Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Artikel KPKNL Biak
Pentingnya Kesehatan Mental di Era Modern

Pentingnya Kesehatan Mental di Era Modern

Alpha Akbar Radytia
Minggu, 26 April 2026 |   54 kali

Beberapa hari yang lalu , penulis mendengar sebuah kabar duka dimana tetangga di Tangerang meninggal terduga bunuh diri (suicide), padahal yang bersangkutan dikenal sebagai seorang pengusaha yang rajin beribadah dan menjadi salah satu donator masjid disana, yang rasanya tidak masuk diakal penulis jika yang bersangkutan sampai harus mengakhiri hidupnya dengan cara seperti itu sementara jika kita liat dari luar, beliau punya semua yang diimpikan semua orang di dunia ini, mulai dari keluarga, anak, harta serta jabatan.

Belajar dari hal tersebut diatas, menurut penulis sangat penting untuk menjaga kesehatan mental di era modern ini. Kesehatan itu tidak hanya sebatas tubuh yang bugar tapi juga pikiran dan perasaan yang stabil. Namun, masih banyak yang belum memahami secara mendalam  apa itu kesehatan mental dan mengapa sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Lebih lanjut, terutama kita sebagai insan DJKN tentu kesehatan mental sangat diperlukan dalam menghadapi dunia pekerjaan yang semakin komplek dengan segala permasalahan dan tantangan yang ada.

Pengertian Kesehatan Mental Secara Umum

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kesehatan mental didefinisikan sebagai kondisi sejahtera di mana setiap individu menyadari potensi dirinya. Individu tersebut mampu mengatasi tekanan hidup sehari-hari yang normal. Selain itu, mereka dapat bekerja secara produktif dan berkontribusi secara positif pada komunitasnya. Definisi ini menekankan kesehatan mental bukan sekadar tidak adanya gangguan atau penyakit mental. Ini adalah keadaan sejahtera secara psikologis, emosional, dan sosial yang aktif.

WHO sendiri mengidentifikasi beberapa elemen kunci yang menjadi landasan konsep kesehatan mental. Elemen-elemen ini menunjukkan sifat holistik dan fungsional dari kondisi mental yang sehat. Memahami elemen-elemen ini membantu dalam mengidentifikasi dan mempromosikan kesehatan mental.

·       Kesejahteraan (Well-being): Ini mencakup perasaan sejahtera secara psikologis, emosional, dan sosial. Seseorang merasakan kenyamanan dan kebahagiaan dalam hidupnya.

·       Kesadaran Diri: Individu memahami dan menyadari kemampuan serta potensi yang dimiliki. Ini melibatkan pengenalan terhadap kekuatan dan batasan diri sendiri.

·       Manajemen Stres: Kemampuan untuk menghadapi tekanan hidup sehari-hari secara normal dan efektif. Ini berarti memiliki mekanisme koping yang sehat terhadap tantangan.

·       Produktivitas: Mampu bekerja secara produktif dan memberikan manfaat dalam peran masing-masing. Aspek ini menekankan fungsi sosial dan ekonomi individu.

·       Kontribusi: Seseorang dapat aktif berkontribusi kepada masyarakat sekitar. Ini mencerminkan peran individu sebagai bagian integral dari komunitasnya.

 

 

 

Cara Meningkatkan Kesehatan Mental Berdasarkan Konsep WHO

Berdasarkan definisi kesehatan mental menurut WHO, ada beberapa langkah praktis yang dapat diambil untuk meningkatkan kesejahteraan mental. Pendekatan ini berfokus pada pembangunan kekuatan dan resiliensi individu. Ini juga menekankan pentingnya interaksi sosial dan produktivitas.

·       Membangun Keterampilan Mengatasi Stres: Latih teknik relaksasi, mindfulness, atau manajemen waktu. Kemampuan ini membantu menghadapi tekanan hidup dengan lebih baik.

·       Menjaga Keseimbangan Hidup: Pastikan ada waktu untuk bekerja, istirahat, hobi, dan interaksi sosial. Keseimbangan ini krusial untuk mencegah kelelahan.

·       Terlibat dalam Aktivitas yang Bermakna: Temukan kegiatan yang memberikan tujuan dan rasa pencapaian. Ini dapat meningkatkan perasaan produktivitas dan kontribusi.

·       Membangun Hubungan Sosial yang Kuat: Berinteraksi dengan orang lain, berbagi pengalaman, dan mencari dukungan sosial. Koneksi sosial merupakan pilar kesehatan mental.

·       Mencari Bantuan Profesional Jika Diperlukan: Jangan ragu berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater jika mengalami kesulitan. Profesional dapat memberikan panduan dan dukungan yang tepat.

Implementasi Kesehatan Mental di Lingkup Kementerian Keuangan

Dalam rangka reformasi birokrasi di lingkup Kementerian Keuangan dan untuk mendukung pencapaian visi dan misi serta penguatan budaya Kementerian Keuangan dimana pegawainya diharapkan memiliki kesehatan fisik dan mental maka perlu diatur pedoman pembinaan mental di Kementerian Keuangan dengan diterbitkannya Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor :467 Tahun 2023.

Adapun melalui KMK tersebut saat ini Kementerian Keuangan mempunyai strategi mewujudkan pola kerja baru untuk mendukung kesehatan mental yang sehat untuk semua pegawai Kemenkeu. Strategi tersebut adalah sebagai berikut:

A. Penyusunan Kebijakan Work Form Anywhere (WFA) yang disesuaikan jenis serta karakteristik masing masing pekerjaan, diantaranya:

1. Tempat dan waktu bekerja ( Fisik dan Jam Kerja Sama/Fisik Jam Kerja Fleksibel/Virtual Jam Kerja Sama/Virtual Jam Kerja Fleksibel)

2. Jarak dari tempat tinggal ke tempat kerja

3. Penempatan di luar homebase

4. Rumpun unit kerja

B. Meningkatkan motivasi, engagement , dan kinerja pegawai melalui kebijakan kesejahteraan yang humanis dan holistic, antara lain:

1. Redesain system penghargaan

2. Kebijakan afirmasi pegawai remote area

3. Penyesuaian jam kerja menunjang work life balance

4. Perlindungan hukum pegawai

5. Layanan konseling dan kesehatan pegawai

6. Implementasi pangarusatamaan gender

7. Penyempurnaan program persiapan pensiun

Berkaitan dengan kesehatan mental, maka perlu pemahaman tentang Mindfull (kesadaran penuh) dari diri seorang pegawai. Mindfull adalah keadaan pikiran yang berfokus pada apa yang dirasakan saat ini tanpa melalui penilaian, membawa perhatian ke momen saat ini sambil menerima dan mengenali segala pikiran, emosi, dan perasaan fisik apapun.

Manfaat mindfull adalah sebagai berikut:

1. Lebih terhubung dengan diri sendiri, baik secara fisik maupun emosional

2. Memiliki kesadaran emosional yang lebih besar tentang diri sendiri dan individu di sekitarnya

3. Memiliki pemahaman yang lebih baik tentang emosi diri dan penyebabnya

4. Mengurangi stress

Formula mindfulness:

1. Sadar makna dan tujuan

2. Menikmati proses

3. Olah fikir dan olah fisik

4. Memberikan keseimbangan pada otak

5. Mengembangkan sikap tenang

6. Mengendalikan diri sepenuhnya

Tips melatih mindfulness salah satunya dengan cara:

1. Fokus pada Satu Hal di Satu Waktu

2. Menulis Diary

3. Meditasi

 

Kebahagiaan pegawai  adalah kewajiban yang perlu diperhatikan di dalam lingkungan kerja khususnya di Kementerian Keuangan. Karena pada intinya pegawai perlu terus bertumbuh agar tetap terlibat dan produktif dalam lingkungan pekerjaan. Pada intinya, pegawai yang bahagia memberikan manfaat lebih bagi organisasi baik dari segi kinerja maupun atmosfer kantor yang lebih sehat.

Peraturan Perundang-Undangan :

 

Keputusan Menteri Keuangan Nomor 467 Tahun 2023 Tentang Pedoman Pembinaan Mental di Lingkungan Kementerian Keuangan

 

Website:

 

https://edukesehatan.ac.id/apa-itu-kesehatan-mental-dan-mengapa-penting/

 

https://radarbekasi.id/2022/12/24/pengelolaan-kesehatan-mental-sebagai-pegawai-kemenkeu/

 

https://www.scribd.com/document/794566735/KMK-2023-467?v=0.671

 

  Penulis : Alpha Akbar / KPKNL Biak#Samber

Disclaimer
Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja.
Floating Icon