Peringati HAKORDIA 2025, KPKNL Bandar Lampung Selenggarakan Kampanye Antikorupsi
Danny Walprido Pardosi
Senin, 15 Desember 2025 |
79 kali
Bandar Lampung – Dalam
rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) tahun 2025, Kantor
Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bandar Lampung bersama dengan
Kantor Wilayah DJKN Lampung dan Bengkulu melaksanakan kegiatan edukasi publik pada
Jumat (12/12) dengan membuka booth di pintu masuk Stadion Sumpah Pemuda,
PKOR Way Halim, Bandar Lampung.
Kegiatan ini bertujuan untuk
meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya nilai integritas dan budaya
antikorupsi dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus mengenalkan tugas dan fungsi
KPKNL Bandar Lampung yang mencakup pengelolaan kekayaan negara, penilaian,
pengurusan piutang negara, dan lelang.
Acara dibuka dengan sambutan dari
Kepala Bidang Lelang Kantor Wilayah DJKN Lampung dan Bengkulu, Ridho Wahyono.
Melalui sambutannya, Ridho mengingatkan agar setiap orang senantiasa memiliki
sikap antikorupsi dalam kehidupan sehari-hari. “Hakordia yang kita peringati
saat ini sebetulnya hanya sebatas perayaan. Yang terpenting dari itu,
nilai-nilai antikorupsi harus selalu diamalkan dalam aktivitas kita
sehari-hari,” tegasnya.
Pada kegiatan ini, masyarakat
diajak untuk berpartisipasi dalam permainan seru bertema antikorupsi.
Masyarakat yang berkunjung ke booth KPKNL Bandar Lampung dan Kantor
Wilayah DJKN Lampung dan Bengkulu berkesempatan memperoleh minuman gratis dan
souvenir menarik yang disediakan oleh panitia. Tak hanya itu, mereka juga
diajak untuk menunjukkan dukungan terhadap komitmen antikorupsi dengan
membubuhkan tanda tangan pada sebuah standing banner.
Kegiatan serupa juga dilaksanakan
pada area jogging track Embung A Institut Teknologi Sumatera (ITERA)
pada Sabtu (13/12). Selain mendapatkan souvenir menarik, masyarakat juga
mendapatkan penjelasan mengenai tugas dan fungsi KPKNL Bandar Lampung serta
ajakan untuk selalu menerapkan sikap antikorupsi dalam setiap aktivitas
sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat memperkuat komitmen masyarakat dalam berperan aktif dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi. Pendidikan dan kesadaran merupakan kunci penting untuk mewujudkan Indonesia yang bebas dari korupsi.
Foto Terkait Berita