Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita KPKNL Lhokseumawe
Kolaborasi KPKNL Lhokseumawe dan Kanwil ATR/BPN; Perkuat Akurasi Data Aset Negara

Kolaborasi KPKNL Lhokseumawe dan Kanwil ATR/BPN; Perkuat Akurasi Data Aset Negara

Silvi Rahmayenti Hasibuan
Selasa, 14 April 2026 |   21 kali

Lhokseumawe – KPKNL Lhokseumawe menggandeng Kanwil ATR/BPN Aceh dalam penguatan pengamanan Barang Milik Negara (BMN) berbasis data geospasial. Kolaborasi dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi dan bimbingan teknis pemutakhiran data BMN berupa tanah dalam rangka penyusunan Informasi Geospasial Tematik (IGT) pada Selasa, 14 April 2026.  


Dilaksanakan secara daring, sosialisasi diikuti oleh 44 satuan kerja serta 10 Kantor Pertanahan di wilayah kerja KPKNL Lhokseumawe. Dalam sambutannya, Kepala KPKNL Lhokseumawe, Tb. Abdurahman, menekankan bahwa implementasi kebijakan satu peta menuntut sinergi yang kuat antar pemangku kepentingan. “Sinergi antara DJKN, satuan kerja, dan kantor pertanahan menjadi kunci utama dalam memastikan seluruh data BMN berupa tanah tidak hanya tercatat secara administratif, tetapi juga valid secara spasial dan memiliki kepastian hukum,” ujarnya. 


Sosialisasi ini menghadirkan dua narasumber utama. Dari KPKNL Lhokseumawe, Sarah Sabrina Lubis memaparkan tata cara pemutakhiran data BMN tanah melalui aplikasi SIMAN. Sementara itu, Penata Pertanahan Muda Kanwil ATR/BPN Aceh, Nazriansyah, menyampaikan materi terkait sertipikat elektronik, proses sertipikasi tanah BMN, serta mekanisme pembuatan, validasi, dan pengelolaan akun mitra satuan kerja. Untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif, peserta dibagi ke dalam tiga breakout room berdasarkan wilayah kerja dan kantor pertanahan terkait. Pada sesi ini, peserta mengikuti simulasi validasi data tanah sekaligus berdiskusi dan berkonsultasi mengenai berbagai kendala yang dihadapi dalam proses pemutakhiran data. 


Sosialisasi ini diharapkan dapat membantu satuan kerja lebih siap dalam melakukan pemutakhiran data BMN secara akurat dan berkelanjutan, sehingga pengelolaan aset negara menjadi semakin tertib, transparan, dan akuntabel. 

Foto Terkait Berita

Floating Icon