitnya masing-masing. Dalam kesempatan tersebut, disampaikan pula sejumlah potensi kolaborasi dengan Bank Indonesia, seperti pelaksanaan kegiatan literasi keuangan, pertukaran data ekonomi daerah, serta penguatan peran UMKM.  


Dalam paparannya, Tb Abdurahman menyampaikan peran KPKNL sebagai pengelola kekayaan negara dan pelaksanaan lelang yang dapat mendukung program pemerintah pusat maupun daerah, mulai dari pemanfaatan aset idle, penilaian aset, pemindatangan aset melalui lelang. "Secara tugas, kami siap berkolaborasi, termasuk dengan Bank Indonesia dan pemerintah daerah dengan semangat berkontribusi bersama untuk daerah ", tegasnya. 


Deputi Direktur – Kepala Perwakilan BI Lhokseumawe, Prabu Dewanto beserta jajaran menyambut baik inisiatif Kemenkeu Satu tersebut. Prabu menyampaikan bahwa kolaborasi yang lebih luas juga bisa dilakukan dengan melibatkan pihak pemerintah daerah. Prabu juga menyoroti pentingnya sinergi dan penyamaan persepsi antar instansi. Hal ini dinilai perlu untuk meluruskan informasi, terutama terkait pemberitaan media yang belum tentu sesuai fakta di lapangan.  "Hasil diskusi dalam pertemuan hari ini  dapat kita sampaikan ke pimpinan masing-masing. Jangan sampai pimpinan memperoleh informasi yang tidak utuh atau tidak sesuai dengan kondisi riil di lapangan sehingga menimbulkan kesalahpahaman," ujar Prabu. 


Diskusi berlangsung hangat dan menyentuh isu strategis penguatan peran UMKM sebagai penggerak ekonomi daerah yang memiliki potensi besar untuk berkembang dan menembus pasar ekspor.  Kedua belah pihak menyampaikan pandangan dan keinginan untuk mendorong kolaborasi lanjutan, seperti pelatihan ekspor, penguatan pertukaran data, serta peningkatan literasi fiskal dan edukasi anti-penipuan kepada masyarakat. Ke depan, penguatan sinergi antara Kemenkeu Satu dan Bank Indonesia diharapkan dapat menjadi energi baru dalam mendorong perkembangan UMKM di Lhokseumawe untuk ekonomi daerah yang berkelanjutan. 

Foto Terkait Berita

Floating Icon