Denpasar – Kamis, 7 Mei 2026, bertempat di ZodiacXII Coffee & Eatery, Pejabat Fungsional Pelelang Muda KPKNL Denpasar, Triyanto, menjadi narasumber dalam kegiatan sosialisasi penggunaan Aplikasi Lelang V2 pada acara Investor Gathering yang diselenggarakan oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Retail Asset Management XI Bali dan Nusa Tenggara.
Kegiatan tersebut diikuti oleh para investor Bank Mandiri yang selama ini menjadi mitra strategis dalam proses pemasaran dan penjualan aset melalui mekanisme lelang. Acara ini bertujuan meningkatkan pemahaman investor mengenai transformasi digital layanan lelang pemerintah, khususnya penggunaan Aplikasi Lelang V2 sebagai sarana yang lebih modern, mudah, dan transparan dalam mengikuti proses lelang.
Dalam paparannya, Triyanto menjelaskan berbagai fitur dan mekanisme pada Aplikasi Lelang V2, mulai dari proses registrasi akun, pencarian objek lelang, tata cara pengajuan penawaran, hingga pemantauan hasil lelang secara daring. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai aspek keamanan transaksi, kemudahan akses informasi objek lelang, serta optimalisasi pemanfaatan platform digital guna meningkatkan partisipasi investor pada pelaksanaan lelang.
Melalui forum tersebut, diharapkan para investor semakin memahami mekanisme lelang elektronik pemerintah sehingga dapat meningkatkan minat dan partisipasi dalam kegiatan lelang, khususnya terhadap aset-aset yang dipasarkan melalui Bank Mandiri.
Kegiatan Investor Gathering ini juga menjadi bagian dari penguatan sinergi antara KPKNL Denpasar dengan Bank Mandiri dalam mendukung pelaksanaan Mandiri Lelang Festival, yang merupakan agenda strategis tahunan dan telah dilaksanakan secara konsisten sejak tahun 2022. Program ini menjadi salah satu upaya strategis dalam percepatan proses penyelesaian aset serta optimalisasi hasil lelang melalui perluasan jangkauan investor dan peningkatan literasi lelang.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan kolaborasi antara KPKNL Denpasar dan Bank Mandiri semakin kuat dalam mewujudkan layanan lelang yang adaptif, transparan, dan berorientasi pada peningkatan nilai hasil lelang bagi seluruh pemangku kepentingan.