Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Artikel KPKNL Bandar Lampung
Mari Jadikan Keluarga Sebagai Benteng Integritas

Mari Jadikan Keluarga Sebagai Benteng Integritas

Erna Kurniawati
Rabu, 30 Juli 2025 |   561 kali

Akhir-akhir ini jika kita membuka media sosial maupun membaca pemberitaan online, terdapat beberapa kasus korupsi yang melibatkan generasi muda dengan rentang usia 20 sampai dengan 30 tahun, hal tersebut amat sangat memprihatinkan di tengah gencarnya penggalakan program anti-korupsi di Indonesia yang dilakukan oleh berbagai pihak, terutama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tentu yang jadi pertanyaan besarnya, mengapa hal ini bisa terjadi dan apakah nilai-nilai integitas tak diajarkan dalam keluarga ? 

Seperti halnya kita, semua manusia di dunia ini adalah bagian dari keluarga. Keluarga merupakan garda terdepan dan lingkup terkecil yang menjadi tempat bersosialisasi paling sering dan mempunyai andil paling besar dalam membangun karakter kita. Meskipun lingkup terkecil, keluarga memiliki peran yang sangat besar untuk membentuk individu-individu yang berintegritas guna mewujudkan Indonesia bebas korupsi. Dari lingkup keluarga inilah, nilai-nilai integritas seperti jujur, disiplin, tanggung jawab, adil, berani, peduli, kerja keras, mandiri, dan sederhana mulai dikenalkan, ditanamkan  dan diimplementasikan untuk menjaga setiap individu dari penyimpangan perilaku termasuk perilaku korupsi.

Mengutip nasihat dari Imam Al-Ghazali “Anak adalah amanat di tangan kedua orangtuanya. Hatinya yang suci adalah mutiara yang masih mentah, belum dipahat maupun dibentuk. Mutiara ini dapat dipahat dalam bentuk apapun, mudah condong kepada segala sesuatu”.  dari nasihat  tersebut kita dapat belajar bahwa peran orang tua sangat penting dalam memberikan teladan dan pendidikan kepada anak. Apabila teladan baik, maka anak akan berkarakter baik dan begitupun sebaliknya.

Dalam pelaksanaannya tentu hal ini tidak mudah, terdapat tantangan dalam mempertahankan intergritas keluarga seperti ketidakkonsistenan dalam teladan, perbedaan pendapat dalam keluarga, stress dan kesibukan sehari-hari dan lain sebagainya. Terdapat beberapa cara yang bisa kita coba lakukan dalam menumbuhkan karakter baik pada anak diantaranya:

1.    menjadi suri teladan yang baik bagi anak, orangtua haruslah yang lebih dulu menunjukkan kejujuran, kesederhanaan dan sikap bertanggung jawab jika ingin anak-anak mereka memiliki sifat-sifat tersebut.

2.    mencari waktu yang tepat untuk memberi nasihat, orang tua mesti jeli, kapan saat-saat anak dapat menerima nasihat, dan kapan enggan mendengarkannya.

3.    bersikap adil terhadap anak, orangtua juga tidak diperkenankan menampakkan kecintaan kepada salah satu anak saja di hadapan saudara-saudaranya yang lain.

 4.      menunaikan hak anak, orang tua harus memberikan anak kepercayaan dan menerima konsekuensi dari apa yang dilakukan

 5.      jangan suka marah dan mencela, sering memarahi anak hanya akan menjadikan mereka semakin sulit diatur, apalagi memarahinya tanpa sebab yang jelas. Mencelanya juga menjadikan anak menjadi penakut

 6.      mendoakan anak, ini merupakan bentuk kasih sayang dan ketulusan orangtua dalam mendidik anak.

Selain yang hal-hal tersebut di atas, pengenalan lingkungan kerja kepada keluarga  juga sangat penting dalam penanaman integritas. Pada Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bandar Lampung dimana Penulis bekerja, salah satu cara mengenalkan nilai-nilai integritas kepada keluarga pegawai adalah dengan melaksanakan family day, dimana peserta kegiatan adalah pasangan (suami/istri) dan anak pegawai, waktu pelaksanaan bertepatan dengan libur akademik agar semua bisa berpatisipasi. Dalam kegiatan ini dilakukan tour kantor untuk memperkenalkan lingkungan kerja dan tugas fungsi organisasi kepada anak dan pasangan, selain itu ada juga fun activity berupa permainan edukatif yang mengajarkan nilai-nilai seperti kejujuran dan sportifitas.

Mari kita tanamkan sejak dini Integritas pada keluarga kita masing-masing, semoga generasi mendatang tumbuh menjadi generasi emas yang berintegritas penuh tanggung jawab, adil, berani, pekerja keras, mandiri dan sederhana. Kalau bukan dimulai dari kita siapa lagi, kalau bukan dimulai dari sekarang kapan lagi. 


Daftar Pusaka: https://aclc.kpk.go.id/ 

 

Disclaimer
Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja.
Floating Icon