Mengenal Peta Strategi
Beni Syahputra Pardede
Senin, 05 Agustus 2024 |
1980 kali
Apa itu Peta Strategi?
Peta Strategi merupakan suatu dashboard
yang memetakan Sasaran Strategis (SS) dalam suatu kerangka hubungan sebab
akibat yang menggambarkan keseluruhan perjalanan strategi organisasi dalam
mewujudkan visi dan misi.
Unsur dalam Peta Strategi, antara lain :
1.
IKU
2.
Sasaran Strategis
3.
Perspektif

1.
Indeks Kinerja Utama (IKU) dalam Peta
Strategi
IKU menggambarkan outcome/output
yang ingin dicapai atas tugas dan fungsi organisasi. IKU merupakan bagian yang
terkandung didalam Sasaran Strategis organisasi. Pencapaian IKU menjadi tolak
ukur keberhasilan kinerja (Sasaran Strategis) suatu organsasi.
2.
Sasaran Strategis (SS) dalam Peta
Strategi
Merupakan pernyataan mengenai apa
yang harus dimiliki, dijalankan, dihasilkan atau dicapai organisasi. Setiap SS
didalamnya terdapat IKU yang realisasi capaiannya dapat menggambarkan keberhasilan
SS dalam organisasi. Nilai SS berasal dari realisasi capaian IKU yang terdapat
pada SS. Tingkat kendali dan validitas IKU berpengaruh pada besaran bobot suatu
IKU terhadap Nilai SS.
3.
Perspektif dalam Peta Strategi
Peta Strategi menggambarkan cara
pandang organisasi dalam mengelola kinerjanya dari berbagai perspektif. Di
Kementerian Keuangan pada umumnya terdapat 4 (empat) perspektif dalam Peta
Strategi, antara lain :
a.
Perspektif Stakeholder, menggambarkan kemampuan
organisasi dalam memenuhi keinginan dan harapan pemangku kepentingan seperti Presiden,
DPR, Masyarakat.
b.
Perspektif Customer, menggambarkan kemampuan
organisasi untuk memenuhi harapan dari pengguna layanan dan/atau harapan
organisasi terhadap pengguna layanan seperti BPK, K/L, dan Masyarakat.
c.
Perspektif Internal Process, menggambarkan
rangkaian proses yang dikelola organisasi dalam memberikan layanan serta
menciptakan nilai bagi Perspektif Stakeholder dan Customer.
d.
Perspektif Learning and Growth, menggambarkan
kondisi ideal atas sumber daya internal organisasi yang ingin diwujudkan atau
yang seharusnya dimiliki oleh organisasi untuk menjalankan proses bisnis guna
menghasilkan output dan outcome organisasi yang sesuai dengan harapan
Perspektif Stakeholder dan Customer.
Bobot Perspektif
Besaran Bobot Perspektif
ditentukan dalam KMK 300 Tahun 2022. Berikut adalah besaran bobot dari setiap
perspektif dalam Peta Strategi :
a.
Perspektif Stakeholder, dengan bobot 30%
b.
Perspektif Customer, dengan bobot 20%
c.
Perspektif Internal Process, dengan bobot 25%
d.
Perspektif Learning and Growth, dengan bobot 25%
Nilai Perspektif
Setiap Perspektif terdapat satu
atau lebih SS yang ingin dicapai atau diwujudkan oleh organisasi. Nilai suatu perspektif
berasal dari nilai rata-rata SS yang dicapai oleh organisasi. Untuk mendapatkan
Nilai Perspektif yang maksimal, maka nilai SS harus maksimal. Dan agar nilai SS
maksimal maka realisasi capaian IKU juga harus maksimal. Ketiga unsur dalam
peta strategi memiliki pengaruh dalam pencapaian kinerja organisasi.
Kegunaan Nilai Perspektif dan
Bobot Perspektif dalam Peta Strategi
Nilai Perspektif dan Bobot
Perspektif akan menentukan perolehan Nilai Kinerja Organisasi (NKO)
setiap Unit. Penetapan prioritas pencapaian IKU dapat berdasarkan besaran bobot
perspektif sebagai salah satu strategi dalam pengelolaan kinerja organisasi. Kinerja
yang dicapai organisasi diberikan predikat kinerja organisasi sebagai acuan
dalam penetapan sebaran predikat kinerja pegawai. Dengan begitu, besaran nilai
NKO yang diperoleh organisasi dapat menggambarkan kinerja pegawai yang terdapat
dalam suatu unit kerja.
| Disclaimer |
|---|
| Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja. |