Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Artikel KPKNL Denpasar
Kertha Gosa, Aset Berharga Daerah yang Terus Dilestarikan

Kertha Gosa, Aset Berharga Daerah yang Terus Dilestarikan

Ni Luh Nyoman Arini Asriwijayanti
Kamis, 26 Februari 2026 |   107 kali

Kertha Gosa, bangunan bersejarah yang terletak di jantung Kota Semarapura ini menjadi simbol kejayaan peradaban hukum adat di Bali. Kini Kertha Gosa tidak hanya sebagai simbol kejayaan peradaban hukum namun juga menjadi destinasi wisata budaya di Bali Timur.

Sejarah Kertha Gosa

Kertha Gosa berada di dalam Kompleks Taman Gili, yang merupakan bagian dari istana Kerajaan Klungkung.

Bangunan ini dibangun pada abad ke-18 pada masa pemerintahan Raja Klungkung. Nama Kertha Gosa yang diambil dari kata “Kertha” yang artinya kesejahteraan atau keadilan dan “Gosa” yang artinya tempat bermusyawarah, dulunya berfungsi sebagai balai pengadilan kerajaan yaitu tempat raja dan para pejabat kerajaan untuk membahas dan memutuskan perkara hukum untuk menegakkan keadilan.

Keunikan utama dari bangunan ini terletak pada lukisan tradisional Bali yang menghiasi langit-langit bangunan. Lukisan wayang yang terkenal dengan nama wayang Kamasan menggambarkan kisah epos seperti Mahabharata, yang mengandung pesan moral tentang hukum karma dan tanggung jawab manusia atas setiap perbuatannya.

Kertha Gosa sebagai Aset Daerah

Keunikan bangunan Kertha Gosa dengan lukisan wayang gaya Kamasan yang menghiasi langit-langit bangunan menjadikan Kertha Gosa sebagai aset budaya daerah.

Fungsi historis Kertha Gosa sebagai balai pengadilan kerajaan juga menjadikan Klungkung sebagai simbol hukum adat di Bali pada masa lalu.

Keunikan dan fungsi historisnya tersebut menjadikan Kertha Gosa sebagai salah satu destinasi wisata budaya unggulan di Bali Timur yang memberikan kontribusi signifikan terhadap sektor pariwisata Kabupaten Klungkung. Keberadaannya tidak hanya menarik wisatawan domestik dan mancanegara, tetapi juga memperkuat identitas daerah sebagai pusat sejarah dan kebudayaan Bali.

Upaya Pelestarian Kertha Gosa sebagai Aset Daerah

Sebagai warisan budaya yang telah berdiri sejak lama, Kertha Gosa memerlukan perhatian khusus dalam upaya pelestarian agar tetap terjaga keasliannya. Tantangan yang dihadapi antara lain: pelapukan bangunan akibat faktor usia dan cuaca, resiko kerusakan lukisan akibat kelembapan dan tekanan dari meningkatnya jumlah wisatawan.

Upaya pelestarian Kertha Gosa terus diperkuat sebagai bagian dari komitmen menjaga warisan budaya sekaligus aset strategis daerah.

Pelestarian tersebut meliputi, konservasi fisik bangunan secara berkala, restorasi lukisan langit-langit oleh tenaga ahli dan seniman tradisional, perlindungan hukum sebagai cagar budaya serta edukasi dan promosi budaya melalui kegiatan kunjungan pelajar, festival budaya, dan berbagai program kebudayaan.

Dengan pelestarian Kertha Gosa ini diharapkan warisan sejarah dan nilai-nilai seni budaya Bali tetap terjaga serta dapat diwariskan kepada generasi mendatang.

Disclaimer
Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja.

Foto Terkait Artikel

Floating Icon