Kehadiran KPKNL Kupang Perkuat Komitmen Netralitas ASN di Deklarasi Bawaslu NTT
Darius Rohi Ede
Rabu, 02 Oktober 2024 |
219 kali
Kupang – Badan Pengawas Pemilihan Umum
(Bawaslu) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Deklarasi Netralitas
bagi ASN, TNI, dan Polri pada Senin, 30 September 2024, di Hotel Aston Kupang.
Deklarasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa ASN, TNI, dan Polri menjaga
netralitas selama Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024, sehingga
pemilu dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan damai.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting,
termasuk Penjabat Gubernur NTT, Andriko Noto Susanto, Ketua Bawaslu NTT, Nonato
Da. P Sarmento, Wakapolda NTT Brigjen Pol Awi Setiyono, Kasrem 161/WS Kolonel
Inf Riko Haryanto, serta Kepala KPKNL Kupang, Yogi Gumilar. Selain itu,
perwakilan ASN, TNI, dan Polri turut berpartisipasi dalam deklarasi ini,
menandakan sinergitas dalam menjaga netralitas pada seluruh tahapan Pilkada.
Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu NTT, Nonato Da.
P Sarmento, menegaskan bahwa netralitas ASN, TNI, dan Polri adalah fondasi
penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap demokrasi. "Kami
mengadakan deklarasi ini untuk memastikan bahwa ASN, TNI, dan Polri tidak
dimanfaatkan oleh kekuatan politik tertentu yang dapat mengancam keutuhan
bangsa. Netralitas mereka adalah dasar untuk menciptakan pemilu yang adil dan
damai," tegas Nonato.
Wakapolda NTT, Brigjen Pol Awi Setiyono, dan
Kasrem 161/WS, Kolonel Inf Riko Haryanto, turut mengingatkan pentingnya
profesionalisme bagi anggota TNI dan Polri. Mereka memastikan bahwa seluruh
anggota akan fokus pada menjaga keamanan dan ketertiban selama proses Pilkada,
serta tidak terlibat dalam politik praktis.
Kehadiran
Kepala KPKNL Kupang, Yogi Gumilar, juga menjadi bagian penting dalam
acara ini. Yogi menekankan bahwa ASN harus tetap fokus pada pelayanan kepada
masyarakat dan menjunjung tinggi integritas dalam menjalankan tugas.
"Sebagai ASN, kita harus menjaga netralitas dan tidak terlibat dalam
politik praktis. Pelayanan kepada masyarakat harus tetap menjadi prioritas
utama," ujarnya.
Penjabat Gubernur Andriko Noto Susanto
menyampaikan apresiasi atas inisiatif Bawaslu dalam menggelar acara ini.
"Deklarasi ini merupakan langkah penting untuk mencegah potensi
pelanggaran netralitas dan memastikan integritas ASN, TNI, dan Polri selama
Pilkada Serentak 2024," ucap Andriko.
Acara ini diakhiri dengan pembacaan Ikrar
Netralitas oleh perwakilan ASN, TNI, dan Polri, diikuti dengan penandatanganan
nota kesepahaman oleh para pejabat sebagai simbol komitmen mereka untuk menjaga
netralitas dan tidak berpihak kepada salah satu calon dalam Pilkada Serentak
2024.
Foto Terkait Berita