Hakordia 2025: KPKNL Bima Perkuat Semangat Antikorupsi
Ni Made Ayuning Pradnyani
Jum'at, 12 Desember 2025 |
60 kali
Bima - KPKNL Bima memperingati Hari Antikorupsi
Sedunia (Hakordia) Tahun 2025 melalui rangkaian kegiatan yang bertujuan
menumbuhkan budaya integritas dan meningkatkan kesadaran untuk menolak praktik korupsi.
Peringatan ini diawali pada Kamis (4/12) dengan pelaksanaan kampanye
antikorupsi melalui kegiatan jalan sehat dan senam bersama Kemenkeu Satu Bima
di Kota Bima. Kegiatan tersebut menjadi bentuk komitmen KPKNL Bima untuk
memperkuat nilai antikorupsi melalui pendekatan positif dan kolaboratif,
sekaligus mengajak masyarakat untuk membangun budaya integritas dalam kehidupan
sehari-hari. Sebagai wujud semangat kolaboratif tersebut, Hakordia 2025
mengusung tema “Satukan Aksi, Basmi Korupsi” yang mencerminkan ajakan kepada
seluruh elemen bangsa untuk bersatu padu dalam memberantas korupsi.
Rangkaian peringatan berlanjut pada Selasa (9/12) dalam kegiatan rutin Selasa Wara (Selasa Waktunya Kita Berbicara)
melalui sesi One Day One Information. Pada kesempatan tersebut, Muh.
Ulin Nuha selaku Kepala Seksi Kepatuhan Internal (KI) menyampaikan materi
berjudul “Integritas dalam Hobi dan Perilaku” yang menekankan pentingnya
menginternalisasikan nilai kejujuran dan tanggung jawab dalam setiap aspek
kehidupan, termasuk hal-hal kecil di luar kedinasan.
Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan
sosialisasi oleh I Nyoman Taufik Rizkyawan, Pelaksana Seksi KI, yang membawakan
materi mengenai SE-36/MK.1/2020 tentang Pencegahan dan Dukungan Penanganan
Pelecehan Seksual di Lingkungan Kerja. Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan
pemahaman pegawai mengenai bentuk, ruang lingkup, dampak, serta langkah
pencegahan dan penanganan pelecehan seksual di lingkungan kerja sebagai bagian
dari upaya Kementerian Keuangan dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman,
sehat, beretika, dan inklusif bagi seluruh pegawai.
Melalui rangkaian peringatan Hari
Antikorupsi Sedunia Tahun 2025 ini, KPKNL Bima menegaskan komitmennya untuk
terus memperkuat integritas organisasi, menjunjung profesionalisme,
meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memastikan budaya antikorupsi
terwujud dalam tindakan nyata sehari-hari.
Penulis dan Dokumentasi: Ni Made Ayuning Pradnyani
Foto Terkait Berita