Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
 1 50-991    ID | EN      Login Pegawai
 
KPKNL Lahat > Artikel
Etos Kerja, Pentingkah?
Hendra Fridolin Ananda Sudater Siagian
Rabu, 28 September 2022   |   3809 kali

Bukan rahasia umum lagi jika orang atau pekerja yang memiliki etos kerja yang tinggi dan baik akan memiliki nilai yang bagus. Karena biasanya pekerja dengan etos kerja yang tinggi selalu meningkatkan kualitas diri dan pekerjaannya. Etos kerja cenderung membuat orang melakukan semuanya secara optimal dan sempurna di setiap sisi kerja yang dilakukan, dan semakin berani untuk menjadi lebih baik. Tidak heran jika pekerja dengan etos kerja yang bagus sering mendapatkan promosi jabatan pada bidang pekerjaannya.

Apa itu etos kerja? Menurut KBBI, etos kerja adalah ciri atau karakter semangat bekerja dari seseorang untuk mengembangkan suatu organisasi. Bisa juga diartikan jika etos kerja adalah sesuatu yang harus dimiliki setiap orang yang bukan hanya untuk mengembangkan organisasi, melainkan untuk mengembangkan diri sendiri. Menurut beberapa ahli etos kerja adalah:

Sinamo, Darodjat (2015:77)

Etos kerja yaitu seperangkat perilaku positif dan fondasi yang mencakup motivasi yang menggerakkan mereka, karakeristik utama, spirit dasar, pikiran dasar, kode etik, kode moral, kode perilaku, sikap, aspirasi, keyakinan, prinsip dan standar. 

Webber dalam Suseno (2002:64)

Etos kerja merupakan keyakinan yang berfungsi sebagai panduan tingkah laku bagi seseorang, sekelompok atau sebuah Lembaga.

Dilansir dari berbagai media etos kerja dapat berbentuk macam-macam. Berikut dapat kami rangkum 10 etos kerja dasar yang wajib dimiliki setiap orang, yaitu:

·       Akuntabilitas, yakni dapat bekerja dengan baik tanpa perlu diawasi.

·       Disiplin adalah kemampuan fokus bertanggung jawab terhadap tugas tanpa terpengaruh situasi. Contohnya adalah tepat waktu.

·       Kejujuran tidak hanya diwujudkan dalam mengerjakan tugas, tetapi juga saat menyampaikan pendapat, mengakui kesalahan, dan berbagi tugas.

·       Rendah hati dapat diwujudkan dengan mendengarkan pendapat orang lain dan membuat keputusan yang melegakan semua pihak.

·       Integritas berarti melakukan hal yang benar, meskipun tidak diawasi. Integritas dapat menumbuhkan kepercayaan orang lain.

·       Rapi adalah sifat yang akan membantu kamu mengerjakan tugas tepat waktu dan menghindari kesalahan.

·       Kualitas kerja ditunjukkan dengan hasil pekerjaan yang konsisten dalam berbagai situasi.

·       Tanggung jawab adalah sifat umum yang harus dimiliki setiap orang, terlebih saat bekerja. Orang yang bertanggung jawab dapat mengerjakan tugas dengan tuntas, tepat waktu, dan mampu berkomunikasi dengan baik.

·       Kerja sama dapat terbangun dengan komunikasi dan pemahaman yang baik dengan orang lain.

·       Manajemen waktu yang baik akan membantu kamu menyelesaikan semua tugas dengan tepat waktu dan maksimal

          Ada beberapa hal alasan penting kenapa penting memiliki etos kerja yang tinggi, yaitu:

·    Nilai jual tinggi membuatmu banyak dicari 

Coba bayangkan jika kamu memiliki sikap 10 etos kerja dasar yang wajib dimiliki di atas. Bukankah karakter ini banyak dicari dan diinginkan oleh organisasi pemerintah maupun swasta. Nah, untuk itulah penting sekali memiliki etos kerja agar nilai jualmu juga meroket. Reputasi dalam profesi yang kamu geluti pun makin bertaraf bintang lima. Dengan begitu, kamu bakal makin dicari, dibutuhkan dan diandalkan dalam berbagai tanggung jawab penting dalam sebuah organisasi.

·    Membuka banyak peluang baru 

Kualitas seseorang dengan etos kerja tinggi membuka pintu peluang baru makin lebar. Kinerja yang kamu lakukan dengan baik bikin banyak orang akhirnya tak ragu merekomendasikanmu pada kesempatan lebih besar. Perpaduan kompetensi dengan etos kerja tinggi merupakan kombinasi yang pas, bukan? Untuk itu, teruslah pupuk etos kerjamu dengan berbagai kiat yang positif. Alhasil, peluang-peluang akan makin banyak berdatangan.

·       Karier makin berkembang

Apakah kalian sadar dalam dunia bekerja persaingan semakin ketat dan terbuka? Setiap pekerja tentunya memiliki kompetensi yang tidak bisa dianggap remeh, apalagi di era digitalisasi dan semakin modern ini. Untuk itu, etos kerja bisa jadi kekuatan yang bisa menonjolkan dirimu dibandingkan karyawan lainnya. Etos kerja bisa membawamu pada kesuksesan karier, seperti naik gaji, promosi jabatan, serta beragam poin positif lainnya. Terus pertahankan semangat kerjamu pada level maksimal agar kariermu semakin berkembang.

·       Semangat kerja tinggi membuatmu produktif

Mentalitas ini mendorongmu untuk makin efisien dalam menyelesaikan pekerjaan, tidak menunda-nunda dan tidak bermalas-malasan. Pasalnya, pengerjaan tugas yang baik, serta hasil yang maksimal akan memberikan kepuasan tersendiri dalam dirimu. Individu yang beretos kerja tinggi juga selalu berusaha untuk terlibat aktif dalam tanggung jawab yang mereka emban. Upaya ekstra yang dilakukan selaras dengan meningkatnya produktivitas kerja. Target IKU dan capaian yang ditetapkan oleh orghanisasi pun dapat tercapai dengan lebih maksimal sebelum batas waktu yang ditetapkan.

·       Turut menciptakan lingkungan kerja yang mendukung 

Salah satu aspek yang mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman serta kondusif adalah dari sisi sumber daya manusianya. Jika para pekerja di dalamnya memiliki karakter yang positif dan suportif, suasana kerja yang nyaman dan harmony di organisasi pun jadi turut terbawa. Dengan memiliki etos kerja yang tinggi, kamu telah turut berkontribusi menciptakan lingkungan kerja yang mendukung, lho! Coba bayangkan jika semua pekerja melakukan hal yang sama? Pasti akan membuatmu makin betah dan semangat untuk bekerja, bukan?. Banyaknya peluang baru tentunya bakal membuatmu makin berkembang dalam karier sekaligus menjadi profesional yang andal. Mulai hari ini, pertimbangkan untuk terus meningkatkan etos kerja yang kamu miliki ya WargaKN.!

 

Sumber : https://www.idntimes.com/

              https://lister.co.id/

Foto : Google.com

Disclaimer
Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja.
Peta Situs | Email Kemenkeu | FAQ | Prasyarat | Wise | LPSE | Hubungi Kami | Oppini