Pentingnya Kesehatan Mental di Era Modern
Alpha Akbar Radytia
Minggu, 26 April 2026 |
54 kali
Beberapa hari yang lalu , penulis mendengar
sebuah kabar duka dimana tetangga di Tangerang meninggal terduga bunuh diri (suicide),
padahal yang bersangkutan dikenal sebagai seorang pengusaha yang rajin
beribadah dan menjadi salah satu donator masjid disana, yang rasanya tidak
masuk diakal penulis jika yang bersangkutan sampai harus mengakhiri hidupnya
dengan cara seperti itu sementara jika kita liat dari luar, beliau punya semua
yang diimpikan semua orang di dunia ini, mulai dari keluarga, anak, harta serta
jabatan.
Belajar dari hal tersebut diatas, menurut
penulis sangat penting untuk menjaga kesehatan mental di era modern ini.
Kesehatan itu tidak hanya sebatas tubuh yang bugar tapi juga pikiran dan
perasaan yang stabil. Namun, masih banyak yang belum memahami secara
mendalam apa itu kesehatan mental dan
mengapa sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Lebih lanjut, terutama kita
sebagai insan DJKN tentu kesehatan mental sangat diperlukan dalam menghadapi
dunia pekerjaan yang semakin komplek dengan segala permasalahan dan tantangan
yang ada.
Pengertian Kesehatan Mental Secara Umum
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO),
kesehatan mental didefinisikan sebagai kondisi sejahtera di mana setiap
individu menyadari potensi dirinya. Individu tersebut mampu mengatasi tekanan
hidup sehari-hari yang normal. Selain itu, mereka dapat bekerja secara
produktif dan berkontribusi secara positif pada komunitasnya. Definisi ini
menekankan kesehatan mental bukan sekadar tidak adanya gangguan atau penyakit mental.
Ini adalah keadaan sejahtera secara psikologis, emosional, dan sosial yang
aktif.
WHO sendiri mengidentifikasi beberapa elemen
kunci yang menjadi landasan konsep kesehatan mental. Elemen-elemen ini
menunjukkan sifat holistik dan fungsional dari kondisi mental yang sehat.
Memahami elemen-elemen ini membantu dalam mengidentifikasi dan mempromosikan
kesehatan mental.
· Kesejahteraan (Well-being): Ini mencakup
perasaan sejahtera secara psikologis, emosional, dan sosial. Seseorang
merasakan kenyamanan dan kebahagiaan dalam hidupnya.
· Kesadaran Diri: Individu memahami dan menyadari
kemampuan serta potensi yang dimiliki. Ini melibatkan pengenalan terhadap
kekuatan dan batasan diri sendiri.
· Manajemen Stres: Kemampuan untuk menghadapi
tekanan hidup sehari-hari secara normal dan efektif. Ini berarti memiliki
mekanisme koping yang sehat terhadap tantangan.
· Produktivitas: Mampu bekerja secara produktif
dan memberikan manfaat dalam peran masing-masing. Aspek ini menekankan fungsi
sosial dan ekonomi individu.
· Kontribusi: Seseorang dapat aktif berkontribusi
kepada masyarakat sekitar. Ini mencerminkan peran individu sebagai bagian
integral dari komunitasnya.
Cara Meningkatkan Kesehatan Mental Berdasarkan
Konsep WHO
Berdasarkan definisi kesehatan mental menurut
WHO, ada beberapa langkah praktis yang dapat diambil untuk meningkatkan
kesejahteraan mental. Pendekatan ini berfokus pada pembangunan kekuatan dan resiliensi
individu. Ini juga menekankan pentingnya interaksi sosial dan produktivitas.
· Membangun Keterampilan Mengatasi Stres: Latih
teknik relaksasi, mindfulness, atau manajemen waktu. Kemampuan ini membantu
menghadapi tekanan hidup dengan lebih baik.
· Menjaga Keseimbangan Hidup: Pastikan ada waktu
untuk bekerja, istirahat, hobi, dan interaksi sosial. Keseimbangan ini krusial
untuk mencegah kelelahan.
· Terlibat dalam Aktivitas yang Bermakna: Temukan
kegiatan yang memberikan tujuan dan rasa pencapaian. Ini dapat meningkatkan
perasaan produktivitas dan kontribusi.
· Membangun Hubungan Sosial yang Kuat:
Berinteraksi dengan orang lain, berbagi pengalaman, dan mencari dukungan
sosial. Koneksi sosial merupakan pilar kesehatan mental.
· Mencari Bantuan Profesional Jika Diperlukan:
Jangan ragu berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater jika mengalami
kesulitan. Profesional dapat memberikan panduan dan dukungan yang tepat.
Implementasi Kesehatan Mental di Lingkup
Kementerian Keuangan
Dalam rangka reformasi birokrasi di lingkup
Kementerian Keuangan dan untuk mendukung pencapaian visi dan misi serta
penguatan budaya Kementerian Keuangan dimana pegawainya diharapkan memiliki
kesehatan fisik dan mental maka perlu diatur pedoman pembinaan mental di
Kementerian Keuangan dengan diterbitkannya Keputusan
Menteri Keuangan (KMK) Nomor :467 Tahun 2023.
Adapun melalui KMK tersebut saat ini
Kementerian Keuangan mempunyai strategi mewujudkan pola kerja baru untuk
mendukung kesehatan mental yang sehat untuk semua pegawai Kemenkeu. Strategi
tersebut adalah sebagai berikut:
A. Penyusunan Kebijakan Work Form Anywhere
(WFA) yang disesuaikan jenis serta karakteristik masing masing pekerjaan,
diantaranya:
1. Tempat dan waktu bekerja ( Fisik dan Jam
Kerja Sama/Fisik Jam Kerja Fleksibel/Virtual Jam Kerja Sama/Virtual Jam Kerja
Fleksibel)
2. Jarak dari tempat tinggal ke tempat kerja
3. Penempatan di luar homebase
4. Rumpun unit kerja
B. Meningkatkan motivasi, engagement , dan
kinerja pegawai melalui kebijakan kesejahteraan yang humanis dan holistic,
antara lain:
1. Redesain system penghargaan
2. Kebijakan afirmasi pegawai remote area
3. Penyesuaian jam kerja menunjang work life
balance
4. Perlindungan hukum pegawai
5. Layanan konseling dan kesehatan pegawai
6. Implementasi pangarusatamaan gender
7. Penyempurnaan program persiapan pensiun
Berkaitan dengan kesehatan mental, maka perlu
pemahaman tentang Mindfull (kesadaran penuh) dari diri seorang pegawai.
Mindfull adalah keadaan pikiran yang berfokus pada apa yang dirasakan saat ini
tanpa melalui penilaian, membawa perhatian ke momen saat ini sambil menerima
dan mengenali segala pikiran, emosi, dan perasaan fisik apapun.
Manfaat mindfull adalah sebagai berikut:
1. Lebih terhubung dengan diri sendiri, baik
secara fisik maupun emosional
2. Memiliki kesadaran emosional yang lebih
besar tentang diri sendiri dan individu di sekitarnya
3. Memiliki pemahaman yang lebih baik tentang
emosi diri dan penyebabnya
4. Mengurangi stress
Formula mindfulness:
1. Sadar makna dan tujuan
2. Menikmati proses
3. Olah fikir dan olah fisik
4. Memberikan keseimbangan pada otak
5. Mengembangkan sikap tenang
6. Mengendalikan diri sepenuhnya
Tips melatih mindfulness salah satunya dengan
cara:
1. Fokus pada Satu Hal di Satu Waktu
2. Menulis Diary
3. Meditasi
Kebahagiaan pegawai adalah kewajiban yang perlu diperhatikan di
dalam lingkungan kerja khususnya di Kementerian Keuangan. Karena pada intinya
pegawai perlu terus bertumbuh agar tetap terlibat dan produktif dalam
lingkungan pekerjaan. Pada intinya, pegawai yang bahagia memberikan manfaat
lebih bagi organisasi baik dari segi kinerja maupun atmosfer kantor yang lebih
sehat.
Peraturan Perundang-Undangan :
Keputusan Menteri Keuangan Nomor 467 Tahun 2023
Tentang Pedoman Pembinaan Mental di Lingkungan Kementerian Keuangan
Website:
https://edukesehatan.ac.id/apa-itu-kesehatan-mental-dan-mengapa-penting/
https://radarbekasi.id/2022/12/24/pengelolaan-kesehatan-mental-sebagai-pegawai-kemenkeu/
https://www.scribd.com/document/794566735/KMK-2023-467?v=0.671
| Disclaimer |
|---|
| Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja. |