Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita KPKNL Jambi
Ekonomi Indonesia Tumbuh Kokoh, Pacu Target Pertumbuhan 8% pada 2029

Ekonomi Indonesia Tumbuh Kokoh, Pacu Target Pertumbuhan 8% pada 2029

Taufiqurrahman
Kamis, 23 Oktober 2025 |   197 kali

Jakarta, 20 Oktober 2025 – Perekonomian Indonesia terus menunjukkan ketangguhannya dengan pertumbuhan yang stabil di kisaran 5%. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming, fondasi ini akan diakselerasi menuju target ambisius pertumbuhan ekonomi hingga 8% pada tahun 2029. Langkah ini diusung melalui serangkaian kebijakan pemulihan dan ekspansi ekonomi yang inklusif, berfokus pada penciptaan lapangan kerja, penguatan UMKM, dan peningkatan daya beli masyarakat.

Bukti nyata dari stabilitas dan momentum positif ini telah terlihat sejak awal masa pemerintahan. Sepanjang Semester I tahun 2025, realisasi investasi mencatatkan angka yang fantastis, mencapai Rp942,9 triliun. Sinyal penguatan daya beli rakyat juga semakin jelas dengan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) sebesar 6,5%.

Tidak hanya itu, instrumen strategis untuk mendanai pembangunan jangka panjang, yaitu sovereign wealth fund Dananatra, telah berhasil mengelola aset hingga US$ 1 Triliun. Angka ini memperkuat posisi Indonesia di peta keuangan global dan menjadi modal besar untuk membiayai proyek-proyek infrastruktur dan strategis nasional.

Stimulus 8+4+5: Formula Konkret Jaga Stabilitas dan Daya Saing

Untuk memastikan pertumbuhan ekonomi dirasakan secara merata dan berkelanjutan, Pemerintah menerapkan kebijakan stimulus 8+4+5. Kebijakan komprehensif ini dirancang sebagai motor penggerak ekonomi dari tingkat akar rumput hingga sektor strategis.

Kebijakan ini mencakup:

  • 8 Program Akselerasi UMKM: Memperkuat fondasi usaha mikro, kecil, dan menengah sebagai penopang utama perekonomian.

  • 4 Paket Insentif Pajak dan Perlindungan Sosial: Meringankan beban pelaku usaha dan masyarakat rentan, sekaligus mendorong aktivitas konsumsi dan investasi.

  • 5 Inisiatif Penyerapan Tenaga Kerja: Program padat karya yang menyentuh berbagai lini, mulai dari penguatan Koperasi DesaModernisasi Kapal Nelayan, hingga program-program penciptaan lapangan kerja lainnya.

“Capaian ekonomi kita bukan sekadar deretan angka statistik. Ini adalah pondasi kokoh yang sedang kita bangun bersama untuk transformasi ekonomi Indonesia yang mandiri, tangguh, dan berkeadilan,” demikian penegasan dari Pemerintah.

Dengan kombinasi antara realisasi investasi yang kuat, penguatan institusi keuangan global seperti Dananatara, dan kebijakan yang pro-rakyat, Indonesia bukan hanya menjaga stabilitas, tetapi sedang memacu lompatan besar menuju masa depan ekonomi yang lebih gemilang.

Foto Terkait Berita

Floating Icon