Forum Konsultasi Publik 2026 KPKNL Bontang Perkuat Integritas dan Pelayanan Responsif Gender
Aji Dwi Nanda
Jum'at, 26 Juni 2026 |
20 kali
Mengusung terma "Penguatan Integritas dan Implementasi Pengarusutamaan Gender untuk Pelayanan Publik yang Lebih Baik", Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bontang menyelenggarakan "Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2026 pada Kamis (25/6) di Aula KPKNL Bontang. Kegiatan ini merupakan wujud
komitmen KPKNL Bontang dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang
berintegritas, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat serta para
pemangku kepentingan.
Forum tersebut dihadiri oleh para
pengguna layanan yang berasal dari satuan kerja pemerintah pusat, pemerintah
daerah, perbankan, aparat penegak hukum, serta perwakilan penyandang
disabilitas. Kegiatan dilaksanakan secara hybrid, yaitu luring dan
daring, sebagai upaya memperluas partisipasi masyarakat.
Melalui forum ini, para pengguna
layanan dan pemangku kepentingan diberikan ruang untuk menyampaikan masukan,
saran, maupun usulan sebagai bahan evaluasi dan penyempurnaan kualitas
pelayanan publik di KPKNL Bontang.
Kegiatan dibuka oleh Kepala KPKNL Bontang, Anas Waskita Jati. Dalam
sambutannya, beliau menegaskan komitmen KPKNL Bontang untuk terus menghadirkan
pelayanan publik yang berintegritas, transparan, inklusif, dan berkeadilan
melalui kolaborasi yang erat dengan para pemangku kepentingan serta
implementasi Pengarusutamaan Gender (PUG) dalam setiap aspek pelayanan.
Selanjutnya, Anas Waskita Jati yang juga merupakan Penyuluh Antikorupsi
(PAKSI) menyampaikan sosialisasi mengenai pencegahan korupsi dan
gratifikasi. Dalam paparannya, beliau mengajak seluruh peserta untuk
berperan aktif melaporkan apabila menemukan indikasi tindak korupsi maupun
gratifikasi, khususnya di lingkungan KPKNL Bontang, melalui saluran pengaduan
yang telah disediakan.
Materi berikutnya disampaikan oleh Wagino, Kepala Seksi Kepatuhan Internal,
yang memaparkan Standar Pelayanan KPKNL Bontang berdasarkan PMK Nomor
46/PMK.01/2021 tentang Pedoman Standar Pelayanan di Lingkungan Kementerian
Keuangan.
Penyampaian materi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pengguna
layanan mengenai standar pelayanan yang menjadi acuan dalam penyelenggaraan
layanan di KPKNL Bontang.
Sebagai instansi yang mendukung implementasi Pengarusutamaan Gender, KPKNL Bontang juga menghadirkan Krisy Hutabarat dari Dinas Pemberdayaan
Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana Kota Bontang sebagai
narasumber.
Dalam sesi tersebut disampaikan pentingnya penerapan perspektif gender
dalam pelayanan publik guna mewujudkan layanan yang lebih setara, inklusif, dan
responsif terhadap kebutuhan seluruh lapisan masyarakat.
Para peserta turut memberikan apresiasi atas kualitas pelayanan KPKNL Bontang sekaligus menyampaikan
berbagai masukan dan saran sebagai bahan peningkatan kualitas layanan. Beberapa
masukan yang disampaikan antara lain terkait percepatan pelayanan serta
penguatan fasilitas yang ramah bagi penyandang disabilitas.
Sebagai bentuk apresiasi atas sinergi dan kolaborasi yang telah
terjalin, KPKNL Bontang juga menyerahkan Stakeholder Award kepada
para stakeholder yang dinilai telah memberikan dukungan
terhadap pelaksanaan tugas dan pelayanan KPKNL Bontang.
Penghargaan diberikan dalam kategori Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN),
Layanan Lelang, dan Hubungan Kemitraan. Kegiatan ditutup dengan penandatanganan
Berita Acara Forum
Konsultasi Publik oleh KPKNL Bontang bersama
perwakilan peserta yang hadir secara luring.
Melalui penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik yang rutin dilaksanakan setiap tahun, KPKNL Bontang berharap dapat terus memperkuat kolaborasi dengan para pemangku kepentingan sekaligus menjadikan setiap masukan yang diterima sebagai dasar dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang semakin profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
* Berita ini telah tayang di https://kaltimpost.jawapos.com dengan judul yang sama pada tanggal 26 Juni 2026
Foto Terkait Berita