Banjir Bandang di Kecamatan Wera dan Ambalawi: KPKNL Bima Beserta Kemenkeu Satu Bima Salurkan Bantuan Kemanusiaan
Ni Made Ayuning Pradnyani
Senin, 10 Februari 2025 |
306 kali
Sabtu (08 Februari 2025), KPKNL Bima beserta jajaran Kemenkeu Satu Bima turut ambil bagian dalam misi kemanusiaan berupa penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak banjir bandang di Kecamatan Wera, Kabupaten Bima. Curah hujan yang tinggi dan merata beberapa minggu terakhir mengakibatkan beberapa titik di wilayah Kota/Kabupaten Bima dan sekitarnya terdampak banjir, terparah ada di Kecamatan Wera dan Ambalawi (Foto Banjir Bandang di Kecamatan Wera terlampir. Dokumen Sumber: RRI.co.id).
Dikutip dari Pusat Pengendalian dan
Operasional (Pusdalops) BPBD Kabupaten Bima (6/2/25), musibah banjir tersebut
berdampak pada 253 jiwa pada 170 kepala keluarga (KK) di kecamatan Ambalawi dan
218 jiwa pada 79 KK di kecamatan Wera. Sementara, sebanyak tiga jiwa dinyatakan
meninggal dunia, lima jiwa hilang, dan 12 jiwa dari tiga KK mengungsi. Di kecamatan
Ambalawi, 15 rumah rusak berat dan 79 unit rumah rusak ringan. Sedangkan di kecamatan
Wera, sebanyak 13 rumah rusak berat dan 181 unit rumah rusak ringan.
Bencana hidrometeorologi ini juga merusak
beberapa infrastruktur. Infrastruktur yang mengalami kerusakan yaitu sembilan
jembatan rusak berat, dua jembatan rusak ringan, tujuh bendung rusak berat, satu
ruas badan jalan terkikis jalur lintas Wera-Bima dan 400 meter saluran irigasi
jebol. Akses satu-satunya menuju Kecamatan Wera – Kota Bima dan sebaliknya pun
lumpuh total akibat putusnya jembatan yang menghubungkan dua wilayah tersebut.
Merespon situasi yang demikian, Kemenkeu
Satu Bima yang terdiri dari KPKNL Bima, KPP Raba Bima, dan KPPN Bima berinisiasi
untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban terdampak. Bantuan
kemanusiaan tersebut disalurkan dalam bentuk paket sembako agar mudah untuk
didistribusikan dan tepat sasaran.
Penyaluran bantuan kemanusiaan ini merupakan bentuk komitmen dan kepedulian KPKNL Bima sebagai bagian dari Kemenkeu Satu Bima untuk ikut andil meringankan beban masyarakat terdampak banjir sehingga bisa cepat bangkit kembali. Diharapkan dengan kerja sama semua pihak, pemulihan pascabencana dapat berjalan dengan cepat dan korban banjir segera kembali ke kehidupan normal.
KPKNL Bima dan Kemenkeu Satu Bima berharap bahwa bantuan kemanusiaan ini bisa dimaknai juga sebagai bentuk solidaritas yang tulus, pengimplementasian nilai-nilai kemanusiaan, dan peran serta aktif organisasi dalam kehidupan bermasyarakat. Semoga bermanfaat!
Foto Terkait Berita