Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita KPKNL Bandar Lampung
KPKNL Bandar Lampung Gelar Sosialisasi Pengelolaan Barang Milik Negara

KPKNL Bandar Lampung Gelar Sosialisasi Pengelolaan Barang Milik Negara

Danny Walprido Pardosi
Rabu, 13 Mei 2026 |   14 kali

Bandar Lampung – Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bandar Lampung menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) serta implementasi aplikasi SIMAN versi 2 pada Rabu (13/5) bertempat di aula KPKNL Bandar Lampung dengan mengundang operator BMN satuan kerja (satker) di wilayah kerja KPKNL Bandar Lampung. Agenda ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan kesiapan para operator BMN dalam mengelola BMN agar lebih tertib, optimal, dan akuntabel.

Pada sambutannya, Kepala KPKNL Bandar Lampung, Titik Wijayanti, menjabarkan bahwa selain fokus pada aspek teknis, kegiatan ini juga menekankan optimalisasi aset untuk mendukung program prioritas pemerintah, seperti penyediaan lahan bagi satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG), sekolah rakyat, serta penguatan ekonomi melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Selain itu, Titik juga menegaskan komitmen seluruh jajaran KPKNL Bandar Lampung terhadap budaya integritas dan transparansi layanan dengan menolak segala bentuk gratifikasi dan menjaga profesionalisme dalam setiap layanan yang diberikan. “Kami, pegawai KPKNL Bandar Lampung, sudah digaji jadi tidak perlu diberi lagi,” tegasnya.

Senada dengan itu, dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan sosialisasi, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Lampung dan Bengkulu Windraty Ariane Siallagan menyampaikan harapannya agar implementasi SIMAN versi 2 mampu mengintegrasikan seluruh data aset negara secara end-to-end, sehingga memudahkan pemantauan dan pengambilan keputusan strategis baik di tingkat kementerian teknis maupun Kementerian Keuangan c.q. DJKN selaku Pengelola Barang.

Mengawali pemaparan, Kepala Seksi Pengelolaan Kekayaan Negara (PKN) III Kanwil DJKN Lampung dan Bengkulu, Hartanto, menjabarkan bahwa saat ini ada pergeseran peran pengelola aset dari sekadar profit maximizer menjadi social optimizer. Artinya, aset negara tidak hanya dikejar nilai PNBP-nya, tetapi harus memberikan manfaat sosial ekonomi yang nyata bagi masyarakat luas. Lanjutnya, fokus utama optimalisasi saat ini diarahkan pada dukungan program pemerintah, seperti penyediaan lahan untuk SPPG dalam program makan bergizi gratis, pengembangan KDKMP, serta penguatan ketahanan pangan.

“Kita harapkan aset ini tidak pasif, tapi menjadi salah satu instrumen untuk mendukung pembangunan nasional,” ujar Hartanto.

Menyambung pemaparan dari Hartanto, Gugun Sugara selaku pelaksana Seksi Pengelolaan Kekayaan Negara KPKNL Bandar Lampung menjadi fasilitator dalam mempraktikkan implementasi SIMAN versi 2 bagi Pengguna Barang. Pembahasan difokuskan pada modul Role and User, Master Aset, Pengelolaan, dan Wasdal. Pembahasan berjalan dengan baik dan disambut antusiasme dari para peserta kegiatan.

Foto Terkait Berita

Floating Icon