Pemberdayaan UMKM Lewat Sinergi Kementerian Keuangan di Dumai
Putri Dewi Astuti
Jum'at, 08 Agustus 2025 |
225 kali
7 Agustus 2025 – Dalam rangka mendukung pemberdayaan ekonomi lokal dan peningkatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), kantor-kantor vertikal Kementerian Keuangan di Kota Dumai menyelenggarakan kegiatan Join Program Pemberdayaan UMKM, bekerja sama dengan Rumah BUMN Dumai.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini dibuka dengan sapaan hangat dari MC KPKNL Dumai, Natasya, dan dilanjutkan para peserta kegiatan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya serta pemutaran Mars Kementerian Keuangan.
Plh. Kepala KPKNL Dumai, membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan mendorong partisipasi UMKM dalam lelang, tetapi juga merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendukung terwujudnya Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada KPKNL Dumai. “Inisiatif ini sejalan dengan komitmen kami untuk terus meningkatkan integritas, transparansi, serta kualitas pelayanan publik secara berkesinambungan,” sambutan Suhariadi.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi pemaparan dari masing-masing unit eselon vertikal Kemenkeu di wilayah Dumai, yakni KPKNL Dumai, KPPN Dumai, KPP Pratama Dumai, dan Bea Cukai TMP B Dumai. Pemaparan dibuka oleh Pelelang Ahli Pertama dari KPKNL Dumai, Olivia, memaparkan ketentuan terkait Lelang Sukarela sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 122 Tahun 2023. Ia menjelaskan bahwa KPKNL sebagai instansi vertikal DJKN memiliki kewenangan dalam penyelenggaraan berbagai jenis lelang, termasuk lelang sukarela yang dapat dimanfaatkan UMKM sebagai salah satu strategi pemasaran produk.
Kepala KPPN Dumai, Halim, menyampaikan informasi terkait akses pembiayaan bagi UMKM melalui program Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) dan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Ia menjelaskan bahwa penyalur program UMi meliputi Permodalan Nasional Madani (PNM), Pegadaian, dan Bahana Artha Ventura. Dalam paparannya, Halim juga memaparkan para penyalur KUR serta menyampaikan capaian realisasi penyaluran KUR di tahun-tahun sebelumnya sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap pengembangan UMKM.
Perwakilan dari KPP Pratama Dumai, Ade, memberikan edukasi perpajakan kepada para pelaku UMKM sebagai upaya meningkatkan kepatuhan dan pemahaman pajak. Dalam paparannya, Ade menjelaskan tahapan registrasi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) yang dapat dilakukan secara daring melalui laman coretaxdjp.pajak.go.id maupun secara luring di kantor pajak terdekat. Ia juga memaparkan mengenai objek dan subjek Pajak Penghasilan (PPh) Final sebesar 0,5%, serta prosedur penyetoran, pemotongan/pemungutan, dan pelaporan pajak yang berlaku bagi Wajib Pajak Orang Pribadi pelaku UMKM.
Setelah dilakukan pemaparan terkait dengan lelang sukarela, pelaporan perpajakan, dan Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) serta Kredit Usaha Rakyat (KUR) selanjutnya Bea Cukai TMP B Dumai turut berbagi informasi mengenai prosedur ekspor dan memberikan contoh UMKM lokal yang telah berhasil menembus pasar internasional. Materi ini diharapkan dapat memotivasi peserta untuk mulai mempertimbangkan ekspor sebagai langkah ekspansi bisnis dari para pelaku UMKM. Beberapa program Dukungan UMKM Ekspor diantaranya Klinik Ekspor, Potensi pasok perusahaan KB/KITE sebagai bentuk peningkatan kemitraan yang berkelanjutan antara UMKM dengan perusahaan KB/KITE, Solusi Logistik melalui NLE untuk membantu UMKM memudahkan urusan logistic, serta Pemanfaatan Balai Laboratorium Bea Cukai atas barang seperti kualitas bahan, cemaran logam, komposisi bahan, dll.
Melalui kegiatan ini, para pelaku UMKM binaan Rumah BUMN Dumai diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik terhadap proses dan layanan yang tersedia dari Kementerian Keuangan. Selain mengenalkan lelang sebagai sarana penjualan strategis, kegiatan ini juga mendorong UMKM untuk naik kelas, siap ekspor, serta menjalin kemitraan yang berkelanjutan dengan entitas pemerintah maupun swasta.
Acara ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang interaktif, menunjukkan antusiasme peserta dalam menggali informasi dan peluang. Dengan semangat sinergi, Kemenkeu berkomitmen untuk terus mendorong transformasi UMKM menjadi usaha yang modern, produktif, dan berdaya saing tinggi.
Oleh Putri Dewi Astuti
Foto Terkait Berita