Perkuat Sinergi Pengelolaan BMN, KPKNL Bengkulu Gelar Sosialisasi dan Anugerah Reksa Bandha 2025
Ivkrama Sandya Yudha
Kamis, 25 Juni 2026 |
30 kali
BENGKULU – KPKNL Bengkulu
menyelenggarakan Sosialisasi
Pengelolaan Kekayaan Negara Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan
Penganugerahan Reksa Bandha Tahun 2025
pada Kamis (25/6), bertempat di Aula Gedung Layanan Terpadu Universitas
Bengkulu serta diikuti secara hybrid oleh satuan kerja di wilayah
kerja KPKNL Bengkulu. Kegiatan ini mengusung tema "Penguatan Tata Kelola Barang Milik Negara
untuk Aset yang Tertib, Aman, dan Bernilai Guna."
Kegiatan dibuka dengan
sambutan Kepala Kantor Wilayah DJKN Lampung dan Bengkulu, Windraty Ariane
Siallagan, yang menegaskan bahwa Barang Milik Negara (BMN) tidak lagi dipandang
hanya sebagai aset administratif, melainkan sebagai instrumen pembangunan yang
mendukung pelayanan publik dan program prioritas nasional. Aset negara yang
belum dimanfaatkan secara optimal perlu didorong menjadi aset produktif yang
memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat. Kepala KPKNL Bengkulu,
Bagus Kurniawan, dalam sambutannya juga menekankan pentingnya pengelolaan BMN
secara tertib, akuntabel, dan berdaya guna guna mendukung tata kelola
pemerintahan yang baik.
Pada kesempatan tersebut,
KPKNL Bengkulu juga memberikan Anugerah
Reksa Bandha Tahun 2025 sebagai bentuk apresiasi kepada satuan
kerja yang menunjukkan kinerja terbaik dalam pengelolaan BMN. Penghargaan
diberikan dalam berbagai kategori, antara lain pensertipikatan aset, sinergi
dan kolaborasi, kontribusi PNBP melalui pemanfaatan maupun pemindahtanganan
BMN, pengelolaan barang rampasan negara, optimalisasi pemanfaatan BMN, hingga
kategori satuan kerja proaktif. Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi
bagi seluruh satuan kerja untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan aset
negara.
Sesi sosialisasi menghadirkan
tiga materi utama. Materi pertama membahas peran BMN dalam mendukung program
prioritas pemerintah melalui optimalisasi aset negara agar memberikan manfaat
sebesar-besarnya bagi masyarakat. Materi kedua mengulas pentingnya Standar
Barang dan Standar Kebutuhan (SBSK) sebagai dasar penyusunan Rencana Kebutuhan
Barang Milik Negara (RKBMN), termasuk penguatan perencanaan berbasis data yang
akurat. Sementara itu, materi ketiga membahas berbagai isu aktual pengelolaan
BMN di wilayah kerja KPKNL Bengkulu, seperti pengkinian data aset pada aplikasi
SIMAN, Penetapan Status Penggunaan (PSP), pemanfaatan BMN, serta penghapusan
dan pemindahtanganan aset.
Kegiatan berlangsung
interaktif melalui sesi diskusi yang dimanfaatkan peserta untuk menyampaikan
berbagai permasalahan teknis terkait penyusunan RKBMN, validasi data BMN,
hingga pengelolaan aset berbasis sistem informasi. Narasumber memberikan
penjelasan serta solusi praktis sebagai upaya meningkatkan pemahaman satuan
kerja dalam pengelolaan BMN yang sesuai ketentuan.
Melalui penyelenggaraan Sosialisasi Pengelolaan
Kekayaan Negara Tahun 2026 dan Anugerah Reksa Bandha Tahun 2025, KPKNL Bengkulu
berharap terbangun sinergi yang semakin kuat dengan seluruh satuan kerja dalam
mewujudkan pengelolaan Barang Milik Negara yang semakin tertib, akuntabel,
adaptif, dan optimal, sehingga aset negara dapat memberikan nilai tambah bagi
penyelenggaraan pemerintahan serta mendukung pembangunan nasional. (isy)
Foto Terkait Berita