Kolaborasi Kuat, Aset Negara Terjaga: Optimalisasi Aset Eks PT Asean Aceh Fertilizer
Hera Shafira Nanda Mhardika
Selasa, 29 Juli 2025 |
160 kali
Aceh Utara – Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) melanjutkan rencana optimalisasi BMN eks PT Asean Aceh Fertilizer (AAF) oleh Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Aceh Utara. Sebelumnya, Tim KPKNL Lhokseumawe telah melakukan penelusuran dokumen kepemilikan dan dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik BMN. Langkah ini sejalan dengan upaya DJKN untuk memaksimalkan penggunaan BMN dan meningkatkan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Dalam kunjungan kerjanya pada Rabu, (23/7), Direktur Pengelolaan Kekayaan Negara, Purnama T. Sianturi menyinggung potensi pemasukan ke negara dengan adanya pemanfaatan BMN Eks. PT AAF. "Harapannya akan ada langkah-langkah lanjutan dalam pengelolaannya, mulai dari pencatatan, penilaian, hingga penagihan", terangnya. Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Tim Penilai DJKN, perwakilan dari PT Pelindo I dan PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) sebagai pemilik aset yang berbatasan langsung.
Pejabat Fungsional Penilai Pemerintah (PFPP) Kantor Pusat DJKN, Warlan bersama PFPP pada Kanwil DJKN Aceh dan KPKNL Lhokseumawe melakukan penilaian untuk memastikan nilai aset terkini. "Hasil dari penilaian nantinya akan digunakan dalam pencatatan saldo awal BMN pada neraca pemerintah", ungkap Warlan.
Langkah optimalisasi BMN PT. AAF merupakan
wujud nyata dari upaya memastikan keakuratan data aset negara. Dengan
terciptanya data aset yang akurat, diharapkan proses pengelolaan kekayaan
negara dapat berjalan lebih transparan dan akuntabel.
Foto Terkait Berita