Presiden Prabowo Sampaikan RAPBN 2026, Fokus pada 8 Program Prioritas untuk Indonesia Maju
Taufiqurrahman Sabtu, 16 Agustus 2025 |
935 kali
Jakarta, [15 Agustus 2025] – Presiden Prabowo Subianto secara resmi menyampaikan Pidato Pengantar Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) Tahun Anggaran 2026 beserta Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPR RI. APBN 2026 menjadi RAPBN pertama di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming, yang dirancang sebagai instrumen strategis untuk mewujudkan Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya APBN 2026 sebagai landasan mencapai amanat konstitusi dan menjawab tantangan pembangunan nasional. Terdapat 8 program prioritas yang menjadi fokus utama, yaitu:
1. Ketahanan Pangan
2. Ketahanan Energi
3. Program Makan Bergizi Gratis
4. Peningkatan Kualitas Pendidikan
5. Perluasan Akses Kesehatan
6. Pembangunan Desa dan Pemberdayaan Koperasi/UMKM
7. Pertahanan Semesta
8. Akselerasi Investasi dan Perdagangan Global
Postur APBN 2026
RAPBN 2026 mengusung pendapatan negara sebesar Rp3.147,7 triliun, dengan belanja negara mencapai Rp3.786,5 triliun. Defisit APBN ditetapkan pada 2,48% PDB, yang masih dalam batas aman untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
Target Ekonomi 2026
Pemerintah menargetkan sejumlah indikator makroekonomi, antara lain:
- Pertumbuhan ekonomi 5,4% (yoy)
- Inflasi terkendali di 2,5% (yoy)
- Suku bunga Surat Berharga Negara (SBN) 10 tahun 6,9% (yoy)
- Nilai tukar Rupiah stabil di kisaran Rp16.500 per USD
“APBN 2026 adalah langkah awal pemerintahan kami untuk membawa Indonesia lebih sejahtera, dengan fokus pada peningkatan kualitas hidup rakyat dan daya saing global,” ujar Presiden Prabowo.
Dengan komitmen pada program prioritas dan pengelolaan anggaran yang transparan, Pemerintah berharap RAPBN 2026 dapat menjadi fondasi kuat menuju Indonesia Emas 2045.
#APBN2026 #IndonesiaMaju