Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita KPKNL Bontang
Optimalisasi Pengelolaan BMN/D: KPKNL Bontang Berbagi Ilmu di Bimtek Pemkab Kutai Timur

Optimalisasi Pengelolaan BMN/D: KPKNL Bontang Berbagi Ilmu di Bimtek Pemkab Kutai Timur

Danny Walprido Pardosi
Senin, 25 November 2024 |   83 kali

Bontang – (22/11) Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bontang menjadi narasumber dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penatausahaan, Penilaian, dan Pelelangan Barang Milik Negara/Daerah (BMN/D) yang diselenggarakan oleh Inspektorat Daerah (Itda) Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim). Acara yang bertempat di Ruang Pertemuan Hotel Bintang Sintuk, Bontang ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pegawai Itda Pemkab Kutim dalam pengelolaan BMN/D.

Kegiatan dimulai dengan pemaparan Maruli Tua Silalahi, pelaksana pada Seksi Pengelolaan Kekayaan Negara, yang menjelaskan siklus pengelolaan BMN/D dari perencanaan kebutuhan, pengadaan, penggunaan, hingga pemindahtanganan dan penghapusan. Maruli menekankan pentingnya pemanfaatan aset yang berstatus idle agar dapat memberikan nilai lebih. “Jika aset tidak digunakan, kita bisa melakukan pemanfaatan seperti sewa atau pinjam pakai agar aset tersebut tetap bermanfaat,” ungkapnya.

Selanjutnya, Danang Setiawan, Penilai Pemerintah Ahli Pertama, memaparkan proses penilaian BMN/D. Ia menjelaskan bahwa pendekatan data pasar menjadi metode yang paling sering digunakan karena didasarkan pada data pembanding sebagai dasar pembentukan nilai, selain pendekatan biaya dan pendapatan yang juga bisa diterapkan sesuai kebutuhan.

Sebagai pemateri terakhir, Rizky Fany, Pelelang Ahli Muda, menjelaskan proses bisnis lelang noneksekusi wajib BMN/D berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 122 Tahun 2023. Ia memaparkan tiga tahapan utama dalam pelaksanaan lelang, yaitu pra-lelang, pelaksanaan lelang, dan pasca-lelang. Selain itu, Rizky juga memaparkan materi pelaksanaan Lelang Hak Menikmati sebagai alternatif sarana bagi Itda Pemkab Kutim untuk memanfaatkan asetnya.

“Kami terbuka untuk berdiskusi terkait dokumen atau prosedur lelang. Jika ada kendala, silakan hubungi kami,” ujarnya.

Menutup acara, Plt. Inspektur Kabupaten Kutai Timur, Sudirman Latif, memberikan pesan motivasi kepada para peserta. Ia menekankan pentingnya setiap pegawai memahami proses bisnis secara menyeluruh agar mampu berkontribusi optimal di wilayah Kutai Timur yang mencakup 139 desa, 2 kelurahan, dan 18 kecamatan. “Kalau kita mau jadi yang luar biasa, ubahlah mindset kita. Jangan bekerja dengan cara yang biasa-biasa saja,” tutupnya.

Foto Terkait Berita

Floating Icon